LombokPost-Menutup tahun 2023, Anggota DPR RI dapil Lombok dari PDI Perjuangan Rachmat Hidayat kembali berbagi bantuan kemanusiaan. Kali ini Ketua DPD PDI Perjuangan itu menyumbang dua kursi roda untuk warga umat Hindu di Banjar Tulamben, Lingkungan Gulinten, Kelurahan Pagutan Mataram.
Sementara sisa kursi roda lainnya akan dibagikan anggota DPRD Kota Mataram dari PDIP kepada yang memerlukan bantuan. "Kalau saya sendiri yang membagikan bantuan kursi roda akan lama tersalurkan. Untuk itu saya minta tolong anggota DPRD Kota Mataram untuk membagikan juga," tutur Rachmat Hidayat, Jumat (29/12).
Selain itu Sabtu (30/12), Rachmat Hidayat juga membagikan bantuan 30 Rumah Sejahtera Terpadu (RST) di Desa Pemongkong dan Seriwe, Kecamatan Jerowaru, Lombok Timur. Bantuan ini untuk warga miskin/janda dan orang tua jompo. Per rumah sejahtera terpadu (RST) dijatah Rp 20 juta per KK.
Untuk pembagian 30 RST, Rachmat Hidayat mewakilkan serah terima bantuannya kepada Ahmad Sukro dan Ahmad Amrullah. Turut hadir dalam prosesi serah terima bantuan 30 RST ini Kepala Dinas Sosial Lombok Timur H Suroto dan Kades Pemongkong Rudi Mulyono
Semua bantuan kemanusiaan ini bersumber dari aspirasi dan wasilah Rachmat Hidayat sebagai Anggota DPR RI Komisi VIII yang bermitra dengan Kemensos RI. Selain itu, pemberian bantuan kursi roda, Rachmat secara pribadi memberikan sumbangan tunai untuk 13 banjar di lingkungan Kelurahan Pagutan.
Acara pemberian bantuan kemanusiaan Rachmat Hidayat diacarakan dalam simakrama yang dilangsungkan di Banjar Tulamben, Lingkungan Gulinten, Keluruhan Pagutan, Kota Mataram. Hadir dalam simakrama ini ketua 13 banjar se-Kota Mataram, Mantan Ketua PHDI NTB yang juga tokoh di lingkungan Pakraman Pagutan I Gede Mandra. Selain itu hadir sejumlah anggota DPRD NTB dan Kota Mataram dari PDI Perjuangan antara lain Made Slamet, I Wayan Wardana, dan I Gde Wiska.
Terkait sumbangan pribadinya untuk 13 banjar, Rachmat mengatakan semata-mata untuk saling menguatkan dan berbagi untuk kebaikkan bersama bersama dalam merawat persaudaraan dan silaturahmi. "Terus terang saya kaget dengan sambutan yang hadir dalam simakrama ini ada tokoh dari 13 banjar yang hadir. Awalnya saya pikir, hanya mendatangi rumah yang memerlukan bantuan kursi saja. Tidak tahunya sama anggota DPRD saya, I Wayan Wardana dibuatkan acara seperti ini. Kalau gitu saya nyumbang masing-masing Rp 2,5 juta untuk kegiatan bersih-bersih di 13 banjar ," kata Rachmat di sambut tepuk tangan meriah.
Selanjutnya Rachmat mengucapkan terima kasih atas sambutan dan kehadiran para tokoh dari tiga belas banjar menerimanya. "Sekali lagi saya menghaturkan terima kasih atas sambutannya dalam simakrama sore ini," imbuh Rachmat .
Perhatian untuk Umat Hindu
Sementara itu, Ketua Yayasan Dharma Laksana Mataram Made Slamet menegaskan bahwa selama ini H. Rachmat Hidayat senantiasa memberikan perhatian kepada umat Hindu. “Termasuk bagaimana beliau memberikan izin dan merestui kepada saya untuk memimpin dan memperbaiki kinerja sebuah yayasan milik satu-satunya umat Hindu yakni Yayasan Dharma Laksana Mataram,” ujarnya.
"Awalnya saya menghadap ke beliau sehubungan saya diminta oleh penglisir-penglisir untuk mengurus dan memimpin Yayasan Dharma Laksana yang saat itu masih kocar kacir. Oh silakan kata beliau ," ujar Made Slamet menirukan ucapan Rachmat.
Saat ini, lanjut Made Slamet Yayasan Dharma Laksana Mataram sudah bertambah maju, bangunannya sudah meningkat. “Dan semua yang kami lakukan tersebut atas perintah pak ketua H Rachmat Hidayat, termasuk dananya bermiliar-miliar untuk membangun dan membesarkan yayasan satu-satunya yayasan milik umat Hindu.
"Termasuk peresmian asrama putra, termasuk pemberian nama aula yang H Rachmat Hidayat namai yakni Aula Bung Karno," terang Made Slamet yang juga Ketua DPC PDI Perjuangan Kota Mataram.
Terpisah Mantan Ketua PHDI NTB yang juga salah tokoh di Desa Pakraman Pagutan I Gede Mantra secara singkat mengakui peran dan partisipasi anggota legislatif dari PDIP dalam membina konstituen.
Bantuan 30 RST di Lotim
Sementara itu pada Sabtu (30/12), Rachmat Hidayat juga membagikan 30 unit Rumah Sejahtera Terpadu (RST) untuk warga miskin/janda miskin dan orang tua jompo di Desa Pemongkong dan Sirewe. Acara penyerahan bantuan 30 RST dilakukan di aula kantor Desa Pemongkong.
Dalam sambutannya mewakili Pemkab Lotim, Kadis Sosial H Suroto berharap agar bantuan 30 RST yang bersumber dari aspirasi anggota DPR RI dapil Lombok H Rachmat Hidayat ini bisa diselesaikan dengan baik dan sesuai spesifikasi. Hal ini agar bisa dijadikan contoh bagaimana bantuan 30 RST bisa dipakai dengan layak oleh warga Desa Pemongkong dan Seriwe.
"Semoga bantuan 30 RST ini bisa berguna sebagai tempat tinggal yang layak untuk masyarakat Pemongkong dan Seriwe penerima manfaat," tutur H Suroto.
Sementara itu Kades Pemongkong Rudi Mulyono juga mengucapkan terima kasih atas atensi dan kepedulian anggota DPR RI dapil Lombok dari PDI Perjuangan H Rachmat Hidayat dalam memberikan bantuan rumah sejahtera terpadu warganya yang miskin.
"Mewakili warga Desa Pemongkong, saya mengucapkan terima kasih atas bantuan 30 unit RST. Semoga perhatian dan atensi H Rachmat Hidayat tidak berhenti sampai di sini," harap Rudi Mulyono.
Ahmad dan Ahmad Sukro yang mewakili Rachmat Hidayat berjanji akan meneruskan aspirasi warga desa Pemongkong dan Seriwe terkait keberlanjutan aspires H Rachmat Hidayat di wilayah selatan.
"Insya Allah Kak Tuan H Rachmat Hidayat ke depan tetap akan membagikan bantuan untuk warga bagian selatan tanpa pandang bulu. Dalam waktu dekat masih ada beberapa bantuan yang akan turun lagi di wilayah selatan," ujar Ahmad Amrullah didampingi Ahmad Sukro. (r5)
Editor : Rury Anjas Andita