Buka PKKMB UNDIKMA 2026, Ketua KONI Pusat Ajak Mahasiswa Jadi Aktor Sukses PON XXII/2028

Pujo Nugroho • Dipublikasikan Minggu, 13 September 2026 | 18:31 WIB
Ketua KONI Pusat Marciano Norman bersama mahasiswa baru usai pembukaan PKKMB Undikma 2026. (DOK UNDIKMA)
Ketua KONI Pusat Marciano Norman bersama mahasiswa baru usai pembukaan PKKMB Undikma 2026. (DOK UNDIKMA)

 

 

LombokPost - Ketua Umum KONI Pusat Letjen TNI (Purn) Marciano Norman secara resmi membuka kegiatan Pengenalan Kehidupan Kampus bagi Mahasiswa Baru (PKKMB) Universitas Pendidikan Mandalika (Undikma) Tahun Akademik 2026/2027, Minggu (13/9). Dalam kesempatan tersebut, pimpinan induk olahraga nasional ini memberikan apresiasi tinggi terhadap pembinaan atlet yang dijalankan kampus asal Mataram ini.

Di awal acara, Rektor UNDIKMA Prof. Drs. Basuki Widodo, M.Sc., Ph.D., menyambut hangat kehadiran pimpinan KONI Pusat. Rektor menjelaskan bahwa kampus saat ini tengah menjalankan International Student Inbound Mobility Program (ISIMP) yang menjadi bagian dari Sport Diplomacy Indonesia dengan Timor Leste.

”Kehadirannya di sini menambah semangat kita untuk merajut kerja sama lintas negara. Kita sudah memiliki MoU dengan KONI Pusat,” ujar Basuki Widodo.

Merespons sambutan hangat tersebut, Ketum KONI Pusat Marciano Norman memuji rekam jejak akademis dan prestasi olahraga perguruan tinggi ini. ”Saya berdiri di Undikma, kampusnya para juara. Saya mengapresiasi Undikma yang banyak melahirkan atlet-atlet berprestasi. Saya berharap mahasiswa di hadapan saya akan melanjutkan prestasi atlet-atlet sebelumnya,” ujar Marciano.

Baca Juga: Waketum VI KONI Pusat Josef Nae Soi Kuliah Umum di UNDIKMA, Bedah Buku Sports Intelligence

Ia menambahkan bukti nyata kontribusi kampus ini tercermin dari lahirnya bintang lari nasional Lalu Muhammad Zohri serta deretan atlet kontingen PON. ”KONI Pusat mengapresiasi Undikma yang telah banyak melahirkan atlet-atlet berprestasi. Atlet-atlet kontingen PON merupakan bukti nyata kontribusi Undikma. Saya berharap mahasiswa baru angkatan 2026 kelak akan memperkuat kontingen NTB dan mengibarkan bendera Merah Putih di kancah dunia,” tegasnya.

Dalam orasinya di arena PKKMB UNDIKMA 2026, Ketum KONI Pusat merinci lima peran strategis perguruan tinggi untuk menopang ekosistem olahraga nasional. Kelima poin tersebut meliputi penerapan Sport Science, peningkatan kualitas pelatih dan tenaga pendukung melalui sport center, pembentukan pusat riset cabor unggulan daerah, integrasi jaminan karier serta beasiswa atlet, hingga penguatan industri sport tourism dan sport diplomacy.

Kelima fungsi strategis itu dinilai sangat krusial untuk menyongsong gelaran multi-event olahraga terbesar di Tanah Air. ”Peran strategis tersebut harus diakselerasi untuk mendukung suksesnya PON 2028 di NTB-NTT,” katanya.

Baca Juga: Undikma Sambut Hangat Delegasi UNTL Timor Leste, Perkuat Kerjasama Internasional Lewat Olahraga

Memasuki sesi kuliah umum bertema Kehidupan Berbangsa, Bernegara, Jati Diri Bangsa, dan Pembinaan Kesadaran Bela Negara, mantan Kepala BIN tersebut menegaskan bahwa arena olahraga merupakan sarana utama pembentukan karakter (character building). ”Olahraga mengajarkan nilai-nilai penting seperti egaliter, disiplin, sportif, solidaritas, keberanian, dan saling menghormati,” papar Marciano Norman.

Ia menarik garis sejarah panjang, di mana sejak era pergerakan nasional hingga pembentukan Ikatan Sport Indonesia (ISI) pada 1938, cikal bakal KONI Pusat, olahraga telah menjadi alat perjuangan serta simbol harga diri bangsa. Sejarah tersebut berlanjut dari PON I/1948 Surakarta, PON XX/2021 Papua, hingga PON XXI/2024 Aceh-Sumut sebagai pemersatu bangsa. Menjelang PON XXII/2028 NTT-NTB, mahasiswa baru UNDIKMA diminta mengambil peran aktif sebagai aktor kunci suksesnya acara.

”Suksesnya PON 2028 NTT-NTB adalah kehormatan tuan rumah. Para mahasiswa di hadapan saya beruntung karena tidak hanya menjadi saksi, tetapi juga aktor di balik suksesnya perhelatan ini. Mari kita terus berkarya untuk Indonesia,” serunya.

Pimpinan KONI Pusat tersebut memaparkan target besar Indonesia menembus posisi 5 besar Olimpiade 2044. Untuk mencapai visi besar itu, sentuhan teknologi tak boleh diabaikan. ”Saya minta bapak rektor untuk memberikan pemahaman kepada dosen dan mahasiswa terkait Sport Science, juara tidak akan lahir tanpa dukungan Sport Science,” pesannya.

Di penghujung arahannya pada PKKMB UNDIKMA 2026, Marciano Norman menyisipkan pesan emosional mendalam terkait etika dan rasa hormat kepada orang tua di tengah dinamika sosial saat ini. Ia mengingatkan mahasiswa baru untuk senantiasa menjaga nilai-nilai moralitas dasar dalam bermasyarakat.

Baca Juga: Dorong Sport Science, Marciano Norman Resmikan Laboratorium Sport Center FIKKM Undikma

”Suasana di negeri kita ini, apabila saudara-saudara melihat, sangat banyak kejadian yang memprihatinkan. Yaitu hilangnya rasa hormat seorang anak kepada orang tuanya. Tanpa orang tua, anda tidak akan ada di sini. Semua yang saya kerjakan adalah untuk membuat bangga orang tua saya,” kenangnya.

Ia menutup kuliah umum PKKMB UNDIKMA 2026 dengan mengingatkan bahwa harkat dan derajat Indonesia di mata internasional sangat bergantung pada karakter integritas generasi mudanya. ”Martabat bangsa kita ditentukan oleh perilaku warga negaranya. Saya bermimpi agar Indonesia menjadi besar, negara yang dihormati, sejahtera dan aman karena sumber daya yang ada sudah dipersiapkan oleh keluarga dan institusi pendidikan. Jangan pernah lelah berkarya untuk Indonesia,” pungkasnya.

Editor : Pujo Nugroho
Sumber : Rilis
PKKMB UNDIKMA 2026 Basuki Widodo Marciano Norman Koni Pusat Undikma