MTsN 3 Mataram Perkuat Pendidikan Karakter Lewat Budaya Religius dan Sasak

Jay • Dipublikasikan Minggu, 9 Agustus 2026 | 15:45 WIB
PENDIDIKAN KARAKTER: Para siswa MTsN 3 Mataram mengenakan pakaian adat menyambut Kepala Kanwil Kemenag NTB H Zamroni Aziz saat menghadiri workshop KBC dan launching Begibung Digital, pekan lalu.
PENDIDIKAN KARAKTER: Para siswa MTsN 3 Mataram mengenakan pakaian adat menyambut Kepala Kanwil Kemenag NTB H Zamroni Aziz saat menghadiri workshop KBC dan launching Begibung Digital, pekan lalu.

 

LombokPost- MTsN 3 Mataram memperkuat pendidikan karakter melalui budaya religius dan pelestarian kearifan lokal. Komitmen itu terlihat saat madrasah menyambut Kepala Kantor Wilayah (Kanwil) Kementerian Agama (Kemenag) NTB Zamroni Aziz pada workshop implementasi Kurikulum Berbasis Cinta (KBC) dan peluncuran Begibung Digital, pekan lalu.

Momentum itu menjadi gambaran bahwa MTsN 3 Mataram tidak hanya berfokus pada prestasi akademik. Madrasah juga membangun karakter peserta didik melalui pembiasaan nilai religius dan budaya.

Lantunan selawat mengiringi prosesi penyambutan dan memperkuat suasana religius. Tradisi itu menjadi simbol penghormatan kepada tamu sekaligus wujud kecintaan warga madrasah kepada Rasulullah SAW.

Baca Juga: Cegah Perundungan, SMPN 15 Mataram Perkuat Budaya Positif Siswa

Kepala MTsN 3 Mataram Marzuki mengatakan, kegiatan itu bukan sekadar seremoni. Kegiatan tersebut menjadi media pembelajaran untuk menanamkan nilai karakter kepada peserta didik.

“Melalui kegiatan ini, siswa belajar menghormati tamu, memuliakan pemimpin, mencintai budaya daerah, sekaligus membiasakan syiar Islam melalui lantunan shalawat,” ujarnya.

Menurut Marzuki, penggunaan busana adat Sasak dalam prosesi penyambutan juga menjadi bentuk komitmen MTsN 3 Mataram melestarikan budaya lokal. Madrasah ingin membuktikan transformasi pendidikan dan digitalisasi dapat berjalan seiring dengan upaya menjaga identitas budaya sebagai fondasi pembentukan karakter.

Baca Juga: Berburu Sunrise-Sunset Bukan Sekadar Tren, Ada Misi Ekologis

Marzuki menegaskan, penguatan pendidikan karakter menjadi prioritas utama dalam seluruh program madrasah. Karena itu, setiap kegiatan dirancang tidak hanya meningkatkan kompetensi akademik siswa. Kegiatan juga diarahkan untuk membentuk sikap hormat, kepedulian, toleransi, dan tanggung jawab.

Editor : Akbar Sirinawa
Sumber : Lombok Post
kearifan lokal Sasak Budaya Sasak pendidikan karakter MTsN 3 Mataram budaya religius madrasah MTsN 3 Mataram