Ghani-Rifa Menang, Pimpin OSIM MAN 1 Mataram

Jay • Dipublikasikan Selasa, 1 September 2026 | 16:36 WIB
PESTA DEMOKRASI: Para siswa MAN 1 Mataram menggunakan hak suaranya dalam pemilihan Ketua OSIM di madrasah setempat, Selasa (1/9).
PESTA DEMOKRASI: Para siswa MAN 1 Mataram menggunakan hak suaranya dalam pemilihan Ketua OSIM di madrasah setempat, Selasa (1/9).

LombokPost- Pesta demokrasi siswa di MAN 1 Mataram akhirnya melahirkan pemimpin baru. Pasangan calon (paslon) nomor urut 3, Ghani Aulia Alnifra-M. Rifa Alsira Arja, terpilih sebagai Ketua dan Wakil Ketua Organisasi Siswa Intra Madrasah (OSIM) MAN 1 Mataram periode 2026-2027.

Ghani-Rifa meraih 522 suara dalam pemilihan Ketua OSIM MAN 1 Mataram, Selasa (1/9). Perolehan tersebut mengantarkan keduanya menjadi pemenang setelah mengungguli dua pasangan calon lainnya.

Paslon nomor urut 2, Sahilah Amrina Ummu Ghonim-Farid Asyraf Pratama memperoleh 457 suara. Sedangkan paslon nomor urut 1, Lalu Ibra Nail Wirayudha-Asriatin Najibul Haqmeraih 60 suara.

Hasil pemilihan tersebut menandai babak baru kepemimpinan OSIM MAN 1 Mataram. Namun, kemenangan di bilik suara bukan menjadi akhir dari proses demokrasi.

Justru setelah suara dihitung, tantangan baru menanti Ghani-Rifa. Keduanya dituntut mampu membawa organisasi siswa tersebut menjadi lebih baik sekaligus merangkul seluruh siswa MAN 1 Mataram.

Baca Juga: Guru, Siswa dan Orang Tua SMKN 1 Lingsar Bantu Korban Kebakaran Desa Adat Sade

Kepala MAN 1 Mataram Lalu Syauki menyampaikan selamat kepada pasangan terpilih.

Ia berpesan agar kepengurusan OSIM MAN 1 Mataram periode 2026-2027 tidak hanya fokus menjalankan program organisasi, tetapi juga mampu membangun kebersamaan di antara siswa.

Menurut Syauki, kalah dan menang merupakan bagian yang wajar dalam sebuah proses demokrasi.

Hal yang lebih penting adalah bagaimana seluruh peserta menerima hasil pemilihan dan kembali bersama-sama membangun madrasah.

“Kalah dan menang dalam proses demokrasi merupakan hal yang biasa. Yang paling penting setelah pemilihan adalah bagaimana kepengurusan OSIM yang baru mampu merangkul teman-temannya,” ujar Syauki.

Baca Juga: OBA ke-9 NTB Diikuti 116 Siswa, Bahasa Arab Diperkuat di Era AI

Karena itu, Syauki berharap kemenangan Ghani-Rifa tidak berhenti sebagai catatan perolehan suara. Kepemimpinan baru diharapkan menjadi energi untuk membawa OSIM MAN 1 Mataram semakin berkembang.

Pesta demokrasi di madrasah, lanjutnya, harus memiliki makna lebih luas. Siswa tidak hanya belajar menentukan pilihan, tetapi juga memahami tanggung jawab setelah pemimpin terpilih.

Dengan begitu, kepemimpinan Ghani-Rifa diharapkan mampu memberikan kontribusi nyata bagi kemajuan MAN 1 Mataram.

Pemilihan Ketua OSIM MAN 1 Mataram tahun ini tidak berlangsung secara instan. Sebelum tiga paslon ditetapkan, panitia lebih dulu melakukan proses penjaringan dan seleksi.

Sebanyak 16 calon Ketua OSIM mengikuti tes tulis dan wawancara. Seleksi tersebut tidak hanya mengukur kemampuan akademik.

Para calon juga diuji mengenai kepemimpinan, pemahaman terhadap sistem kerja organisasi, kemampuan berkolaborasi, serta kemampuan membangun hubungan internal dan eksternal dengan pihak di luar madrasah.

Waka Kesiswaan MAN 1 Mataram Meri Maryam mengatakan, pemilihan Ketua OSIM menjadi semacam laboratorium demokrasi bagi siswa.

Pengalaman tersebut diharapkan menjadi bekal ketika para siswa nantinya menggunakan hak pilih dalam pemilu yang sesungguhnya.

Baca Juga: Banyak Kasek Masih Plt, Disdik Mataram Jelaskan Kendalanya

Dengan demikian, OSIM MAN 1 Mataram menjadi salah satu ruang awal bagi siswa untuk mengenal demokrasi secara langsung. Mulai dari memahami pilihan, menghadapi perbedaan, mengikuti proses pemilihan, hingga menerima hasil.

Kini, setelah Ghani-Rifa meraih 522 suara, seluruh rangkaian pemilihan Ketua OSIM MAN 1 Mataram telah berakhir. Ghani-Rifa memiliki tugas untuk membuktikan bahwa kemenangan dalam pemilihan Ketua OSIM MAN 1 Mataram bukan sekadar angka.

Ada amanah yang harus dijalankan dan ada seluruh siswa yang harus dirangkul. Kepengurusan baru dituntut mampu menjalankan program kerja sekaligus membangun komunikasi dan kolaborasi dengan seluruh warga madrasah.

Sebab, esensi OSIM MAN 1 Mataram bukan hanya tentang siapa yang memperoleh suara terbanyak. Lebih dari itu, organisasi siswa menjadi ruang belajar kepemimpinan, tanggung jawab, kerja sama, serta menghargai perbedaan pilihan.

Editor : Kimda Farida
Sumber : Lombok Post
Ghani-Rifa pemilihan Ketua OSIM MAN 1 Mataram Ghani Aulia Alnifra M. Rifa Alsira Arja OSIM MAN 1 Mataram