LombokPost- Sekitar 800 anggota pramuka mendapat edukasi keamanan obat dan makanan dalam Raimuna Cabang XIII Lombok Timur di Bumi Perkemahan Kebun Raya Lemor. Edukasi yang diberikan Saka POM BBPOM di Mataram itu dikemas melalui games dan challenge.
Ratusan peserta pramuka penegak dan pandega dari seluruh Kwartir Ranting se-Kabupaten Lombok Timur. Kehadiran Saka POM di Raimuna Lombok Timur dimanfaatkan untuk mengenalkan cara memilih obat dan pangan yang aman kepada generasi muda.
Tak sekadar menyampaikan materi, Saka POM membuka stan edukasi dengan berbagai permainan bermuatan pesan keamanan pangan. Peserta diajak bermain sekaligus belajar mengenali dan memilih pangan yang aman.
Baca Juga: MAN 2 Mataram Borong Prestasi English Festival FKIP Unram
Berbagai challenge juga diberikan kepada peserta. Mulai dari menjawab pertanyaan hingga menguji pemahaman mengenai keamanan obat dan makanan. Cara itu membuat edukasi berlangsung lebih interaktif.
Selain edukasi keamanan pangan, peserta Raimuna Cabang XIII Lombok Timur dikenalkan dengan Saka POM. Generasi muda didorong ikut berperan menyebarluaskan informasi mengenai keamanan obat dan makanan di lingkungan keluarga, sekolah, hingga masyarakat.
Kepala BBPOM di Mataram Yogi Abaso Mataram mengatakan, keterlibatan Saka POM dalam kegiatan pramuka menjadi salah satu cara mendekatkan edukasi keamanan obat dan makanan kepada generasi muda.
Baca Juga: Tim Debat MAN 1 Mataram Borong Juara di English Festival 2026
“Saka POM diharapkan tidak hanya menjadi wadah pembinaan generasi muda, tetapi juga menjadi bagian dari upaya meningkatkan kepedulian dan pengetahuan masyarakat mengenai keamanan obat dan makanan,” ujar Yogi.
Menurutnya, pendekatan kreatif menjadi salah satu cara agar pesan mengenai keamanan obat dan makanan lebih mudah dipahami. Terlebih, generasi muda memiliki peran untuk ikut menyebarkan informasi yang mereka dapatkan kepada lingkungan sekitar.
“Melalui kegiatan yang dikemas secara kreatif dan menyenangkan seperti ini, pesan keamanan obat dan makanan diharapkan dapat lebih mudah diterima dan diterapkan oleh generasi muda,” katanya.
Baca Juga: 41 Apoteker Baru Unram Dilantik, Diingatkan Tak Berhenti Belajar
Keterlibatan Saka POM dalam Raimuna Cabang XIII Lombok Timur juga menjadi bagian dari upaya BBPOM di Mataram memperkuat pemberdayaan masyarakat. Kolaborasi dengan generasi muda dinilai penting untuk memperluas jangkauan edukasi.
Melalui edukasi keamanan obat dan makanan, peserta Raimuna diharapkan semakin cermat menentukan produk yang akan dikonsumsi. Mereka juga didorong menjadi agen perubahan yang ikut menyebarluaskan pesan keamanan obat dan makanan kepada masyarakat.
Editor : Kimda FaridaSumber : Lombok Post