LombokPost - Universitas Bima Internasional MFH (Unbim) Mataram sukses menggelar prosesi Wisuda ke-2 tahun 2026 yang berlangsung khidmat dan meriah di Hotel Lombok Raya, Senin (21/9).
Sebanyak 201 lulusan resmi dikukuhkan dari lima program studi (prodi) unggulan jenjang Sarjana (S1) dan Diploma Tiga (D3).
"Alhamdulillah semua berjalan dengan baik dan sukses. Wisuda kedua ini diikuti 201 wisudawan dan wisudawati yang berasal dari berbagai daerah, mulai dari Lombok, Pulau Sumbawa (Bima dan Dompu), Bali, hingga yang paling jauh dari Nusa Tenggara Timur (NTT)," ujar Rektor Unbim Dr. Apt. Ajeng Dianpratiwi, M.Farm.
Dia menyampaikan rasa syukur dan apresiasinya atas kelancaran gelaran wisuda kedua sejak kampus ini memperoleh izin operasional pada tahun 2025 lalu.
Ia turut memberikan penghargaan setinggi-tingginya kepada para orang tua dan wali murid yang telah mempercayakan serta mendampingi putra-putri mereka hingga berhasil menyelesaikan jenjang pendidikan tinggi.
Baca Juga: RMTV Tuding Wasit Derby Madrid Teman Lamine Yamal, Pernyataan Makin Nyeleneh
Adapun lulusan yang dilantik berasal dari lima prodi yang memiliki daya serap tinggi di dunia kerja, yakni Farmasi, Teknologi Laboratorium Medis, Rekam Medis dan Informasi Kesehatan, Teknologi Rekayasa Perangkat Lunak, serta Pengelolaan Arsip Rekaman Informasi.
Kelima prodi ini dinilai sangat dibutuhkan di dunia usaha, pemerintahan, maupun industri. "Bahkan para fresh graduate kita sudah siap diserap oleh beberapa instansi seperti RS Patut Patuh Patju dan RSUP. Sekda Lombok Barat yang hadir juga menyampaikan kebutuhan mendesak akan tenaga arsiparis, sehingga peluang mengabdi sangat terbuka lebar," jelasnya.
Saat ini, Unbim telah menyediakan total 20 program studi untuk mencetak SDM berkualitas. Tidak hanya sekadar prosesi kelulusan, momen ini juga dimanfaatkan Unbim sebagai ajang memperkuat kiprahnya di kancah global.
Sebagai pionir kolaborasi internasional di NTB, Unbim menggelar penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) yang dihadiri langsung oleh tiga dosen internasional asal Filipina, yaitu Prof. Jurel, Dr. Mortel, dan Dr. Grace, serta melibatkan enam Perguruan Tinggi Swasta (PTS).
Kerja sama ini mencakup pelaksanaan Tridharma Perguruan Tinggi yang meliputi pendidikan, penelitian (join research), dan pengabdian masyarakat.
"Ketiga akademisi asal Filipina tersebut juga merupakan dosen mengajar di Unbim, baik secara online maupun offline mulai bulan ini. Kami juga berkolaborasi dalam penelitian bersama bereputasi Scopus. Selain itu, program pengabdian masyarakat yang kami lakukan di Pantai Kuranji menjadi inspirasi bagi mereka untuk diadopsi di Filipina," terang Ajeng.
Langkah strategis ini selaras dengan visi Kemendiktisaintek mengenai kampus berdampak. Ajeng berharap, kemajuan yang diraih Unbim dapat menular ke perguruan tinggi swasta lainnya di wilayah NTB.
"Kami ingin memberikan dampak positif bagi seluruh PTS. Mari bersama-sama mewujudkan kampus bertaraf internasional demi mendukung visi NTB yang makmur dan mendunia," tegasnya.
Baca Juga: Bupati KLU Tekankan Sinergi Lintas OPD Dukung KPBU APJ
Di akhir penyampaiannya, Rektor berpesan agar para alumni tidak memutus tali silaturahmi dan terus berkontribusi positif melalui Ikatan Alumni Unbim.
Bekal keterampilan selama 3 hingga 4 tahun masa studi diharapkan mampu menjadikan lulusan Unbim sebagai tenaga profesional yang adaptif dan berdaya saing di level nasional maupun internasional.
Editor : Kimda FaridaSumber : Lombok Post