LombokPost- MATARAM-SMAN 3 Mataram menggelar berbagai lomba tradisional, seni, dan akademik untuk memeriahkan HUT RI ke-81. Rangkaian kegiatan berlangsung 11–15 Agustus dan diarahkan untuk memperkuat gotong royong, sportivitas, kreativitas, serta karakter siswa.
Wakil Kepala Bidang Kesiswaan SMAN 3 Mataram Juslaini mengatakan, rangkaian perlombaan dirancang sebagai sarana membangun kekompakan, kerja sama, kreativitas, dan sportivitas siswa.
“Pengumuman dan pemberian hadiah kepada para pemenang akan dilakukan pada 17 Agustus usai pelaksanaan apel bendera," ujar Juslaini.
Baca Juga: SMPN 23 Mataram Semarakkan HUT RI ke-81 dengan Lomba Edukatif
Sejumlah lomba HUT RI di Smanti dikemas dengan permainan tradisional yang membutuhkan kerja sama tim. Di antaranya lomba bakiak, tarik tambang, balap karung, dan estafet sarung.
Permainan itu tidak hanya menghadirkan suasana meriah. Setiap peserta dituntut mampu berkomunikasi dan bekerja sama dengan anggota tim agar dapat menyelesaikan perlombaan dengan baik.
Nilai gotong royong pun menjadi bagian penting dalam perayaan HUT RI ke-81. Siswa diajak memahami bahwa kemenangan bukan satu-satunya tujuan dalam sebuah kompetisi.
Baca Juga: Renita, Siswi SMAN 1 Labuapi Tetap Berkarya, Perjalanan Seni Membaca Puisi FLS3N Jadi Bekal Berharga
“Semangat kebersamaan justru menjadi pesan utama yang ingin ditanamkan sekolah melalui lomba ini,” terang Juslaini.
Selain lomba tradisional, Smanti turut memberikan ruang bagi siswa untuk menyalurkan kreativitas dan kemampuan akademik. Di bidang seni, siswa mengikuti lomba poster. Sementara untuk bidang akademik, sekolah menghadirkan Ilmupedia Championship Series (ICS) yang digelar melalui kolaborasi dengan Telkomsel.
Kehadiran lomba seni dan akademik membuat rangkaian HUT RI ke-81 di Smanti semakin beragam. Siswa tidak hanya diajak aktif dalam permainan yang mengandalkan kekompakan, tetapi juga diberi kesempatan menunjukkan kemampuan individu.
Baca Juga: 6.665 Mahasiswa Baru Unram Turun ke Masyarakat, Bawa Bibit hingga Edukasi Sampah
Dengan format itu, kegiatan kemerdekaan menjadi ruang bagi siswa untuk mengembangkan kreativitas sekaligus kompetensi akademik.
Juslaini menegaskan, seluruh rangkaian lomba HUT RI di Smanti diarahkan untuk memberikan pengalaman positif kepada siswa. Menurutnya, kompetisi menjadi sarana untuk menanamkan nilai pendidikan karakter.
Siswa diharapkan mampu belajar tentang gotong royong, sportivitas, disiplin, dan menghargai kemampuan peserta lain.
Baca Juga: Yezyan, Siswi SMPN 15 Mataram Lolos OSN IPS NTB, Bidik Tiket Nasional
"Seluruh kegiatan bukan hanya untuk mencari pemenang, tetapi bagaimana siswa bisa menyerap nilai-nilai gotong royong dan sportivitas," jelasnya.
Editor : Akbar SirinawaSumber : Lombok Post