LombokPost- Pasangan calon (paslon) nomor urut 1 Dennis Aditya dan Adinda Media Rohman akhirnya terpilih sebagai Presiden dan Wakil Presiden Orsima MAN 2 Mataram masa bakti 2026-2027. Keduanya memperoleh 809 suara dari total 1.505 suara sah.
Kandidat lainnya, paslon nomor urut 3 Salsabila Azzahrah-Haura Insyiah Husaini memperoleh 342 suara. Disusul paslon nomor urut 4 Ahmad Rozy Azzawawi-Aulya Nadhira Ningrum dengan 192 suara. Sementara paslon nomor urut 2 Kautsar Ratu Bilqis-Wahyu Rizky Utama meraih 162 suara.
Pemilihan Presiden Orsima MAN 2 Mataram ini dikemas layaknya pemilihan umum. Bukan sekadar memilih pemimpin organisasi siswa, Prismada menjadi ruang pembelajaran demokrasi bagi siswa madrasah, terutama mereka yang mulai masuk kategori pemilih pemula.
Baca Juga: Unram Festival Tutup PKKMB 2026, Rian D’Masiv dan Virgoun Bikin Meriah
Untuk memperkuat edukasi demokrasi itu, MAN 2 Mataram menggandeng KPU NTB dan KPU Kota Mataram. Bahkan, Ketua KPU Provinsi NTB turun langsung memberikan sosialisasi kepada para siswa.
Materi yang diberikan mencakup nilai-nilai demokrasi, kepemiluan, serta pentingnya menggunakan hak suara secara bertanggung jawab. Dengan begitu, siswa tidak hanya mengetahui proses pemilihan dari teori, tetapi juga merasakan langsung bagaimana demokrasi dijalankan.
Proses menuju pemilihan juga dilakukan melalui tahapan yang cukup panjang. Panitia menjaring kandidat dari siswa kelas X dan XI serta perwakilan 32 ekstrakurikuler yang aktif di madrasah.
Baca Juga: Dimas Rizky Andrean Lolos OSN IPA NTB, SMPN 15 Mataram Bidik Nasional
Sementara siswa kelas XII tidak dilibatkan dalam proses penjaringan. Mereka diarahkan untuk lebih berkonsentrasi mempersiapkan diri menghadapi Tes Kemampuan Akademik (TKA).
Kepala MAN 2 Mataram Sumber Hadi menyampaikan ucapan selamat kepada Dennis Aditya dan Adinda Media Rohman yang terpilih memimpin Orsima MAN 2 Mataram masa bakti 2026-2027.
Sumber berpesan agar Presiden dan Wakil Presiden Orsima terpilih mampu merangkul seluruh siswa dan membawa organisasi menjadi lebih baik. Menurutnya, dalam sebuah proses demokrasi, kalah dan menang merupakan hal yang biasa.
Baca Juga: MEF 2026 Perluas Peserta se-Pulau Lombok, Hadirkan Lomba Video Animasi
"Kalah menang itu biasa," ujarnya.
Paling penting setelah pemilihan, lanjut Sumber, adalah bagaimana kepengurusan Orsima yang baru mampu merangkul teman-temannya. Kepemimpinan Dennis-Adinda diharapkan tidak hanya menjadi simbol kemenangan dalam Prismada MAN 2 Mataram, tetapi juga menjadi energi baru untuk memajukan madrasah.
Editor : Akbar SirinawaSumber : Lombok Post