Tak Punya Ponsel, Siswa SMPN 23 Mataram Tetap Bisa Ikut PTS Digital

Jay • Dipublikasikan Selasa, 22 September 2026 | 16:41 WIB
KERJAKAN SOAL: Siswa SMPN 23 Mataram saat mengikuti penilaian tengah semester di ruang IT sekolah setempat, Senin (21/9).
KERJAKAN SOAL: Siswa SMPN 23 Mataram saat mengikuti penilaian tengah semester di ruang IT sekolah setempat, Senin (21/9).

 

LombokPost- Tak punya ponsel bukan berarti siswa harus kesulitan mengikuti ujian. SMPN 23 Mataram menyiapkan 65 Chromebook untuk menunjang pelaksanaan penilaian tengah semester (PTS) digital.

Langkah itu menjadi solusi sekolah untuk memastikan seluruh siswa tetap bisa mengikuti PTS digital secara setara. Puluhan Chromebook ditempatkan di ruang laboratorium media atau ruang IT dan diperuntukkan bagi siswa yang tidak memiliki gawai pribadi.

Kepala SMPN 23 Mataram Achmad Jauhari mengatakan, fasilitas Chromebook diprioritaskan untuk siswa yang tidak mempunyai perangkat mandiri. Sementara siswa yang memiliki gawai sendiri mengikuti PTS digital dari ruang kelas masing-masing.

Baca Juga: Dari Obrolan Kopi ke Jerman, Dr Dewi Bawa Riset Hak Anak ke Kassel

“Bagi siswa yang memiliki gawai mandiri, penilaian tengah semester berlangsung di ruang kelas masing-masing,” ujar Jauhari, Senin (21/9).

Ujian digital di ruang IT diikuti siswa dari tiga jenjang sekaligus. Siswa kelas VII, VIII, dan IX mengikuti PTS dalam satu ruangan dengan jadwal yang sama. Meski berada dalam satu ruangan, pelaksanaan PTS tetap berjalan tertib. Pengaturan itu membuat sekolah tidak perlu menyediakan perangkat untuk setiap siswa secara terpisah.

Di sisi lain, keberadaan 65 Chromebook menjadi bagian penting dalam skema ujian berbasis digital itu. Siswa yang tidak memiliki ponsel tidak perlu meminjam perangkat atau mencari gawai tambahan untuk mengikuti ujian. Sekolah cukup mengarahkan siswa ke ruang laboratorium IT untuk menggunakan Chromebook yang telah disiapkan. Dengan pola itu, keterbatasan kepemilikan gawai tidak menjadi penghalang mengikuti PTS.

Baca Juga: Undikma dan La Laguna University Rancang Riset Ketangguhan Masyarakat Hadapi Bencana

Penggunaan Chromebook juga membuat fasilitas digital sekolah lebih optimal. Siswa kelas VII hingga IX dapat mengikuti PTS digital dengan memanfaatkan perangkat yang tersedia secara bergantian sesuai kebutuhan ujian.

Jauhari menegaskan, penerapan PTS digital bukan semata-mata mengganti ujian berbasis kertas dengan perangkat elektronik. Lebih dari itu, sistem itu dirancang agar seluruh siswa memperoleh akses yang sama dalam mengikuti penilaian.

“Bagi kami, penerapan PTS digital bukan sekadar perubahan dari ujian berbasis kertas ke perangkat elektronik. Skema ini upaya memastikan keterbatasan gawai tidak menjadi penghalang siswa dalam mengikuti penilaian tengah semester,” tukasnya.

Editor : Pujo Nugroho
Sumber : Lombok Post
Chromebook SMPN 23 Mataram PTS digital penilaian tengah semester 65 Chromebook SMPN 23 Mataram