LombokPost-Dua mahasiswa Fakultas Kedokteran (FK) Universitas Muhammadiyah Mataram (UMMAT) meraih juara 1 kategori esai ilmiah dalam ajang Scientific National Competition (SINACOMP) 2026. Prestasi itu diraih Siti Aulia Khairunnisa dan Siti Habibah Putri Bungsu melalui karya yang menawarkan pendekatan berbasis komunitas untuk menemukan kasus tuberkulosis (TB) secara aktif.
Kompetisi yang diselenggarakan Lembaga Penelitian dan Pers Fakultas Kedokteran dan Ilmu Kesehatan (FKIK) Universitas Mataram (Unram) itu berlangsung Sabtu (10/10).
Dalam kompetisi tersebut, keduanya mengusung esai berjudul “Melampaui Dinding Klinik: Penemuan Kasus Aktif Tuberkulosis Berbasis Komunitas di Indonesia”. Karya itu mengangkat subtema Public Health Approaches for Prevention and Control of Tropical Infectious Diseases.
Baca Juga: STM Dukung Penguatan Praktikum Geologi UMMAT, Fakultas Teknik Terima Penyerahan Peralatan Eksplorasi
Melalui esainya, Siti Aulia dan Siti Habibah menawarkan gagasan penguatan penemuan kasus TB dengan melibatkan masyarakat secara langsung. Pendekatan ini menempatkan komunitas sebagai bagian penting dalam upaya mendeteksi dan mengendalikan penyebaran penyakit.
Gagasan tersebut berangkat dari pentingnya memperluas upaya pengendalian TB agar tidak hanya bertumpu pada pelayanan di fasilitas kesehatan. Keterlibatan masyarakat dinilai dapat membantu menjangkau individu yang belum terdiagnosis maupun mereka yang menghadapi keterbatasan akses pelayanan kesehatan.
Selain memperluas jangkauan penemuan kasus, pendekatan berbasis komunitas diarahkan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap TB. Melalui keterlibatan langsung, masyarakat diharapkan lebih terdorong menjalani pemeriksaan sehingga penyakit dapat dideteksi lebih dini.
Pendekatan itu juga menekankan pentingnya hubungan antara masyarakat, tenaga kesehatan, dan fasilitas pelayanan kesehatan. Kolaborasi ketiganya dinilai dapat memperkuat pelaksanaan pencegahan dan pengendalian penyakit menular.
Keberhasilan Siti Aulia dan Siti Habibah menjadi capaian akademik bagi FK UMMAT. Karya mereka mengangkat persoalan kesehatan masyarakat sekaligus menawarkan pendekatan untuk memperluas penemuan kasus TB di luar fasilitas kesehatan.
Prestasi ini juga menjadi bagian dari pengembangan kemampuan mahasiswa dalam berpikir kritis, menyusun karya ilmiah, serta merumuskan gagasan yang berkaitan dengan persoalan kesehatan.
FK UMMAT terus mendorong keterlibatan mahasiswa dalam penelitian, kompetisi ilmiah, seminar, dan forum akademik. Kegiatan itu menjadi bagian dari upaya memperkuat kapasitas calon tenaga kesehatan, baik dalam penguasaan keilmuan maupun kepedulian terhadap persoalan kesehatan masyarakat.
Melalui capaian pada SINACOMP 2026, mahasiswa FK UMMAT diharapkan semakin aktif menghasilkan karya ilmiah yang dapat memberikan manfaat bagi masyarakat. Prestasi tersebut juga diharapkan memotivasi mahasiswa UMMAT lainnya untuk mengembangkan kemampuan dan berkompetisi di tingkat nasional maupun internasional.
Editor : Akbar Sirinawa