Metropolis Nasional Ekonomi Bisnis Politika Hukrim Astra Honda NTB Sportivo Newstainment Pendidikan Video Dunia Teknologi Kesehatan Gaya Hidup Kuliner Lapsus Lifestyle Opini Aneka

Setelah Lotim, Rachmat Hidayat Kembali Salurkan Bansos Kemensos Rp 198,75 Miliar Lebih untuk Masyarakat Lobar

Rury Anjas Andita • Kamis, 23 November 2023 | 10:28 WIB
SEMOGA BERMANFAAT: Anggota Komisi VIII DPR RI dapil Lombok dari PDI Perjuangan Rachmat Hidayat saat menyalurkan bansos Kemensos kepada warga Lobar di Sentra Paramita Mataram, Rabu (22/11).
SEMOGA BERMANFAAT: Anggota Komisi VIII DPR RI dapil Lombok dari PDI Perjuangan Rachmat Hidayat saat menyalurkan bansos Kemensos kepada warga Lobar di Sentra Paramita Mataram, Rabu (22/11).

LombokPost-Anggota Komisi VIII DPR RI dapil Lombok dari PDI Perjuangan Rachmat Hidayat kembali menyalurkan bantuan sosial Kemensos RI. Rabu (22/11) giliran masyarakat Lombok Barat menerima aneka bantuan senilai Rp 198,75 miliar lebih.

Bantuan itu terdiri dari PKH untuk 42.518 KPM, RST untuk 1 KPM, YAPI untuk 854 KPM, permakanan lansia untuk 849 KPM, bantuan Atensi untuk 12 KPM, bantuan permakanan disabilitas untuk 81 KPM, dan bantuan sembako untuk 73. 302 KPM. Semua bantuan itu diserahterimakan di kantor Sentra Paramita Mataram.

Rachmat Hidayat mengatakan sebagai anggota DPR RI, pihaknya ikut mengawasi pemberian bansos dari Kemensos. "Saya sebelumnya juga menyerahkan dana hibah dari Kemensos untuk Lombok Barat Rp 1 Miliar lebih, KLU Rp 280 juta lebih, dan Kota Mataram Rp 452 juta," bebernya.

Ketua DPD PDIP NTB itu berharap bantuan ini dapat dijadikan modal dan bekal untuk hidup agar sejahtera. "Jadi pemerintah ini memberikan pancingnya, bukan ikannya. Nanti ada yang lain-lain. Karena pemerintah harus hadir sekarang dengan masyarakat miskin, anak yatim piatu. Bantuan ini semua bentuk pengejawantahan dari UUD 45," tandas Rachmat .

Terpisah, Kepala Sentra Paramita Mataram Raden Latifah Ningrum menguraikan satu per satu aneka jenis bantuan sosial Kemensos RI di akan diterima oleh Kelompok Penerima Manfaat (KPM). Bantuan PKH untuk 42.518 KPM Rp 21.366. 889.198 dan bantuan RST untuk 1 KPM Rp 20 juta.

"Selanjutnya bantuan YAPI untuk 854 KPM Rp 487.600.000. Bantuan permakanan lansia untuk 849 KPM Rp 819. 540.000. Kemudian ada bantuan Atensi untuk 12 KPM Rp 28.838.310. Bantuan permakanan disabilitas untuk 81 KPM Rp 112. 148.000. Terakhir bantuan sembako untuk 73.302 KPM Rp 175.924.800.000," beber Raden Latifah Ningrum.

Kepala Dinas Sosial Lombok Barat HL Martajaya menjelaskan, bantuan ini sangat penting sekali untuk Lombok Barat. "Semua program tersebut untuk mengatasi kemiskinan ekstrem. Saat ini semua OPD sedang bahu-membahu mengatasi stunting," kata Lalu Martajaya.

Lebih lanjut dikatakan, saat ini angka kemiskinan ekstrem di Lombok Barat 12,30 persen. Menurut dia, ada peran PKH yang besar dalam menurunkan angka kemiskinan di Lombok Barat. “Akhir tahun ini kami berusaha turun di bawah satu digit," paparnya.

Ditambahkan, berkat kebersamaan stakeholder di Lombok Barat apa yang menjadi misi pemerintah dan ini mudah-mudahan bisa tercapai. Sehingga nanti diharapkan masyarakat di Lombok Barat bisa sejahtera.

“Kalau sudah sejahtera mereka keluar dengan sendirinya dari program ini, baik itu keluarga harapan maupun penerima program sembako," pungkasnya. (r5)

Editor : Rury Anjas Andita
#Kemensos #Rachmat Hidayat #Bansos #PDIP