Melalui Wasilah dan perjuangan Rachmat Hidayat, akhirnya masyarakat Pringgabaya Utara memiliki gedung serba guna bantuan dari Kemensos RI. Sehingga tak heran jika kehadiran Rachmat Hidayat di kantor Desa Pringgabaya Utara meresmikan dan serah terima gedung serba guna berlangsung meriah.
Hadir empat kepala desa tetangga, yakni Taufik, Kades Anggareksa; Idris, Kades Pohgading Timur; Wira Made, Kades Kerumut. Selain itu tampak pula puluhan kader dan fungsionaris PDIP Lotim.
Rachmat Hidayat yang juga Ketua DPD PDIP NTB dalam sambutannya mengatakan, gedung serba guna ini harus bisa dimanfaatkan dengan sebaik-baiknya. Terutama bagi ibu-ibu Pembinaan Kesejahteraan keluarga (PKK) di wilayah tersebut.
"Ibu-ibu bisa ngobrol, arisan. Karena namanya serba guna," kata Rachmat di hadapan masyarakat.
Selain itu, tokoh Gumi Gora ini juga menjelaskan bahwa ikatan batin antara PDIP dengan masyarakat Pringgabaya sudah terjalin sejak lama. Bahkan sejak tahun 1987 silam. Di mana saat itu PDIP pertama kali mendapatkan 2 kursi DPRD kabupaten dari dapil Pringgabaya.
"Waktu itu PDIP dapat kursi dua orang dari Kecamatan Pringgabaya. Jadi kalau saya kasih yang begini-gini ini masih tak seberapa, masih kurang, jauh (dari apa yang diberikan masyarakat)," ujarnya.
Tak hanya itu, Rachmat juga berjanji kepada masyarakat Pringgabaya akan menggelontorkan seluruh aspirasinya ke empat desa. "Ke depan, pokir-pokir saya bagikan merata untuk empat desa yang hadir hari ini," ujar Rachmat.
Di sisi lain, Rachmat juga meminta kepada anggota DPRD PDIP dapil 5 , termasuk Pringgabaya agar tidak hanya fokus pada basisnya yang ada satu desa saja. Dia menyarankan agar desa-desa yang lain juga dapat diprioritaskan.
"Jangan hanya Sambalia aja kamu perhatikan. Tetapi juga desa-desa yang lain ini juga diperhatikan di Pringgabaya ini," ujarnya menyindir salah satu anggota DPRD Lotim yang hadir.
Menurut Rachmat, kedekatan dirinya dengan masyarakat Pringgabaya hampir tidak ada jarak. "Jadi Pringgabaya ini sesungguhnya cuma saya tidak lahir saja saya di sini. Saya besar di sini dengan Mamiq Emok (sahabatnya)," imbuhnya.
Tidak hanya itu, Rachmat juga menyebutkan banyak jenis bantuan dari pemerintah pusat yang bisa dikucurkan kepada masyarakat. Mulai dari bantuan jaminan kesehatan dari BPJS, UMKM, dan rehab rumah tidak layak huni (RTLH).
"Jadi di Kemensos itu ada yang namanya Program PENA (Pahlawan Ekonomi Nasional) namanya. Itu nanti ada jatahnya masing-masing ibu UMKM bisa dapat Rp 5 juta satu orang. Begitu juga dengan rumah sehat, jadi siap rumahnya kurang bagus bisa kita berikan untuk rehab rumahnya Rp 20 juta," ungkap Rachmat.
"Dan itu semua untuk Pringgabaya semua. Nanti itu akan diberikan kepada empat desa di Pringgabaya. Kalau misalnya dapat Rp 200 juta sama-sama 50 rumah" sambungnya.
Pentingnya Jaminan Kesehatan
Di tempat yang sama, Kepala Dinas Sosial Lotim Suroto mengatakan, dinsos memiliki fungsi sebagai penyandang masalah kesejahteraan sosial (PMKS). Di sana kata Suroto, banyak hal yang perlu ditangani oleh pemerintah. Mulai dari fakir miskin, orang telantar, lansia, disabilitas, orang dengan gangguan jiwa (ODGJ), dan kesehatan masyarakat.
"Sehingga kalau bapak ibu sekalian datang ke kantor bupati. Salah satu kantor yang paling rame sampai sore ya dinsos. Karena nangani paling banyak," katanya.
Kendati demikian, Suroto menjelaskan bahwa seluruh masyarakat pasti bakal difasilitasi namun tentu dengan melihat kondisi keuangan daerah. "Kalau tidak bisa kita tangani di daerah, kita ajukan ke provinsi dan ke pusat. Dan terbukti yang kami ajukan ke pusat selalu direspons berkat komunikasi dengan DPR RI Pak Rachmat Hidayat, alhamdulillah," ujarnya.
