Mahfud menyebut, dirinya hanya bernostalgia dengan Ganjar saat masih menjabat sebagai Anggota DPR RI.
"Pertemuan dengan Pak Ganjar itu, apa ya ngobrol-ngobrol ringan aja. Dia kan teman ya dulu kan waktu di DPR itu kami sering berdiskusi tentang pemberantasan korupsi, nostalgia ajalah makan-makan. Cuma gitu aja," kata Mahfud kepada wartawan, Senin (11/9).
Mahfud memastikan, dalam pertemuan tersebut, tak ajakan dari Ganjar kepadanya untuk menjadi bakal cawapres pada pilpres 2024. Menurutnya, itu merupakan hak dari partai politik (parpol) pengusung dan pendukung Ganjar Pranowo.
"Enggak, enggak (bahas soal bakal cawapres). Kita tahu bahwa keputusan itu ada di pimpinan partai dan pimpinan partai sudah punya pertimbangan-pertimbangan dan ukuran-ukuran sendiri," ucap Mahfud.
"Oleh sebab itu, kita enggak bicara soal capres-cawapres, yang penting kita tahu itu misalnya kalau untuk koalisinya PDIP itu nanti akan ditentukan koalisi yang dipimpin Ibu Megawati. Bu Megawati itu punya sumber-sumber, sudah kayak survei terbuka disiarkan orang maupun survei sendiri itu sudah punya," imbuhnya.
Pernyataan ini disampaikan Mahfud, usai bakal capres PDIP Ganjar Pranowo mengunggah foto yang memperlihatkan dirinya tengah menikmati kopi bersama Mahfud MD. Foto itu diunggah Ganjar pada Minggu (10/9) sore.
Dalam foto itu, Ganjar telihat asik dan santai berbincang dengan Mahfud MD. "Ngopi bareng beliau bikin sore makin asyik, terimakasih ya Prof Mahfud MD," tulis Ganjar dalam unggahannya.(jpg/r2)
Editor : Redaksi Lombok Post