Silvia Yohana Juara I FTBI Pidato Bahasa Sasak, SMPN 2 Gerung Beri Reward

Jay • Dipublikasikan Kamis, 1 Oktober 2026 | 20:23 WIB
REWARD: Siswi SMPN 2 Gerung Silvia Yohana mendapatkan reward dari kepala sekolah atas prestasinya meraih juara I FTBI kategori pidato Bahasa Sasak yang digelar Dikbud Lobar melalui bidang kebudayaan, belum lama ini.
REWARD: Siswi SMPN 2 Gerung Silvia Yohana mendapatkan reward dari kepala sekolah atas prestasinya meraih juara I FTBI kategori pidato Bahasa Sasak yang digelar Dikbud Lobar melalui bidang kebudayaan, belum lama ini.

 

LombokPost - Prestasi membanggakan kembali ditorehkan siswa SMPN 2 Gerung. Silvia Yohana, siswi kelas IX, berhasil meraih juara I pada ajang Festival Tunas Bahasa Ibu (FTBI) kategori pidato bahasa Sasak yang digelar Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) Lombok Barat (Lobar) melalui bidang kebudayaan.

Atas prestasi itu, SMPN 2 Gerung memberikan hadiah sekaligus reward Rp 500 ribu kepada Silvia. Penghargaan itu diberikan sebagai bentuk apresiasi sekolah terhadap siswa yang mampu mengembangkan bakat sekaligus ikut melestarikan bahasa daerah.

Prestasi Silvia dalam FTBI pidato bahasa Sasak menjadi kebanggaan tersendiri bagi SMPN 2 Gerung. Selain membawa nama sekolah, capaian itu menunjukkan bahwa bahasa dan budaya Sasak masih memiliki ruang kuat untuk dikembangkan oleh generasi muda.

Baca Juga: Lombok Post Raih Penghargaan dari IGI NTB, Komitmen Pendidikan Terus Diperkuat

Silvia mengaku capaian sebagai juara I FTBI pidato bahasa Sasak menjadi motivasi untuk terus meningkatkan kemampuan. Ia berharap mendapat kesempatan mengikuti pembinaan dan pendampingan yang lebih intensif agar bisa kembali berprestasi pada ajang FTBI tingkat provinsi hingga nasional.

“Ke depan saya berharap mendapat kesempatan dan pendampingan yang lebih sehingga bisa kembali berprestasi dan menjadi juara di tingkat provinsi maupun nasional,” ujar Silvia.

Kepala SMPN 2 Gerung Rohanah mengatakan, prestasi yang diraih Silvia menunjukkan besarnya potensi siswa jika diberikan ruang, pembinaan, dan pendampingan secara berkelanjutan. Menurutnya, pengembangan bakat siswa tidak cukup hanya dilakukan di lingkungan sekolah. Kolaborasi dengan berbagai pihak, termasuk Dikbud Lobar, diperlukan agar potensi siswa dapat berkembang secara maksimal.

Baca Juga: Nurhidayati Terpilih Pimpin IGI NTB, Raih 29 Suara

“Kami berharap ke depan siswa dapat terus mengembangkan bakatnya melalui pendampingan yang berkolaborasi dengan dinas, salah satunya dalam bentuk GSMS (Gerakan Seniman Masuk Sekolah) yang merata,” kata Rohanah.

Ia menilai program pendampingan yang merata akan membuka kesempatan lebih luas bagi siswa untuk mengembangkan kemampuan sesuai minat dan bakat. Dengan demikian, prestasi seperti yang diraih Silvia melalui FTBI pidato bahasa Sasak dapat terus bermunculan.

“Dengan pendampingan yang baik dan merata, akan semakin banyak potensi siswa yang berkembang sesuai minat dan bakatnya,” ujar Rohanah.

Baca Juga: LPKN Training Center Siapkan 20 Peserta SMK Go Global Jadi Room Attendant

Dia menambahkan, keberhasilan Silvia di FTBI pidato bahasa Sasak juga diharapkan menjadi pemantik semangat bagi siswa SMPN 2 Gerung lainnya. Siswa didorong berani menunjukkan kemampuan, baik di bidang akademik maupun kebudayaan. FTBI bukan sekadar ajang perlombaan. Festival itu menjadi ruang bagi generasi muda untuk mengenal, menggunakan, mencintai, sekaligus menjaga keberadaan bahasa Sasak sebagai bagian dari identitas budaya daerah.

Editor : Prihadi Zoldic
Sumber : Lombok Post
Silvia Yohana FTBI pidato bahasa Sasak SMPN 2 Gerung juara I FTBI Festival Tunas Bahasa Ibu