Teknologi Tepat Guna KKN UMMAT Permudah Pemupukan Lahan Pertanian Petani di Lendang Nangka Utara

Akbar Sirinawa • Dipublikasikan Sabtu, 8 Agustus 2026 | 12:58 WIB
KKN UMMAT di Desa Lendang Nangka, Lombok Timur, ciptakan alat penabur pupuk.
KKN UMMAT di Desa Lendang Nangka, Lombok Timur, ciptakan alat penabur pupuk.

 

 

LombokPost-Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Muhammadiyah Mataram (UMMAT) Kelompok 50 menghadirkan inovasi teknologi tepat guna. Mereka membuat alat penabur pupuk untuk petani Desa Lendang Nangka Utara, Kecamatan Masbagik, Kabupaten Lombok Timur.

Program itu menjadi kontribusi mahasiswa untuk membantu masyarakat meningkatkan efisiensi pemupukan. Inovasi juga diarahkan untuk mendorong produktivitas pertanian di wilayah setempat.

Mahasiswa melaksanakan kegiatan bersama kelompok tani dan masyarakat Desa Lendang Nangka Utara. Mereka memperkenalkan alat penabur pupuk dengan rancangan sederhana, praktis, dan mudah digunakan.

Baca Juga: Atasi Sampah Laut, KKN Unram Hadirkan Trash Boom di Ekowisata Mangrove Pare Mas

Alat itu juga dapat disesuaikan dengan kondisi lahan pertanian masyarakat. Inovasi dikembangkan dari persoalan yang selama ini dihadapi petani.

Sebagian petani masih melakukan pemupukan secara manual. Cara itu membutuhkan tenaga cukup besar dan waktu relatif lama.

Penaburan pupuk secara manual juga berpotensi menghasilkan sebaran kurang merata. Kondisi itu dapat membuat efektivitas pemupukan tanaman menjadi kurang optimal.

Penggunaan alat penabur pupuk membuat proses pemupukan lebih cepat dan ringan. Pekerjaan juga dapat dilakukan secara lebih efisien.

Alat itu membantu petani mendapatkan sebaran pupuk yang lebih merata. Sebaran yang merata diharapkan meningkatkan efektivitas penyerapan unsur hara oleh tanaman.

Penggunaan alat juga berpotensi menghemat pemakaian pupuk dan mengurangi beban kerja petani. Pada akhirnya, inovasi itu diharapkan mendukung peningkatan hasil produksi pertanian.

Ketua KKN UMMAT Kelompok 50 Al Furkan mengatakan, inovasi dikembangkan berdasarkan kebutuhan petani. Mahasiswa terlebih dahulu melihat persoalan yang dihadapi masyarakat Desa Lendang Nangka Utara.

“Penerapan teknologi tepat guna ini kami harapkan dapat menjadi solusi bagi petani. Walaupun proses pembuatannya sederhana, alat ini mampu membantu mengatasi kendala pemupukan yang selama ini membutuhkan banyak tenaga dan waktu,” ujarnya.

Baca Juga: Mahasiswa KKN Unram Transplantasi 90 Fragmen Karang di Pantai Mentigi

Al Furkan berharap kelompok tani terus memanfaatkan dan mengembangkan alat itu. Pemanfaatannya diharapkan berlanjut setelah program KKN selesai.

“Kami berharap alat penabur pupuk ini dapat dimanfaatkan secara berkelanjutan sehingga mampu meningkatkan produktivitas pertanian dan mendukung kesejahteraan petani di Desa Lendang Nangka Utara,” tambahnya.

Mahasiswa tidak hanya memperkenalkan bentuk dan fungsi alat kepada petani. Mereka juga menjelaskan tata cara penggunaan dan perawatannya.

Para petani kemudian mengikuti praktik langsung di lahan pertanian. Praktik dilakukan agar mereka dapat memahami dan mengoperasikan alat secara mandiri.

Kegiatan berlangsung interaktif dan mendapat respons positif dari masyarakat. Para peserta aktif mengajukan pertanyaan dan berdiskusi.

Pembahasan banyak berkaitan dengan pemanfaatan teknologi sederhana dalam kegiatan bercocok tanam. Teknologi diharapkan dapat mempermudah pekerjaan petani sehari-hari.

Baca Juga: Cegah Kekerasan Anak, KKN-PMD Unram Pringgabaya Utara Ajarkan Body Boundaries di Sekolah

Perwakilan kelompok tani Nasuhi mengapresiasi inovasi mahasiswa KKN UMMAT. Menurutnya, alat penabur pupuk dapat meringankan pekerjaan petani, terutama saat melakukan pemupukan.

“Alat ini sangat membantu karena pekerjaan pemupukan menjadi lebih ringan dan cepat. Kami berharap inovasi seperti ini terus dikembangkan agar petani semakin mudah dalam mengelola lahan dan hasil panen dapat meningkat,” tuturnya.

Melalui kegiatan itu, mahasiswa KKN UMMAT tidak hanya memperkenalkan teknologi. Mereka juga mendorong penerapan pertanian yang lebih modern, efisien, dan berkelanjutan.

Sinergi mahasiswa, kelompok tani, pemerintah desa, dan masyarakat diharapkan mempercepat penggunaan teknologi tepat guna. Kolaborasi itu juga mendukung pengembangan potensi desa berdasarkan kebutuhan dan sumber daya yang tersedia.

Baca Juga: Edukasi Generasi Muda, Mahasiswa KKN Universitas Mataram Gelar Sosialisasi Pentingnya Pendidikan dan Pencegahan Pernikahan Dini di SMPN 2 Peringgasela

Program alat penabur pupuk menunjukkan inovasi sederhana dapat memberikan manfaat bagi pembangunan desa. Inovasi lahir melalui kolaborasi antara perguruan tinggi dan masyarakat.

Penerapan teknologi tepat guna itu diharapkan meningkatkan produktivitas pertanian Desa Lendang Nangka Utara. Program juga diharapkan mendukung ketahanan pangan dan kesejahteraan petani pada masa mendatang.

Editor : Akbar Sirinawa
alat penabur pupuk petani Lombok Timur KKN Ummat teknologi tepat guna Lendang Nangka Utara