Temuan Audit Dana BOS Berulang, Kepala Sekolah di Mataram Terancam Digeser

Jay • Dipublikasikan Rabu, 4 November 2026 | 16:08 WIB
Kepala Disdik Kota Mataram Yusuf
Kepala Disdik Kota Mataram Yusuf

 

LombokPost- Temuan audit pengelolaan dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) yang terus berulang menjadi perhatian serius Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Mataram.

Disdik mulai menyiapkan evaluasi terhadap kinerja kepala sekolah (kasek) yang memiliki catatan buruk dalam pengelolaan anggaran pendidikan.

Hasil audit Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) maupun Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) bakal menjadi salah satu indikator penting dalam pemetaan dan penempatan jabatan kasek.

Catatan administrasi hingga kepatuhan terhadap aturan pengelolaan dana BOS akan menjadi bahan pertimbangan.

Kepala Disdik Kota Mataram Yusuf menegaskan, hasil evaluasi tidak menutup kemungkinan berdampak pada pergeseran jabatan kasek.

“Kepala sekolah yang dinilai berkinerja kurang baik terancam dipindahkan ke sekolah yang membutuhkan pembenahan manajemen,” ujar Yusuf.

Baca Juga: Ajib Athoillah Harumkan MAN 2 Mataram, Juara III MHQ 10 Juz Nasional

Menurutnya, evaluasi kinerja kasek tidak hanya menyangkut capaian pengelolaan pendidikan, tetapi juga kemampuan mengelola keuangan sekolah secara tertib dan bertanggung jawab.

Sebab, dana BOS merupakan anggaran negara yang penggunaannya harus sesuai ketentuan dan dapat dipertanggungjawabkan.

Karena itu, seluruh kasek diminta segera melakukan pemetaan manajemen risiko untuk mengidentifikasi potensi kesalahan administrasi maupun penyimpangan dalam pengelolaan dana BOS sejak awal.

Yusuf mengingatkan, temuan audit serupa tidak boleh kembali terjadi pada tahun anggaran berikutnya, terutama jika pembinaan dan arahan telah diberikan.

“Jika kesalahan serupa terus terjadi, kepala sekolah dianggap tidak mengindahkan arahan yang telah disampaikan,” tegasnya.

Baca Juga: PGRI Mataram Dukung Aturan Tidak Naik Kelas, Standar Kompetensi Siswa Harus Dijaga

Yusuf menambahkan, pihak berwenang juga terus mencermati kemungkinan adanya unsur kesengajaan di balik kekeliruan pengelolaan anggaran sekolah.

Pengawasan dilakukan untuk memastikan penggunaan dana BOS sesuai aturan.

Meski belum membeberkan sekolah-sekolah yang memiliki catatan audit, Yusuf menegaskan bahwa evaluasi ini menjadi perhatian seluruh satuan pendidikan di Kota Mataram.

“Melalui evaluasi kinerja kepala sekolah dan pengawasan pengelolaan dana BOS, kami berharap persoalan administrasi keuangan tidak terus berulang. Tata kelola dana BOS yang transparan, tertib, dan akuntabel menjadi salah satu tolok ukur dalam meningkatkan kualitas manajemen sekolah,” pungkasnya.

Editor : Kimda Farida
Sumber : Lombok Post
Dana BOS Mataram Temuan audit dana BOS Evaluasi kepala sekolah Pengelolaan dana BOS Disdik Kota Mataram