MAN 1 Mataram Hadapi Gen Z dengan Strategi P3K

Jay • Dipublikasikan Senin, 5 Oktober 2026 | 17:33 WIB
STRATEGI BARU: Dua siswa MAN 1 Mataram berjalan di depan loby madrasah setempat, belum lama ini. Madrasah ini memiliki strategi baru hadapi tantangan generasi Z
STRATEGI BARU: Dua siswa MAN 1 Mataram berjalan di depan loby madrasah setempat, belum lama ini. Madrasah ini memiliki strategi baru hadapi tantangan generasi Z

 

LombokPost- MAN 1 Mataram punya cara baru menghadapi tantangan pembelajaran generasi Z. Madrasah itu menerapkan strategi kepemimpinan P3K (Penampilan, Pelayanan, Prestasi, dan Komitmen) sebagai inovasi manajemen madrasah.

Strategi P3K MAN 1 Mataram tidak sekadar menyentuh proses belajar mengajar. Pembenahan dilakukan secara menyeluruh. Mulai dari tampilan lingkungan madrasah, peningkatan pelayanan, penguatan prestasi siswa, hingga membangun komitmen seluruh guru dan tenaga kependidikan.

Kepala MAN 1 Mataram Lalu Syauki mengatakan, penerapan strategi kepemimpinan P3K dimulai dari pilar pertama, yakni penampilan. Pembenahan menyasar aspek fisik maupun nonfisik madrasah.

Baca Juga: Guru SLB di NTB Masih Kurang, Formasi Baru Mulai Diusulkan

Sejumlah fasilitas penunjang pembelajaran ditata agar lebih sesuai dengan kebutuhan siswa. Kantin, pusat kegiatan, hingga sarana olahraga diarahkan menjadi ruang yang bisa menunjang aktivitas sekaligus ekspresi siswa.

Penataan pakaian khas dan seragam imtak juga diperbarui. Termasuk kebijakan setiap Kamis yang memberikan ruang bagi warga madrasah mengenakan batik lokal.

Setelah penampilan, strategi P3K masuk pada pilar kedua, yakni pelayanan. Pembenahan pelayanan dilakukan dengan memperkuat evaluasi terhadap kinerja guru.

Baca Juga: 27 Tahun Jadi Guru, Kepala MTsN 2 Lobar Tuangkan Pengalaman dalam Buku

Evaluasi tugas pokok dan fungsi (tupoksi) guru dilakukan setiap pekan. Langkah itu dibarengi pembentukan Tim Penjamin Mutu yang mengawal empat rumpun pengembangan siswa, yakni sains, olahraga, agama, dan seni.

Penguatan pelayanan juga menyentuh sektor akademik. Madrasah melakukan modifikasi kurikulum untuk mempersiapkan siswa menghadapi Tes Kompetensi Akademik (TKA).

Materi pendalaman TKA disinergikan dengan nilai rapor. Skema itu dirancang untuk memperkuat daya saing siswa sekaligus membuka peluang lebih besar untuk masuk perguruan tinggi negeri melalui Seleksi Nasional Berdasarkan Prestasi (SNBP).

Baca Juga: 8.336 Siswa Siap SMA Ikuti TKA SMA NTB 2026, Ujian Dimulai 26 Oktober

Pilar prestasi juga menjadi bagian penting dalam strategi itu. Untuk mengatasi keterbatasan sarana internal, MAN 1 Mataram mengembangkan program training center secara intensif.

Kebutuhan konsumsi dan akomodasi siswa didukung melalui penyesuaian alokasi dana BOS. Selain itu, madrasah memanfaatkan unit-unit kewirausahaan mandiri untuk menopang program pengembangan siswa.

Upaya itu mulai menunjukkan hasil. Dalam tujuh bulan penerapan strategi kepemimpinan P3K, MAN 1 Mataram mencatat sejumlah capaian.

Baca Juga: SMAN 1 Labuapi Gelar Uji Coba TKA Pekan Depan

“Hasilnya tak main-main. Hanya dalam tempo tujuh bulan, implementasi strategi kepemimpinan P3K di madrasah berhasil menciptakan iklim sekolah yang kondusif sekaligus melahirkan berbagai capaian, salah satunya raihan juara 1 dan 3 dalam kompetisi debat Bahasa Inggris,” terang Syauki.

Namun, seluruh program itu tidak akan berjalan tanpa pilar terakhir, yakni komitmen. Syauki menilai keberhasilan P3K sangat bergantung pada keterlibatan seluruh guru dan tenaga kependidikan.

Editor : Kimda Farida
Sumber : Lombok Post
- MAN 1 Mataram - strategi P3K MAN 1 Mataram - strategi kepemimpinan P3K - P3K MAN 1 Mataram - Gen Z