Tingkatkan Skor Rapor Pendidikan, SMAN 1 Soromandi Bima Perkuat Kemampuan Literasi dan Numerasi

Jelo J • Dipublikasikan Rabu, 23 September 2026 | 17:22 WIB
Kepala KCD Dikpora NTB Wilayah VI Fahmi Hatib (tengah) dan Kepala SMAN 1 Soromandi M Rifial Akbar (tiga kiri) menghadiri bimtek peningkatan kompetensi literasi dan numerasi di SMAN 1 Soromandi, Rabu (23/9).
Kepala KCD Dikpora NTB Wilayah VI Fahmi Hatib (tengah) dan Kepala SMAN 1 Soromandi M Rifial Akbar (tiga kiri) menghadiri bimtek peningkatan kompetensi literasi dan numerasi di SMAN 1 Soromandi, Rabu (23/9).

LombokPost-SMA Negeri 1 Soromandi, Bima, mendorong peningkatan mutu pembelajaran melalui penguatan kompetensi literasi dan numerasi. Salah satu upaya yang dilakukan dengan menggelar Bimbingan Teknis (Bimtek) Peningkatan Kompetensi Literasi dan Numerasi, Rabu (23/9).

Kegiatan tersebut menjadi bagian dari pemanfaatan dana Bantuan Operasional Satuan Pendidikan (BOS) Kinerja Terbaik 2026. Bimtek juga diikuti dewan guru SMKN 2 Soromandi dan SMAN 2 Donggo yang sama-sama menerima BOS Kinerja Terbaik tahun ini.

Kepala SMAN 1 Soromandi M Rifial Akbar mengatakan, dana BOS Kinerja Terbaik merupakan amanah yang harus dimanfaatkan untuk mendorong perbaikan mutu pendidikan di sekolah.

“BOS Kinerja Terbaik ini adalah amanah untuk berbenah. Di SMAN 1 Soromandi akan membedah akar masalah rendahnya literasi dan numerasi berdasarkan Rapor Pendidikan,” katanya.

Baca Juga: Kepala SMAN 1 Soromandi Ingatkan Siswa: Hebat Itu Berprestasi, Bukan Tawuran!

Menurut Rifial, literasi dan numerasi menjadi bagian penting dalam upaya meningkatkan capaian rapor pendidikan. Kedua indikator tersebut juga menjadi perhatian dalam program BOS Kinerja. “Literasi dan numerasi penting dikarenakan dua indikator ini yang paling dilihat di Rapor Pendidikan dan jadi syarat utama BOS Kinerja Terbaik,” tambahnya.

Kepala KCD Dikpora NTB Wilayah VI Fahmi Hatib menekankan, literasi dan numerasi tidak semestinya dipandang sebagai program tambahan di sekolah. “Literasi dan numerasi bukan program tambahan. Itu adalah jantung sekolah,” tegas Fahmi.

Dia mengibaratkan literasi dan numerasi sebagai jantung yang menopang berbagai aspek pendidikan di sekolah. “Kalau jantungnya sehat, semua organ, mulai dari mata pelajaran, karakter hingga iklim sekolah, ikut sehat,” ucapnya.

Fahmi berharap sekolah di wilayah Donggo dan Soromandi yang telah memperoleh BOS Kinerja Terbaik dapat mempertahankan capaian tersebut pada tahun-tahun berikutnya. “Untuk itu, apa yang telah diraih ini bisa dipertahankan dan kalau bisa ditingkatkan lagi,” harapnya.

Editor : Jelo J
Sumber : Lombok Post
SMAN 1 Soromandi kcd dikpora ntb literasi dan numerasi mutu pendidikan Bima