Rangkaian acara puncak diawali dengan jalan sehat dan aksi sanitasi lingkungan melalui pembersihan kawasan pesisir di Pantai Viral, Bagek Kembar, Kota Mataram. Agenda aksi bersih pantai ini melibatkan jajaran dosen, mahasiswa, hingga alumni sebagai manifestasi nyata sinergi akademisi dalam menjaga kelestarian kawasan pesisir.
Setelah aksi kepedulian lingkungan tersebut, rombongan melakukan jalan kaki menuju Kampus STIKES Mataram untuk melangsungkan seremoni pemotongan tumpeng oleh Ketua STIKES Mataram, Prof. Dr. Chairun Nasirin, M.Pd., MARS., sebagai bentuk rasa syukur atas capaian perjalan institusi.
Baca Juga: Langkah Nyata STIKES Mataram Menjaga Ekosistem Pesisir Kota Mataram
Suasana keakraban dilanjutkan dengan penyelenggaraan berbagai perlombaan tradisional yang melibatkan partisipasi aktif seluruh elemen kampus, serta pembagian puluhan doorprize sebagai bentuk apresiasi lembaga.
Rangkaian peringatan Dies Natalis ke-26 STIKES Mataram ini sebenarnya telah terintegrasi sejak akhir Juli melalui beragam program kontributif. Sebelumnya, pada Jumat (31/7/2026), civitas akademika merealisasikan program pelepasan anak penyu (tukik) di lokasi yang sama bersama pihak lingkungan setempat. Agenda edukatif dan konservatif ini ditujukan untuk menjaga keseimbangan ekosistem bahari serta mencegah kepunahan satwa yang dilindungi.
Langkah konservasi berbasis lingkungan hidup ini juga didahului oleh aksi penanaman pohon pada 24 Juli 2026 di Pantai Viral, Lingkungan Bagek Kembar, Kelurahan Tanjung Karang Permai, Kecamatan Sekarbela, Kota Mataram.
Baca Juga: Bidan Nofia Noor Izzaty, Mahasiswi STIKES Mataram Berhasil Raih Juara 1 Nakes Teladan NTB 2026
Melalui integrasi kegiatan berbasis ekologis dan pemantapan sinergi internal ini, STIKES Mataram mempertegas peran strategis perguruan tinggi yang tidak hanya unggul di bidang akademis, namun juga adaptif dan responsif terhadap keberlanjutan lingkungan hidup.
Editor : Siti Aeny MaryamSumber : Liputan