Menurut dia, yang paling banyak dikeluhkan oleh masyarakat Lotim saat ini adalah persoalan Kartu Indonesia Sehat (KIS). Sehingga program tersebut saat menjadi prioritas oleh pemerintah kabupaten. "Dan hari ini itu sebagai prioritas Pj bupati, tahun ini bercita-cita 90 persen. Maunya 100 tetapi yang mampu ya diharapkan bayar sendiri, dan yang tidak mampu akan menjadi tanggungan pemerintah," ungkapnya.
Suroto menyebut, sejauh ini pemerintah pusat telah memberikan sebanyak 736 ribu layanan. Kemudian pada bulan depan pihaknya bakal mendapatkan jatah lagi sebanyak satu persen sehingga sisa yang belum tercover BPJS tinggal dua persen.
"Dua persen itu jumlahnya 26 ribu, dan di daerah siap untuk mengeluarkan anggaran. Tetapi akan lebih baik kami akan meminta bantuan kepada ayahanda (Rachmat Hidayat) yang 26 ribu itu mudah-mudahan ada pengurangan dari pemerintah pusat sehingga kabupaten sisanya sesuai dengan kemampuan," imbuhnya.
Dengan begitu, seluruh masyarakat Lotim akan terlayani semua dengan jaminan kesehatan dari pemerintah. "Minimal masyarakat punya BPJS, agar tidak perlu nunggu sakit yang penting sudah punya duluan. Agar tidak sekarang sakit baru buat," katanya.
Sulap Tomat Jadi Permen
Sementara itu, Kepala Desa Pringgabaya Utara Zulkarnaen menyampaikan ucapan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada Rachmat Hidayat. Menurut dia, sudah banyak yang telah diberikan oleh Rachmat Hidayat kepada Desa Pringgabaya Utara. Pada saat pembebasan lahan BUMDes Pringgabaya Utara, Rachmat Hidayat kata dia ikut melobi bupati Lotim sehingga mau tanda tangan.
"Bahkan itu nilainya tidak sedikit, insya Allah ke depan ini ada lapangan," ujarnya.
Tak hanya itu, Zulkarnaen menjelaskan gedung serba guna ini bakal dikelola BUMDes untuk pemasukan bagi desa. "Nanti di sini akan ada tempat ibu-ibu yang akan membuat tomat menjadi permen, dan produk itu akan kita buatkan sertifikat halal," imbuhnya.
Dengan begitu, masyarakat Pringgabaya Utara akan merasakan peningkatan kesejahteraan. "Jadi besok itu sudah tidak perlu lagi ibu-ibu minta ke suami," terangnya.
Di sisi lain, Zulkarnaen berharap bantuan berupa gedung itu tidak menjadi pemberian terakhir dari Rachmat Hidayat. Dia meminta kepada masyarakatnya sama-sama mendoakan Ketua DPD PDIP NTB itu agar senantiasa diberikan kesehatan oleh Allah SWT.
"Karena hanya beliau wakil rakyat yang benar-benar memikirkan kita. Semoga Pak Rachmat kembali terpilih dan dapat melanjutkan apa yang sudah diberikan sekarang ini," harapnya.
Ucapan dari Tokoh Perempuan
Rahmat yang dijuluki Robin Hood ini juga selalu memberikan kesempatan kepada para tokoh perempuan di setiap desa yang dikunjungi. Salah satu pelaku UMKM Pringgabaya, Iin Noviani mengatakan, sebelumnya para UMKM di Pringgabaya Utara hanya mendapatkan bantuan dari perusahaan saja, namun itu dalam jumlah yang tidak terlalu besar.
"Kayaknya itu tidak maksimal juga bantuannya, kami minta bantuan yang mungkin lebih bisa menjamin untuk kesejahteraan ibu-ibu ini," katanya.
Untuk itu, Iin sangat berharap silaturahmi antara masyarakat Pringgabaya dengan Rachmat Hidayat tak ada putusnya. Ia mengakui bahwa baru kali ini ada anggota DPR RI yang konsen kepada masyarakat desa.
Selepas peresmian dan serah terima gedung serba guna, Rachmat Hidayat memberikan sumbangan jutaan rupiah kepada beberapa elemen warga desa Pringgabaya Utara. Seperti bantuan untuk kegiatan BPD Pringgabaya Utara, untuk pemuda/wirausaha desa, dan bantuan untuk kaum perempuan UMKM.
"Semoga bantuan ini bisa bermanfaat mendukung berbagai kegiatan bapak ibu sekalian untuk memacu semangat gotong royong di Desa Pringgabaya Utara ini," imbuh Rachmat. (r5/ADV)
Editor : Redaksi Lombok Post