LombokPost- Keterbatasan perangkat bukan alasan untuk berhenti berkarya. Nurul Hikmatul Aini, siswi kelas XI SMAN 1 Labuapi, membuktikannya. Hanya bermodal telepon seluler (HP), ia sukses meraih juara satu lomba desain poster tingkat Kabupaten Lombok Barat.
Prestasi itu lahir dari proses sederhana. Nurul tidak menggunakan perangkat desain khusus. Ide awal justru dituangkan melalui coretan di atas kertas sebelum diolah menjadi karya digital menggunakan HP.
“Persiapannya saya buat sketsanya dulu di kertas, terus saya tinggal foto, terus tinggal digambar ulang di HP,” tuturnya.
Baca Juga: Diktilitbang PP Muhammadiyah dan UMMAT Perkuat Riset Dosen
Untuk menyelesaikan desain poster, Nurul mengandalkan aplikasi Ibis Paint X yang dioperasikan langsung melalui ponselnya. Dari perangkat sederhana itu, ia mengolah sketsa menjadi karya dua dimensi (2D).
Poster yang mengantarkan Nurul menjadi juara bukan sekadar mengejar tampilan visual. Karyanya mengangkat isu sosial yang dekat dengan kehidupan remaja di era digital.
Nurul memilih subtema tentang remaja yang terdampak cyber bullying melalui game. Pesan itu dituangkan dalam ilustrasi digital yang mengajak remaja lebih waspada terhadap perundungan di ruang maya.
Baca Juga: HMTA UMMAT Raih Juara 1 Permata Mining & Explore 2026
Bagi Nurul, dunia digital seharusnya menjadi ruang yang aman untuk berinteraksi dan berkreasi. Karena itu, karya posternya berusaha menyampaikan pesan mengenai dampak perundungan digital melalui visual yang mudah dipahami.
Tema itu juga menjadi salah satu kekuatan karya juara poster SMAN 1 Labuapi. Selain memiliki nilai estetika, poster itu membawa pesan sosial yang relevan dengan kehidupan pelajar saat ini.
Editor : Akbar SirinawaSumber : Lombok Post