LombokPost- Universitas Mataram (Unram) dan Massey University, New Zealand memasuki babak baru kerja sama internasional. Setelah bertahun-tahun membangun kemitraan melalui riset, pendidikan, pengembangan kapasitas, dan pengabdian kepada masyarakat, kolaborasi kedua universitas kini diarahkan pada program yang lebih konkret dan berdampak.
Penguatan kolaborasi Unram-Massey University itu dibahas dalam pertemuan di Massey University, New Zealand, 15 September 2026.
Sejumlah agenda disepakati untuk memperluas kerja sama. Di antaranya lecture exchange, webinar series, joint publication, riset bidang food safety dan food technology, joint master, joint supervision, hingga student mobility.
Baca Juga: Rehabilitasi Ruang Kelas SMAN 4 Mataram Capai 70 Persen, Tahap II Masih Menunggu Dana
Kolaborasi internasional tersebut tidak hanya menyasar kepentingan akademik. Kedua universitas juga mendorong kerja sama di bidang food security dan food safety dengan memanfaatkan pengalaman Unram melalui proyek Farm Systems and Capability for Agribusiness Activity (IFSCA).
Arah kerja sama itu diharapkan semakin mendekatkan riset perguruan tinggi dengan kebutuhan sistem pangan, terutama di kawasan Indonesia Timur.
Rektor Unram Prof Sukardi mengatakan kerja sama Unram dan Massey University bukan kemitraan yang baru dibangun. Fondasinya telah terbentuk melalui joint research, joint publications, pertukaran akademik, serta program Adjunct Professor. Kemitraan juga berkembang dalam bidang pendidikan, pengembangan kapasitas, dan pengabdian kepada masyarakat.
Baca Juga: 80 Siswa Bentuk Forum OSIS SMP Kota Mataram, Jadi Penggerak Pendidikan Karakter
“Kolaborasi ini bukan sekadar pengaturan kelembagaan. Bagi kami, ini adalah jembatan akademik yang menghubungkan peneliti, dosen, mahasiswa, dan masyarakat,” ujar Prof Sukardi.
Kini, jembatan tersebut diarahkan pada isu yang memiliki keterkaitan langsung dengan kebutuhan masyarakat. Salah satunya food safety dan food technology. Menurutnya, penguatan bidang tersebut penting untuk membangun sistem pangan yang mampu menjamin keamanan, kualitas, keterjangkauan, sekaligus ketertelusuran pangan.
“Yang penting adalah memastikan bahwa makanan aman, bergizi, terjangkau, dapat ditelusuri, dan didukung oleh sistem pangan yang andal,” ujarnya.
Baca Juga: Tujuh Siswa MAN 2 Mataram Borong Juara OMI Kota
Massey University memiliki pengalaman di bidang food science, food safety, agriculture, nutrition, dan food systems. Keahlian tersebut dapat dipadukan dengan sumber daya dan pengalaman regional yang dimiliki Unram, terutama dalam melihat kebutuhan Indonesia Timur. Ruang riset bersama terbuka cukup luas. Mulai food safety assurance, food quality, food processing, traceability, supply-chain management, nutrition, local food resources, hingga sustainable food systems. Pengalaman Unram melalui proyek IFSCA juga menjadi salah satu pijakan untuk memperkuat kolaborasi dalam sistem pangan dan aktivitas agribisnis.
Dengan demikian, joint research Unram-Massey University tidak berhenti pada pertukaran pengetahuan. Riset diarahkan untuk menjawab persoalan yang berkaitan dengan pangan, agribisnis, dan kebutuhan masyarakat.
Selain riset, kerja sama internasional Unram dan Massey University juga diarahkan langsung pada mahasiswa. Kedua universitas akan mengembangkan lecture exchange melalui hybrid lecture dan online classes. Interaksi akademik juga diperluas melalui Massey-Unram Webinar Series. Pada jenjang pascasarjana, kedua universitas mengeksplorasi skema joint master degree.
Baca Juga: Pelantikan Kepala Sekolah NTB Tinggal Tunggu Pertek BKN dan Gubernur
Salah satu opsi yang dibahas adalah mahasiswa menjalani satu tahun studi di Unram dan satu tahun di Massey University dengan mekanisme pengakuan mata kuliah yang disepakati bersama. Skema tersebut akan diperkuat dengan joint supervision, student exchange, short programmes, internships, dan student mobility.
