Disdik Mataram Minta Sekolah Perketat Pengawasan Siswa

Jay • Dipublikasikan Selasa, 6 Oktober 2026 | 16:50 WIB
Kepala Disdik Kota Mataram Yusuf
Kepala Disdik Kota Mataram Yusuf

 

LombokPost- Upaya mencegah perilaku negatif siswa di luar lingkungan sekolah menjadi perhatian Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Mataram.

Sekolah didorong memperketat pengawasan siswa, sekaligus memperkuat evaluasi dan pembinaan agar perilaku murid tetap berada dalam koridor positif.

Langkah itu dinilai penting menyusul munculnya berbagai potensi perilaku disruptif di kalangan pelajar. Karena itu, pengawasan siswa tidak cukup hanya dilakukan ketika mereka berada di lingkungan sekolah. Pembinaan juga perlu diperkuat melalui kolaborasi sekolah dan keluarga.

Kepala Disdik Kota Mataram Yusuf mengatakan, pihaknya telah menerbitkan sejumlah surat edaran sebagai pedoman sekolah dalam mencegah dan menangani berbagai potensi perilaku negatif siswa.

Baca Juga: LPKN Training Center Mataram Siapkan Tenaga Kerja Terampil NTB untuk Kerja ke Eropa

Surat edaran itu diharapkan tidak sekadar menjadi aturan administratif. Kepala sekolah dan jajaran guru diminta benar-benar menjadikannya sebagai acuan dalam melakukan pembinaan sekaligus pengawasan siswa.

“Banyak surat edaran kita keluarkan, tentu ini harus dipedomani dan dijalankan dengan baik oleh semua kepala sekolah,” tegas Yusuf.

Menurutnya, pengawasan terhadap siswa membutuhkan keterlibatan banyak pihak. Sekolah memiliki peran penting dalam membentuk karakter siswa. Namun, tanggung jawab itu tidak bisa sepenuhnya dibebankan kepada sekolah.

Baca Juga: Wakil Jaksa Agung Prof Asep Bawa Gagasan Hukum Berdampak di Unram

Peran keluarga, terutama orang tua, kata Yusuf, menjadi bagian penting dalam mencegah perilaku negatif siswa. Orang tua diharapkan ikut mengetahui aktivitas anak, termasuk ketika berada di luar lingkungan sekolah.

“Harus ada kerja sama antara orang tua dan sekolah, jangan hanya diserahkan ke sekolah mengawasi anak-anak,” kata Yusuf.

Selain memperkuat pengawasan siswa, Yusuf juga mendorong pelajar lebih aktif dalam kegiatan positif, seperti Imtak atau kegiatan positif lainnya sebelum kegiatan belajar mengajar (KBM) untuk mengembangkan pendidikan karakter.

Baca Juga: Guru SLB di NTB Masih Kurang, Formasi Baru Mulai Diusulkan

“Kepala sekolah harus kreatif membuat program atau terobosan untuk membentuk karakter siswa,” pungkasnya.

Editor : Kimda Farida
Sumber : Lombok Post
1. pengawasan siswa 2. Disdik Kota Mataram 3. perilaku negatif siswa 4. pengawasan siswa di Kota Mataram pembinaan siswa