MATARAM-Ketua Tim Pemenangan Pemilu Daerah (TPPD) PKS Kota Mataram Muhammad Ahyar menegaskan masih konsisten mengusulkan Bakal Pasangan Calon (Bapaslon) Hj Putu Selly Andayani-TGH Abdul Manan ke DPP PKS. “Belum ada perubahan,” katanya.
Namun sekalipun masih tetap namun SK rekomendasinya belum terbit. Berbeda dengan SK rekomendasi Bapaslon H Mahmud Abdullah-Dewi Noviany di Pilbup Sumbawa sudah terbit. “Belum (terbit)” imbuhnya.
Ahyar menepis berbagai spekulasi berkembang di balik lamanya proses penerbitan SK Selly-Manan. Termasuk dugaan SK Selly-Manan tersandera deal politik PKS-PDIP di Kota Mataram-Sumbawa.
Seperti diketahui, PDIP sampai dengan kemarin (29/3) belum menerbitkan SK rekomendasi untuk Bapaslon Mo-Novi. “Nggak ada urusan,” tepisnya.
Ahyar tetap memastikan proses usulan Bapaslon Selly-Manan tidak ada kendala. “Mataram tidak ada masalah,” tegasnya.
Lambatnya proses penerbitan SK rekomendasi murni karena kondisi dunia yang dilanda wabah pandemi Covid-19. “Murni persoalan covid,” ujarnya.
Kerja seluruh kader tercurah ke upaya mencegah meluasnya penyebaran virus. Belum lagi ada rencana penundaan proses Pilkada Serentak 2020. Hal ini menambah pertimbangan PKS dalam memproses SK rekomendasi para Bapaslon.
Terpisah, Ketua TPPD PKS Sumbawa Sambirang Ahmad membenarkan SK rekomendasi Mo-Novi sudah terbit. “Sekarang ada di DPW PKS NTB,” katanya.
Namun belum diserahkan ke Bapaslon karena mewabahnya korona. Perhatian masyarakat tersita tercurah ke perseoalan itu. PKS pun memutuskan menuda seluruh agenda politik dan mengalihkan kerja kader membantu dan melayani masyarakat. “Tidak elok kami bicara politik di tengah situasi seperti saat ini,” tandasnya. (zad/r2)
Editor : Administrator