Bagi mahasiswa, program tersebut membuka kesempatan memperoleh pengalaman akademik internasional, terlibat dalam riset, membangun jejaring, sekaligus mengenal lingkungan pendidikan tinggi di negara lain.
Sementara bagi dosen dan peneliti, kolaborasi diarahkan pada joint publications di jurnal internasional bereputasi, collaborative research proposals, konferensi internasional, serta penelitian bersama yang memiliki dampak sosial terukur.
Baca Juga: SMPN 14 Mataram Prioritaskan Pembentukan Karakter Siswa
Prof Sukardi menegaskan, babak baru kemitraan Unram dan Massey University ditandai dengan upaya menerjemahkan hubungan akademik yang telah lama terbangun menjadi program yang dapat dijalankan.
“Kami ingin melihat lebih banyak kesempatan bagi mahasiswa untuk belajar, melakukan riset, dan memperoleh pengalaman akademik internasional di kedua institusi,” tegasnya.
Di tingkat peneliti dan fakultas, Unram juga mendorong peningkatan publikasi bersama, proposal riset kolaboratif, konferensi internasional, dan proyek penelitian dengan dampak sosial yang terukur. Artinya, kolaborasi Unram-Massey University tidak hanya diukur dari banyaknya kegiatan yang dilakukan.
Baca Juga: Dies Natalis ke-42, Universitas Terbuka Dorong Inovasi Pendidikan yang Berdampak
Lebih jauh, kerja sama diharapkan menghasilkan riset, publikasi, mobilitas mahasiswa, peningkatan kapasitas akademik, serta manfaat yang dapat dirasakan masyarakat. Kerja sama Unram dan Massey University juga memiliki keterkaitan dengan sejumlah tujuan pembangunan berkelanjutan atau Sustainable Development Goals (SDGs). Bidang food security dan sistem pangan berkaitan dengan SDG 2 atau Zero Hunger.
Sementara food safety dan kualitas pangan berkaitan dengan SDG 3 atau Good Health and Well-being. Program joint master, pembelajaran lintas kampus, dan student mobility mendukung SDG 4 atau Quality Education. Sedangkan penguatan kemitraan internasional antara Unram dan Massey University sejalan dengan SDG 17 atau Partnerships for the Goals.
Pertemuan di Massey University menjadi pijakan untuk mengembangkan sejumlah concrete flagship programmes pada tahap berikutnya. Fokusnya memperkuat riset, memperluas mobilitas mahasiswa, memperdalam keterlibatan akademik, dan memperbesar dampak sosial.
Baca Juga: Guru Bahasa Inggris Lobar Didorong Ajarkan Teks Eksposisi di Era AI
Dari food safety dan food security hingga joint research dan joint master. Dari lecture exchange hingga student mobility. Kerja sama Unram-Massey University kini bergerak dari kemitraan yang telah lama dibangun menuju kolaborasi internasional yang lebih konkret.
Bagi Unram, kerja sama tersebut sekaligus menjadi bagian dari upaya memperluas jejaring akademik global. Namun, ukuran akhirnya bukan sekadar seberapa luas jejaring yang dibangun. Yang lebih penting adalah seberapa besar pengetahuan dan riset dapat menjawab kebutuhan nyata.
Melalui joint research, food safety, food technology, student mobility, hingga joint master, kolaborasi Unram dan Massey University diarahkan untuk membuka lebih banyak ruang belajar dan riset bagi mahasiswa serta akademisi.
Baca Juga: Kemenkum NTB Harmonisasi Pergub Tata Kelola RSUD, Perkuat Akuntabilitas Pelayanan
Pada akhirnya, kolaborasi Unram-Massey University bukan hanya tentang menghubungkan dua universitas dari dua negara. Kerja sama ini diarahkan untuk menghubungkan pengetahuan dengan kebutuhan masyarakat, memperluas kesempatan akademik, dan menghasilkan dampak yang dapat melampaui batas negara.
Editor : Kimda FaridaSumber : Lombok Post