LombokPost- Penguatan literasi dan kebahasaan di kalangan pelajar terus digenjot. Terbaru, Balai Bahasa NTB menggandeng MAN 2 Mataram untuk memperkuat program literasi sekaligus mengasah potensi dan prestasi siswa.
Kolaborasi Balai Bahasa NTB dan MAN 2 Mataram itu menjadi langkah strategis untuk mengawal pengembangan akademik siswa secara berkelanjutan. Kerja sama dirancang dengan menyesuaikan kebutuhan serta potensi yang dimiliki madrasah.
Staf Balai Bahasa NTB Hartanto mengatakan, terdapat sejumlah agenda utama yang menjadi fokus dalam kolaborasi Balai Bahasa NTB dan MAN 2 Mataram. Program itu antara lain Rimpu Busana Global, Mataram English Festival, Debat Kebangsaan, hingga Uji Kemahiran Berbahasa Indonesia (UKBI) Talenta Unggul.
Baca Juga: 800 Pramuka di Lombok Timur Dapat Edukasi Keamanan Obat dan Makanan
Menurutnya, kolaborasi itu penting mengingat MAN 2 Mataram memiliki lebih dari 1.600 siswa. Para siswa itu dinilai memiliki potensi besar untuk dikembangkan, terlebih sejumlah siswa MAN 2 Mataram telah menorehkan prestasi dalam berbagai kompetisi.
Melalui penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU), Balai Bahasa NTB akan memberikan pendampingan untuk pengembangan kapasitas siswa. Tidak hanya saat mengikuti perlombaan, pendampingan juga diarahkan agar siswa mengetahui berbagai peluang pengembangan diri setelah meraih prestasi.
“Kami juga siap menghadirkan narasumber ahli, tim penyusun kamus, hingga tim Bahasa Indonesia bagi Penutur Asing (BIPA). Keterlibatan tersebut diharapkan semakin memperkaya program literasi dan kebahasaan di MAN 2 Mataram,” ucapnya.
Baca Juga: MAN 2 Mataram Borong Prestasi English Festival FKIP Unram
Hartanto berharap, sinergi itu tidak berhenti pada pelaksanaan program. Kolaborasi Balai Bahasa NTB dan MAN 2 Mataram diharapkan mampu meningkatkan kemampuan siswa sekaligus melahirkan talenta unggul yang mampu bersaing hingga tingkat nasional.
Sementara itu, Kepala MAN 2 Mataram Sumber Hadi mengatakan, penguatan literasi dan kebahasaan menjadi bagian penting dalam pengembangan potensi siswa.
Menurutnya, penandatanganan MoU dengan Balai Bahasa NTB menjadi payung hukum untuk menggerakkan berbagai program yang berkaitan dengan kebahasaan. Terutama dalam menanamkan kecintaan sekaligus sikap mengutamakan penggunaan bahasa Indonesia.
Baca Juga: Tim Debat MAN 1 Mataram Borong Juara di English Festival 2026
Kerja sama itu, lanjut Sumber, lahir setelah melalui serangkaian diskusi antara pihak MAN 2 Mataram dan Balai Bahasa NTB. Dengan adanya MoU, kedua pihak memiliki landasan yang lebih kuat untuk merancang dan mengawal program kebahasaan secara berkelanjutan.
“Pengelolaan lembaga pendidikan tidak bisa berjalan sendiri, melainkan harus dikeroyok bareng-bareng bersama berbagai pemangku kepentingan (stakeholder) demi tumbuh kembang siswa dan masa depan anak bangsa,” tegasnya.
Sumber menambahkan, sinergi itu diharapkan dapat memperkuat pendidikan karakter sekaligus menumbuhkan kecintaan siswa terhadap bahasa nasional. Dengan kolaborasi Balai Bahasa NTB dan MAN 2 Mataram, berbagai potensi siswa akan terus diarahkan agar berkembang menjadi prestasi. Penguatan literasi dan kebahasaan pun diharapkan menjadi salah satu fondasi untuk melahirkan talenta siswa MAN 2 Mataram yang berprestasi, percaya diri, dan mampu bersaing di tingkat nasional.
Editor : Pujo NugrohoSumber : Lombok Post