LombokPost – Pembelajaran pada jenjang doktor terapan (KKNI jenjang 9) tidak hanya berfokus pada diskursus teoretis di ruang kelas, tetapi juga interaksi langsung di site industri.
Hal tersebut diwujudkan oleh Program Doktor Bisnis Pariwisata (S3 D’Bispar) Politeknik Negeri Bali (PNB) melalui kunjungan dan studium generale di The Royal Pita Maha, Ubud, Rabu (2/9).
Kegiatan matrikulasi ini diikuti oleh 20 mahasiswa baru angkatan tahun akademik 2026/2027 (Generasi 3).
Baca Juga: 11 Peserta dari 6 Provinsi Ikuti Ujian Masuk Gelombang I Prodi S3 Terapan Bisnis Pariwisata PNB
Pembelajaran onsite bertujuan memberikan pemahaman mendalam mengenai pengelolaan bisnis pariwisata berkelanjutan berbasis masyarakat yang memanfaatkan modal seni, budaya, serta prinsip keharmonisan lingkungan, sosial, dan spiritual.
Selama kegiatan, mahasiswa mengobservasi langsung arsitektur tradisional Bali, kelestarian alam, serta standar pelayanan perhotelan bintang 5.
Kegiatan berlanjut dengan kuliah umum dari akademisi sekaligus owner hotel, Prof. Dr. Tjokorda Gde Raka Sukawati, S.E., M.M., yang membawakan materi "Ekosistem Bisnis Berkelanjutan: Harmoni Sinergitas Pariwisata–Masyarakat–Kebudayaan".
Baca Juga: Dari Wisata ke Kas Negara, PNBP Gunung Rinjani 2025 Tembus Rp 25,9 Miliar
Topik tersebut selaras dengan fokus keilmuan S3 D’Bispar PNB yang berparadigma green and sustainable tourism.
Melalui perpaduan teori dan pengalaman praktis ini, program doktor PNB diharapkan mampu melahirkan pemimpin, entrepreneur, serta akademisi yang membawa industri pariwisata menuju arah yang lebih hijau, inklusif, dan berkelanjutan.
Editor : Nur CahayaSumber : Lombok Post Online