SMKN 1 Jonggat Gandeng Unesa, Kompetensi Guru dan Siswa Diperkuat

Jay • Dipublikasikan Rabu, 23 September 2026 | 17:13 WIB
KERJA SAMA: Kepala SMKN 1 Jonggat Ruju Rahmad (dua dari kiri) bersama Wakil Dekan I FT Unesa Prof Dr Agus Wiyono menunjukkan dokumen PKS di SMKN 1 Jonggat, Sabtu (19/9).
KERJA SAMA: Kepala SMKN 1 Jonggat Ruju Rahmad (dua dari kiri) bersama Wakil Dekan I FT Unesa Prof Dr Agus Wiyono menunjukkan dokumen PKS di SMKN 1 Jonggat, Sabtu (19/9).

 

LombokPost- SMKN 1 Jonggat memperkuat pendidikan vokasi dengan menggandeng Fakultas Teknik (FT) Universitas Negeri Surabaya (Unesa). Kemitraan ini diarahkan untuk meningkatkan kompetensi guru dan siswa sekaligus menyesuaikan pembelajaran dengan kebutuhan industri.

Kerja sama tersebut ditandai serah terima dokumen Perjanjian Kerja Sama (PKS) di SMKN 1 Jonggat, Sabtu (19/9). Kegiatan dihadiri Wakil Dekan I FT Unesa Prof Dr Agus Wiyono, Kepala SMKN 1 Jonggat Ruju Rahmad, guru, dan karyawan. Turut hadir Kabid Pembinaan SMK Dikpora NTB Hasbi dan Ketua Pokja Kurikulum Bidang SMK Dikpora NTB Yayan Heryana.

Agenda tersebut dirangkai dengan Workshop Peningkatan Kompetensi Guru dan Mutu Pembelajaran melalui 9 Vista menuju SMK Mendunia.

Baca Juga: Perempuan PGRI Lobar Didorong Jadi Penggerak Sekolah Aman dan Nyaman

Kepala SMKN 1 Jonggat Ruju Rahmad mengatakan, kerja sama dengan FT Unesa mencakup peningkatan kompetensi guru produktif melalui pelatihan dan sertifikasi. “Kerja sama ini mencakup peningkatan kompetensi guru produktif melalui pelatihan dan sertifikasi bersama FT Unesa,” kata Ruju.

Kemitraan juga diarahkan pada pengembangan kurikulum dan pembelajaran berbasis proyek atau project based learning. Program magang dan praktik industri turut disiapkan. Dosen FT Unesa juga dapat terlibat dalam kuliah tamu. Bagi siswa berprestasi, tersedia rencana jalur afirmasi dan pendampingan untuk melanjutkan pendidikan ke Unesa.

Kerja sama ini juga menyasar pengembangan teaching factory (Tefa) dan laboratorium kejuruan. Program awal meliputi workshop kompetensi guru bidang Teknik Otomotif, Teknik Informatika, dan Pariwisata. PKS tersebut selanjutnya ditindaklanjuti melalui Memorandum of Agreement (MoA) dan Implementation Agreement (IA).

Baca Juga: 97 Peserta Pelatihan di SMKPPN Mataram Lulus Sertifikasi, Siap Jadi Plantation Worker di Malaysia

Ruju berharap kemitraan ini memperkuat posisi SMKN 1 Jonggat sebagai sekolah vokasi yang terkoneksi dengan perguruan tinggi dan dunia industri. “Kami menargetkan diri menjadi SMK Pusat Keunggulan yang terkoneksi dengan perguruan tinggi vokasi unggul nasional,” pungkasnya.

Editor : Pujo Nugroho
Sumber : Lombok Post
kebutuhan industri pendidikan vokasi unesa SMKN 1 Jonggat kompetensi guru