SMKN 1 Jonggat Gandeng Unesa, Perkuat Kompetensi Guru dan Pendidikan Vokasi

Jay • Dipublikasikan Selasa, 22 September 2026 | 16:10 WIB
KERJA SAMA: Kepala SMKN 1 Jonggat Ruju Rahmad (dua dari kiri) bersama Dekan I FT Unesa Prof Dr Agus Wiyono menunjukkan dokumen PKS di SMKN 1 Jonggat, Sabtu lalu (19/9).
KERJA SAMA: Kepala SMKN 1 Jonggat Ruju Rahmad (dua dari kiri) bersama Dekan I FT Unesa Prof Dr Agus Wiyono menunjukkan dokumen PKS di SMKN 1 Jonggat, Sabtu lalu (19/9).

 

LombokPost- Upaya memperkuat pendidikan vokasi di Lombok Tengah terus dilakukan. SMKN 1 Jonggat menggandeng Fakultas Teknik (FT) Universitas Negeri Surabaya (Unesa) melalui kemitraan strategis untuk meningkatkan kompetensi guru dan siswa.

Kerja sama SMKN 1 Jonggat dengan Unesa tersebut diarahkan untuk memperkuat kualitas pembelajaran yang selaras dengan kebutuhan dunia industri dan perguruan tinggi. Salah satu fokusnya ialah pengembangan kompetensi guru, siswa, serta kurikulum berbasis vokasi dan industri 4.0.

Kemitraan itu ditandai dengan serah terima dokumen Perjanjian Kerja Sama (PKS) di SMKN 1 Jonggat, Sabtu lalu (19/9). Kegiatan tersebut dihadiri Wakil Dekan I FT Unesa Prof Dr Agus Wiyono bersama Kepala SMKN 1 Jonggat, jajaran guru dan karyawan.

Baca Juga: Perempuan PGRI Lobar Didorong Jadi Penggerak Sekolah Aman dan Nyaman

Turut menyaksikan kegiatan tersebut Kabid Pembinaan SMK Dikpora NTB Hasbi dan Ketua Pokja Kurikulum Bidang SMK Dikpora NTB Yayan Heryana. Agenda kerja sama juga dirangkai dengan Workshop Peningkatan Kompetensi Guru dan Mutu Pembelajaran melalui 9 Vista untuk menuju SMK Mendunia.

Kepala SMKN 1 Jonggat Ruju Rahmad mengatakan, kerja sama dengan Fakultas Teknik Unesa memiliki sejumlah sasaran. Salah satunya meningkatkan kompetensi guru produktif melalui pelatihan dan sertifikasi bersama FT Unesa.

Selain itu, SMKN 1 Jonggat dan FT Unesa akan mendorong pengembangan kurikulum serta pembelajaran berbasis proyek atau Project Based Learning. Pola pembelajaran tersebut diharapkan semakin mendekatkan proses pendidikan dengan kebutuhan dunia kerja.

Baca Juga: 97 Peserta Pelatihan di SMKPPN Mataram Lulus Sertifikasi, Siap Jadi Plantation Worker di Malaysia

“Kerja sama ini mencakup peningkatan kompetensi guru produktif melalui pelatihan dan sertifikasi bersama FT Unesa,” kata Ruju.

Kemitraan SMKN 1 Jonggat dengan Unesa juga membuka peluang program magang dan praktik industri. Dosen FT Unesa nantinya dapat terlibat dalam kegiatan kuliah tamu sebagai bagian dari penguatan wawasan siswa maupun guru.

Tak hanya itu, tersedia pula rencana jalur afirmasi dan pendampingan bagi siswa berprestasi yang ingin melanjutkan pendidikan ke Unesa. Langkah tersebut menjadi bagian dari upaya memperkuat kesinambungan pendidikan vokasi dari SMK menuju perguruan tinggi.

Baca Juga: MBG Mataram Dievaluasi, Waktu Pembagian Diubah agar Tak Ganggu KBM

Kerja sama ini juga menyasar pengembangan Teaching Factory (Tefa) dan laboratorium kejuruan. Fasilitas pembelajaran tersebut diharapkan mampu memberikan pengalaman belajar yang semakin dekat dengan suasana dan kebutuhan industri.

Serah terima dokumen PKS berlangsung lancar. Dokumen tersebut menjadi dasar hukum bagi pelaksanaan berbagai program kerja sama antara SMKN 1 Jonggat dan FT Unesa.

Selanjutnya, kedua pihak sepakat menindaklanjuti PKS melalui Memorandum of Agreement (MoA) dan Implementation Agreement (IA). Program awal yang disiapkan mencakup workshop peningkatan kompetensi guru pada bidang Teknik Otomotif, Teknik Informatika, dan Pariwisata.

Baca Juga: SMAN 3 Mataram Genjot Kompetensi Guru dan Tenaga Kependidikan

Pengembangan SDM juga menjadi bagian penting dari tindak lanjut kerja sama tersebut. Guru dan siswa SMKN 1 Jonggat akan menjadi sasaran utama berbagai program peningkatan kapasitas.

Kerja sama dengan Unesa ini diharapkan semakin memperkuat posisi SMKN 1 Jonggat sebagai sekolah vokasi yang mampu menjawab kebutuhan industri sekaligus membuka akses lebih luas bagi siswa untuk melanjutkan pendidikan.

Dengan dukungan perguruan tinggi, penguatan kompetensi guru SMK, pembelajaran berbasis proyek, Teaching Factory, serta pengembangan kurikulum vokasi diharapkan berjalan lebih terarah. “Kami menargetkan diri menjadi SMK Pusat Keunggulan yang terkoneksi dengan perguruan tinggi vokasi unggul nasional,” pungkasnya.

Editor : Kimda Farida
Sumber : Lombok Post
Fakultas Teknik Unesa kompetensi guru SMK pendidikan vokasi unesa SMKN 1 Jonggat