Bantuan Smartboard Sekolah di Mataram Belum Jelas, Masih Tunggu Pusat

Jay • Dipublikasikan Jumat, 2 Oktober 2026 | 17:11 WIB
Kabid Dikdas Disdik Kota Mataram Syarafudin
Kabid Dikdas Disdik Kota Mataram Syarafudin

 

LombokPost- Rencana tambahan bantuan smartboard di sekolah Kota Mataram belum menemui kejelasan. Hingga kini, pemerintah pusat belum menyampaikan informasi mengenai alokasi bantuan smartboard baru untuk satuan pendidikan tahun ini.

Kondisi itu membuat sekolah negeri maupun swasta masih menunggu kepastian bantuan smartboard sekolah. Tidak hanya mengenai jumlah penerima, tetapi juga mekanisme distribusi perangkat digital untuk menunjang pembelajaran.

Sebelumnya, bantuan smartboard di sekolah telah disalurkan pada 2025. Bantuan itu diterima sekolah negeri dan swasta dengan jumlah paket yang berbeda. Sebagian sekolah memperoleh satu paket, ada juga yang mendapatkan dua paket.

Baca Juga: Kimiliya, Siswi MAN 1 Mataram Bawa Pulang Emas Lombok Arisaka Championship

Untuk sekolah penerima dua paket, fasilitas yang diberikan meliputi dua unit smartboard, dua unit laptop, serta harddisk eksternal. Perangkat itu menjadi bagian dari program digitalisasi sekolah yang telah direalisasikan pemerintah.

Hingga kini, perangkat dari bantuan smartboard itu masih dimanfaatkan untuk mendukung kegiatan belajar mengajar. Sekolah mengoptimalkan fasilitas yang tersedia sembari menunggu kepastian mengenai program bantuan lanjutan.

Kepala Bidang Pendidikan Dasar (Dikdas) Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Mataram Syarafudin mengatakan, belum ada perkembangan terbaru dari pemerintah pusat mengenai rencana penambahan kuota smartboard di sekolah tahun ini.

Baca Juga: SMAN 1 Labuapi Gelar Uji Coba TKA Pekan Depan

Menurutnya, pemerintah pusat juga belum menyampaikan kelanjutan petunjuk teknis (juknis) terkait alokasi baru bantuan smartboard. Karena itu, sekolah masih mengandalkan perangkat yang telah diterima pada penyaluran sebelumnya.

“Karena petunjuk teknis belum ada, sekolah negeri dan swasta kini memaksimalkan unit perangkat digital sekolah yang telah disalurkan pada tahun sebelumnya,” ujar Syarafudin.

Dia mengatakan, smartboard di sekolah yang sudah tersedia tetap menjadi fasilitas pendukung pembelajaran. Pemanfaatannya akan terus dioptimalkan sampai ada kepastian mengenai penambahan bantuan dari pemerintah pusat.

Baca Juga: Mahasiswa Unram Bawa TuChips dan Tekembung, Pangan Lokal Lombok Tembus KMI Expo

“Sekarang sekolah masih mengandalkan smartboard yang ada untuk menunjang kegiatan belajar mengajar,” pungkasnya.

Editor : Pujo Nugroho
Sumber : Lombok Post
bantuan smartboard sekolah smartboard sekolah Kota Mataram bantuan smartboard sekolah Mataram smartboard sekolah bantuan smartboard 2026