Selain itu sejumlah partai non parlemen hadir memberi dukungan kepada Prabowo sebagai bakal calon presiden (capres) pada Pilpres 2024.
"Hadir para ketua umum partai politik pendukung Koalisi Indonesia Maju, yaitu dari PAN, Golkar, Gerindra, PBB, Gelora, Prima, PSI, dan Garuda," kata Wakil Ketua Umum DPP Partai Amanat Nasional (PAN) Viva Yoga di Hambalang, Bogor, Jawa Barat, Minggu (17/9).
Viva menegaskan, pertemuan itu diadakan dalam rangka menyambut kehadiran Partai Demokrat untuk memberi dukungan kepada Prabowo Subianto di pilpres 2024. Saat ini, Prabowo telah resmi diusung dan didukung sebagai capres oleh Partai Gerindra, PAN, Partai Golkar, PBB dan Partai Gelora.
"Acara pada hari ini adalah menerima secara resmi pernyataan dukungan dari Partai Demokrat untuk Pak Prabowo menjadi calon presiden RI di Pilpres 2024. Seluruh ketua umum hadir kecuali Bang Yusril lagi ada acara di luar negeri," ucap Viva.
PAN menyambut baik bergabungnya Partai Demokrat ke dalam Koalisi Indonesia Maju (KIM). Sebab, bergabungnya Partai Demokrat diharapkan mampu menambah kekuatan untuk memenangkan Pilpres 2024.
"PAN mengucapkan syukur Alhamdulillah akhirnya partai demokrat dapat duduk berkoalisi bersama kami di Koalisi Indonesia Maju untuk pilpres 2024," pungkas Viva.
Bergabungnya Demokrat ke Koalisi Indonesia Maju (KIM) akan membuat jumlah kursi koalisi Prabowo memiliki jumlah kursi yang paling banyak di antara koalisi lain.
Pada pemilu 2019, Gerindra memperoleh 78 kursi dan 12,57 persen suara, PAN sebanyak 44 kursi dan 6,84 persen suara, Golkar mendapatkan 85 kursi dan 12,31 persen suara.
Jika Partai Demokrat ikut bergabung, maka terdapat tambahan 54 kursi dan 7,77 persen suara ke koalisi Prabowo. Apabila dijumlahkan maka koalisi Prabowo mendapatkan sebanyak 261 kursi dan 39,49 persen perolehan suara.
Hal tersebut jauh melebihi ambang batas pencalonan presiden yang minimal sebanyak 20 persen suara.Koalisi Prabowo nantinya juga akan jauh melebihi angka dari Koalisi Ganjar yang memperoleh 147 kursi dan 23,85 persen suara maupun Anies sebanyak 167 kursi.
Terkait makin besarnya koalisi KIM bakal calon presiden (capres) dari PDI Perjuangan Ganjar Pranowo memberi respons. Ia mengaku tak masalah, jika pendukung Prabowo Subianto akan gemuk dalam pesta demokrasi 2024.
"Enggak, biasa aja," singkat Ganjar saat ditemui di Djakarta Theater, Jalan MH Thamrin, Jakarta Pusat, Minggu (17/9).(jpg/r2)
Editor : Redaksi Lombok Post