Berhentinya dua figur pemimpin yang memiliki elektoral tinggi tersebut membuka lembar baru peta pertarungan Pilkada di Lombok Timur.
Pertanyaan tentang figur calon pemimpin yang tepat meneruskan perkhidmatan Sukiman Azmy bertautan. Meski beberapa nama bermunculan, namun banyak yang menilai belum ada sosok yang menyamai keduanya.
Berdasarkan hal itu, Lembaga Survei Poltrust Consulting NTB belum lama ini melakukan pendataan atas figur calon pemimpin daerah Lombok Timur.
“Dari data sementara yang kami miliki, Lotim ini memang minim figur,” kata Direktur Eksekutif Poltrust Consulting NTB M Zainal Abidin pada Lombok Post, kemarin (2/10).
Ia menyebutkan, memang ada beberapa nama figur yang bermunculan. Ia menemukan dua nama dengan elektoral yang cukup tinggi. Mereka adalah mantan Wakil Bupati periode 2018-2023 H Rumaksi dan mantan Wakil Bupati periode 2013-2018 H Haerul Warisin.
Kata Zaenal, sosok Rumaksi dan Haerul Warisin atau H Iron merupakan figur yang memastikan diri untuk bertarung sebagai Calon Bupati Lotim pada Pilkada 2024 mendatang.
Selain Rumaksi dan H Iron, ada juga nama-nama yang bermunculan seperti Anggota DPRD NTB H Moh Edwin Hadiwijaya, HM Djamaludin, dan juga putra Ali Bin Dachlan yang saat ini menjadi Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Lotim Asrul Sani.
Di tengah minimnya figur tersebut, menurut analisa Poltrust, kemungkinan yang bisa ramai menjadi pembicaraan masyarakat atau yang disorot warga Lotim adalah munculnya sosok baru.
Ia mengatakan, sosok baru itu bisa saja seperti Asrul Sani. Kendati belum dipastikan apakah ia akan maju di Pilkada 2024 mendatang, namun sejauh ini dirinya memiliki legitimasi sebagai seorang birokrasi yang baik. “Karirnya di birokrasi bagus, dan rekam jejaknya di birokrasi juga bersih,” jelas Zainal.
Ia juga menilai jika kemungkinan-kemungkinan lain bisa saja terjadi di tengah krisis figur tersebut. Poltrust yang berdiri pada tahun 2013 mendata kecenderungan kemunculan sosok baru yang hampir tidak diperhitungkan tapi bisa menjadi kuda hitam yang memenangkan pertarungan.
Kendati ada berbagai kemungkinan yang muncul, namun ada juga kemungkinan yang menurutnya akan cukup membingungkan banyak pihak jika terjadi. Salah satunya adalah kemungkinan mantan Wakil Gubernur NTB Hj Siti Rohmi Djalillah turun untuk menjadi calon Bupati Lotim.
“Menurut saya lucu saja kalau itu terjadi. Karena akan lebih baik maju menjadi nomor satu di NTB. Sebab data kami menyebutkan elektoral Umi Rohmi masih bagus bahkan justru meningkat,” paparnya.
Di tengah itu semua, Poltrust mencatat jika Lotim saat ini membutuhkan figur calon pemimpin yang benar-benar baru. “Artinya ia dapat mengutamakan gagasan dan ide-ide baru untuk membangun Lotim,” pungkasnya. (tih/r2)
Editor : Redaksi Lombok Post