1.800 Pemilih Tentukan Presiden Prismada MAN 2 Mataram, Dikemas Layaknya Pemilu

Jay • Dipublikasikan Jumat, 14 Agustus 2026 | 16:27 WIB
DEBAT PASLON: Para Paslon Prismada MAN 2 Mataram periode 2026-2027 melakukan debat terbuka di halaman madrasah setempat, Kamis (13/8).
DEBAT PASLON: Para Paslon Prismada MAN 2 Mataram periode 2026-2027 melakukan debat terbuka di halaman madrasah setempat, Kamis (13/8).

 

LombokPost- MATARAM-Sebanyak 1.800 pemilih akan menentukan Presiden Organisasi Siswa Intra Madrasah MAN 2 Mataram periode 2026-2027, Jumat (14/8). Pemilihan yang diikuti empat pasangan calon itu dikemas layaknya pemilu dengan dukungan KPU NTB dan KPU Kota Mataram.

Ketua KPU Provinsi NTB bahkan turun langsung ke MAN 2 Mataram. Sosialisasi diberikan untuk membekali siswa tentang nilai-nilai demokrasi, kepemiluan, hingga pentingnya menggunakan hak suara secara bertanggung jawab.

Dengan konsep itu, Prismada bukan sekadar perebutan kursi kepemimpinan organisasi siswa. Ajang ini menjadi laboratorium demokrasi bagi para siswa sebelum mereka benar-benar terlibat dalam pemilu sebagai pemilih.

Baca Juga: PKKMB Unram 2026 Dimulai, Mahasiswa Baru Didorong Tak Sekadar Kejar Nilai

Proses menuju pemilihan Prismada juga tidak berlangsung instan. Panitia menjaring kandidat dari siswa kelas X dan XI serta perwakilan 32 ekstrakurikuler yang aktif di madrasah.

Siswa kelas XII sengaja tidak dilibatkan dalam penjaringan. Mereka diarahkan untuk berkonsentrasi menghadapi Tes Kemampuan Akademik (TKA).

Wakamad Bidang Kesiswaan MAN 2 Mataram Meci Karimah Kasipahu mengatakan, calon pemimpin Prismada harus melewati sejumlah tahapan seleksi. Mulai dari seleksi berkas, wawancara tahap pertama oleh pengurus inti Orsima demisioner, ujian menulis esai, hingga tes berpikir kritis.

Baca Juga: K3S Selaparang Bedah Rapor Pendidikan, Dorong Sekolah Susun Program Berbasis Data

Delapan kandidat terbaik kemudian mengikuti wawancara tahap kedua yang diuji langsung jajaran wakil kepala madrasah. "Kami kemudian melanjutkan ke wawancara tahap kedua yang diuji langsung oleh jajaran Wakil Kepala Madrasah. Dari sana, terpilihlah delapan siswa-siswi terbaik yang kemudian dikerucutkan menjadi empat pasangan calon (paslon)," ujar Meci, Kamis (13/8).

Uniknya, guru tidak menentukan pasangan calon. Delapan siswa yang lolos justru diberi waktu sekitar satu jam di ruangan tertutup untuk berdiskusi dan menentukan pasangan berdasarkan kecocokan masing-masing.

Hasilnya, terbentuk empat paslon Prismada. Paslon nomor urut 1 Dennis Aditya-Adinda Media Rohman. Paslon nomor urut 2 Kautsar Ratu Bilqis-Wahyu Rizky Utama. Paslon nomor urut 3 Salsabila Azzahrah-Haura Insyiah Husaini. Paslon nomor urut 4 Ahmad Rozy Azzawawi-Aulya Nadhira Ningrum.

Baca Juga: Yezyan, Siswi SMPN 15 Mataram Lolos OSN IPS NTB, Bidik Tiket Nasional

Setelah melewati masa kampanye dan debat terbuka, puncak pemilihan Prismada dijadwalkan berlangsung Jumat (14/8). Panitia telah mencetak 1.800 surat suara. Jumlah itu terdiri atas 1.667 siswa yang masuk Daftar Pemilih Tetap (DPT), serta 133 guru dan staf karyawan.

Kepala MAN 2 Mataram Sumber Hadi mengatakan, pemungutan suara berlangsung hingga pukul 11.00 Wita. Setelah itu, penghitungan suara dilaksanakan seusai salat Jumat dengan disaksikan para saksi.

"Siapa pun pasangan yang terpilih nantinya akan memimpin 1.667 siswa MAN 2 Mataram," kata Sumber.

Baca Juga: Tim PKM UMMAT Olah Limbah Tempe Jadi Pakan Probiotik

Pasangan dengan perolehan suara terbanyak dalam Prismada dijadwalkan dilantik pada upacara HUT Kemerdekaan RI, 17 Agustus mendatang. Pelantikan itu sekaligus dirangkaikan dengan pengurus 32 ekstrakurikuler.

Editor : Akbar Sirinawa
Sumber : Lombok Post
Prismada MAN 2 Mataram Pemilihan Prismada Presiden Prismada MAN 2 Mataram pemilu di sekolah MAN 2 Mataram