Kubu Prabowo Gibran Ngotot Satu Putaran, AMIN Yakin Menang di Putaran Dua

Fatih Kudus Jaelani • Dipublikasikan Jumat, 19 Januari 2024 | 07:21 WIB

Para capres beradu gagasan dalam debat ketiga Pilpres 2024 di Istora Senayan, Jakarta, Minggu (7/1/2024).
Para capres beradu gagasan dalam debat ketiga Pilpres 2024 di Istora Senayan, Jakarta, Minggu (7/1/2024).
LombokPost--Tim Kampanye Daerah (TKD) Prabowo-Gibran NTB menerangkan alasan timnya optimis menang satu putaran di pilpres mendatang.

Hal itu diungkapkan Sekretaris TKD Prabowo-Gibran NTB Nauvar Furqoni Farinduan menanggapi komentar Nasdem NTB yang menilai tim 02 tengah tertekan dengan target satu putaran.

 

“Saya pikir itu argumentasi yang sengaja dimunculkan oleh lawan paslon 02 (01 dan 03, red). Bagi kami, satu putaran itu penting agar agenda kerja nasional tidak terganggu akibat panjangnya periodisasi Pilpres,” kata Nauvar Furqoni Farinduan atau yang akrab disapa Farin pada Lombok Post, kemarin (17/1).

 

Di 2024 ini, setelah perhelatan Pileg dan Pilpres, kata Farin ada Pilkada yang jika Pilpres berlanjut dua putaran akan menjadikan kerja ganda bagi penyelenggara dan pemerintah. Kendati hal itu telah diprediksi dan diantisipasi, namun tim 02 menilai lebih cepat akan jauh lebih baik.  

 

“Tidak hanya pemenangan. Tapi hal ini juga bisa meringankan beban-beban dan agenda kerja pemerintahan. Kita melihat dari sudut pandang positif,” terangnya.

 

Namun bukan berarti tim 02 memandang dua putaran sebagai sesuatu yang tidak bisa dihadapi, seperti halnya yang diyakini oleh Nasdem NTB dan partai koalisi perubahan saat ini.  Kata Farin, memang mencapai target tersebut bukanlah hal yang ringan. Namun bukan berarti kerja mereka akan lebih berat jika terjadi dua putaran.

 

“Kalau masuk dua putaran tentu kami jos terus. Intinya pak Prabowo-Gibran akan dilantik menjadi Presiden dan Wakil Presiden di tahun 2024,” tegasnya.

 

Wakil Ketua DPRD NTB itu juga menegaskan saat ini fokus TKD NTB adalah bisa menang satu putaran. Sehingga agenda piplres bisa lebih cepat diselesaikan, dan agenda pemerintah maupun agenda politik lainnya dapat kembali berjalan normal.

 

Untuk itu, ia meyakini selalu ada resiko dan langkah-langkah antisipatif dari tim. Ada skema A dan skema B, juga alternatif skema lainnya yang telah dipersiapkan dengan matang oleh tim.

“Kami ini (Gerindra) memiliki pengalaman panjang. Saat ini kami sudah bisa sedikit tersenyum karena hasil survei sudah menunjukkan kemenangan itu. Di nasional 50 plus satu, di NTB 60 persen,” klaimnya. 

 

Farin sendiri menampik dugaan ketakutan tim 02 menghadapi putaran kedua. Kata dia, politik sangat cair. Dugaan bergabungnya 01 dan 03 jika terjadi putaran kedua dan juga kepastian kemenangan pasangan AMIN atas Prabowo-Gibran di putaran kedua menurutnya hanya fantasi lawan dari paslon 02.

 

“Sering sekali terjadi, hasil akhirnya di luar bayangan-bayangan dan narasi yang kita bangun hari ini. Sekarang in ikan mereka (01) sedang berfantasi berharap ada pergeseran ceruk. Kalau kami berbicara analisis objektif. Mau satu atau dua putaran, Insyaallah Prabowo-Gibran akan dilantik menjadi Presiden dan wakil presiden,” paparnya.

 

Sebelumnya Sekretaris DPD Partai Nasdem NTB Wahidjan mengatakan jubir TKN Prabowo-Gibran Fahri Hamzah sedang dalam tekanan tim nasionalnya yang memaksakan diri untuk menang satu putaran. “Sementara fakta yang ada, itu pasangan Prabowo-Gibran ini kan

belum bisa mencapai 50 persen plus satu itu,” kata Wahidjan.

 

Di saat yang sama, ia meyakini pasangan AMIN akan masuk dalam putaran kedua. Di mana

saat ini seluruh mesin partai Nasdem bersama partai lainnya di koalisi perubahan juga terus

bergerak memastikan kemenangan. Terkait coattail effect, bagi Wahidjan hal itu mengalir

dan dalam menjalankan instruksi partai, seluruh caleg Nasdem diharuskan

mempropagandakan AMIN.

 

“Di mana setiap baliho ada foto AMIN. Secara otomatis kami pasti akan mendapatkan efek

itu,” jelasnya.

 

Ia menyebut dalam wacana yang dilontarkan Fahri, terdapat aroma kepanikan terhadap

kegagalannya untuk mencapai target satu putaran. Apalagi, kata Wahidjan, prediksi dan

analisis mayoritas pengamat politik, Prabowo-Gibran dipastikan akan kalah jika berhadapan

dengan AMIN di putaran kedua. “Makanya saya melihat bang Fahri sedang panik sendiri ini,”

tuturnya.

 

Sementara itu Ketua DPD Nasdem NTB H Rumaksi kembali menerangkan analisa internal partai yang memandang Anies-Cak Imin (AMIN) sudah pasti akan mengalahkan Prabowo-Gibran di putaran kedua.

“Kalau dia dua putaran, pasti dia kalah Prabowo-Gibran. Karena kita pasti gabung dengan Capres 03,” kata Rumaksi.

 

Selain itu, mantan Wakil Bupati Lotim itu juga menegaskan ketidakyakinannya pada Prabowo-Gibran menang satu putaran.

“Kalau satu putaran kita tidak pernah yakin. Kecuali dia melakukan kecurangan. Kalau itu jalan dan masyarakat di intimidasi, kita sudah punya data, lain ceritanya. Itu saja yang kita takutkan,” sambungnya. (tih/r2)

Editor : Redaksi Lombok Post
amin Anies Muhaimin prabowo gibran dua putaran