Dana Rehab Tahap II SMAN 4 Mataram Belum Cair, Finishing Kelas Baru Tertahan

Jay • Dipublikasikan Jumat, 18 September 2026 | 17:11 WIB
BELUM CAIR: Seorang siswa berjalan di depan ruang kelas baru SMAN 4 Mataram, Kamis (16/9). Dana rehabilitasi sekolah tahap II belum cair.
BELUM CAIR: Seorang siswa berjalan di depan ruang kelas baru SMAN 4 Mataram, Kamis (16/9). Dana rehabilitasi sekolah tahap II belum cair.

 

LombokPost- Percepatan perbaikan fasilitas pendidikan di SMAN 4 Mataram masih menunggu pencairan anggaran. Dana rehabilitasi SMAN 4 Mataram tahap II hingga kini belum cair, meski usulan pencairan telah diajukan sejak lima hari lalu. Padahal, seluruh persyaratan administrasi dan tahapan validasi disebut telah dipenuhi.

Tim fasilitator juga telah melakukan verifikasi dan menyatakan sekolah itu layak menerima alokasi dana rehabilitasi sekolah tahap kedua. Namun, pencairan anggaran pada tingkat teknis belum terealisasi. Kondisi itu akan berdampak terhadap pengerjaan fisik di lapangan. Sejumlah pekerjaan tahap kedua yang seharusnya segera dikerjakan masih harus menunggu pencairan dana rehabilitasi.

Kepala SMAN 4 Mataram Jauhari Khalid mengatakan, seluruh kewajiban administrasi dan tagihan dari fasilitator telah dipenuhi. Proses validasi juga telah dilakukan tim fasilitator. Hasilnya, SMAN 4 Mataram dinyatakan layak untuk menerima alokasi anggaran rehabilitasi tahap kedua.

Baca Juga: Guru Bahasa Inggris Lobar Didorong Ajarkan Teks Eksposisi di Era AI

“Seluruh kewajiban administrasi dan tagihan dari fasilitator sudah dipenuhi secara menyeluruh,” kata Jauhari.

Meski demikian, proses pencairan dana rehabilitasi sekolah di tingkat teknis masih belum terealisasi. Sekolah kini menunggu agar proses itu segera dituntaskan sehingga pekerjaan fisik dapat kembali berjalan sesuai rencana.

Belum cairnya dana rehabilitasi tahap II berdampak pada sejumlah pekerjaan yang telah disiapkan di lapangan. Beberapa item pekerjaan tahap kedua meliputi pemasangan kaca jendela, pemasangan pintu, instalasi listrik, serta pengecatan atau finishing. Dari sejumlah pekerjaan itu, pengecatan ruang kelas baru diperkirakan menjadi salah satu pekerjaan yang membutuhkan waktu lebih panjang. Pengerjaan finishing membutuhkan ketelitian agar hasil akhir ruang kelas sesuai dengan standar yang diharapkan. Karena itu, sekolah berharap pencairan anggaran tidak terlalu lama.

Baca Juga: Belajar Mikrobiologi Air, Siswa SMP IT Yarsi Mataram Praktik di Laboratorium Dikes NTB

“Semakin cepat dana rehab tahap II cair, semakin cepat pula pekerjaan finishing dan fasilitas pendukung ruang kelas baru dapat dituntaskan,” ujar Jauhari.

Ia berharap proses pencairan dana rehabilitasi segera mendapat kepastian. Menurutnya, pencairan menjadi bagian penting agar pengerjaan fisik tahap kedua dapat berjalan lancar dan target penyelesaian fasilitas sekolah tidak terganggu.

“Pencairan yang lebih cepat sangat krusial agar pengerjaan fisik, khususnya finishing di ruang kelas baru, dapat dituntaskan tepat waktu,” katanya.

Baca Juga: Kautsar Ratu Bilqis Bawa Budaya Rimpu, Raih 4 Penghargaan di GYC Kairo

Jauhari optimistis ruang kelas baru dapat segera dimanfaatkan secara maksimal oleh siswa setelah seluruh tahapan rehabilitasi rampung. Karena itu, pencairan dana rehabilitasi sekolah tahap II kini menjadi perhatian penting bagi sekolah. Anggaran itu dibutuhkan untuk menyelesaikan pekerjaan yang tersisa sekaligus memastikan fasilitas pendidikan baru bisa segera digunakan siswa.

Editor : Pujo Nugroho
Sumber : Lombok Post
Rehabilitasi SMAN 4 Mataram dana rehabilitasi SMAN 4 Mataram dana rehab tahap II SMAN 4 Mataram dana rehabilitasi sekolah SMAN 4 Mataram