Metropolis Nasional Ekonomi Bisnis Politika Hukrim Astra Honda NTB Sportivo Newstainment Pendidikan Video Dunia Teknologi Kesehatan Gaya Hidup Kuliner Lapsus Lifestyle Opini Aneka

Lalu Iqbal Temui Petinggi Partai Golkar dan PPP NTB

Fatih Kudus Jaelani • Selasa, 23 Januari 2024 | 06:59 WIB

Ketua DPD Partai Golkar H Mohan Roliskana (kanan) berfoto bersama Jubir Kemenlu RI Lalu Muhammad Iqbal (kiri) usai bersilaturahmi di Kota Mataram, kemarin (21/1).
Ketua DPD Partai Golkar H Mohan Roliskana (kanan) berfoto bersama Jubir Kemenlu RI Lalu Muhammad Iqbal (kiri) usai bersilaturahmi di Kota Mataram, kemarin (21/1).
LombokPost-- Jalan Lalu Muhamad Iqbal untuk melangkah maju ke kontestasi Pilgub 2024 NTB kian terang benderang. Selain telah mulai memasang baliho dirinya pada tempat-tempat strategis di sejumlah daerah, mantan Duta Besar RI untuk Turki itu kian rajin bersafari politik. Kemarin (21/1), Iqbal menemui Ketua DPD Partai Golkar NTB H Mohan Roliskana dan Ketua DPW Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Muzihir di Kota Mataram.

 

“Beliau itu (Mohan) bukan orang lain bagi saya. Satu, sama-sama alumni Jogja (Joglo). Kalau Joglo itu belum ngomong saja sudah saling tahu isi hati, sudah saling paham. Kedua, beliau kan Wali Kota. Kita tahu Mataram adalah etalase NTB. Jadi kalau mau mikirin NTB nggak mungkin nggak mikirin Kota Mataram,” kata Iqbal dalam keterangan persnya usai menemui dua petinggi partai pemenang Pileg 2019 di NTB.

 

Dalam pertemuan yang berlangsung di Pendopo Wali Kota Mataram itu, Iqbal mengaku mendapat banyak pencerahan dari Mohan. Baik tentang program yang sudah dilakukan, juga rencana-rencana ke depannya.

 

“Saya menyampaikan dukungan sepenuhnya kepada beliau. Jadi tukar pikiran lebih banyak masalah ummat dan NTB,” bebernya.

 

Jubir Kemenlu RI itu juga menilai Mohan merupakan sosok yang telah teruji. Hal itu terlihat dari bagaimana ia memimpin partai Golkar NTB yang menjadi pemenang pada Pemilu 2019 lalu. Selain itu, alasan silaturahmi juga dikatakan karena ia memiliki kedekatan secara kekeluargaan dengan Mohan.

 

“Kakek saya TGH Najamudin Makmun mendirikan Sekber Golkar di akhir tahun 1960-an. Jadi keluarga saya punya hubungan emosional dan historis dengan Golkar,” papar Iqbal.

 

Sementara kunjungan ke Ketua DPW PPP NTB Muzihir juga dilakukan dalam rangka silaturahmi. Dalam pertemuan tersebut, Iqbal mengaku banyak bicara perihal agenda-agenda keummatan.

 

"Yang jelas ini silaturohmi. PPP ini kan partai tua, partai besar di NTB yang sejak zaman orde baru sampai sekarang tetap jadi partai besar. Artinya penerimaan di publik juga kuat. PPP juga partai yang dibangun dari fusi partai islam, dari dulunya merepresentasikan ummat, pesantren, dan santri," paparnya.

 

Selain berdiskusi seputar keummatan, Iqbal menerangkan jika dirinya banyak berkonsultasi dan mendapat masukan dari Muzihir. Khususnya dengan pengalaman Muzihir sebagai anggota DPRD NTB tiga periode.

 

“Beliau punya memori yang panjang. Sebagai anggota DPRD tiga periode pasti sudah tahu luar dalamnya soal kondisi ummat. Dan keinginan kita sama-sama berkontirbusi di dalam membangun ummat,” jelasnya.

 

Sementara itu, Ketua DPD Partai Golkar NTB H Mohan Roliskana menegaskan jika pertemuan dengan Lalu Iqbal merupakan silaturahmi biasa. Kata Mohan, sebagai sahabat, banyak hal yang mereka diskusikan. Termasuk persoalan di luar urusan-urusan yang berkaitan dengan kapasitasnya sebagai kepala daerah. 

 

Kendati demikian, Mohan tak menampik, dalam diskusinya, mereka berdua juga membicarakan perihal dinamika politik di NTB. Termasuk berbagi tentang sejumlah strategi yang ia terapkan dalam membangun Kota Mataram.

 

“Saya tentu senang bisa bertemu dengan beliau. Membuka wawasan dan khazanah pemikiran kita masing-masing. Tidak hanya urusan-urusan politik. Tetapi juga urusan lain yang berkaitan dengan isu ke-NTB-an. Termasuk perhatian beliau dengan Kota Mataram," terangnya.

 

Seperti halnya Mohan, Ketua DPW PPP NTB Muzihir juga mengaku kunjungan Lalu Iqbal ke kediamannya bukan merupakan konsolidasi politik. Melainkan pertemuan silaturahmi biasa.

 

“Ini pertemuan silaturahim biasa. Tokoh-tokoh di NTB perlu saling mengunjungi. Kami banyak bicara urusan keummatan dan pesantren. Kebetulan beliau kan juga dulu santri. Beliau punya rekam jejak di urusan ummat,” terang Muzihir.

 

Muzihir tak menampik dalam diskusi tersebut, ia sempat membicarakan perihal kontestasi Pilgub NTB 2024. Kata Muzihir, ia menangkap sinyalnya (maju di Pilgub) dari banyak pihak.

 

“Dan kami juga demikian. Yang jelas nanti pada saatnya kita bicara lebih jauh. Sekarang beliau jalan dulu, kita doakan yang terbaik. Beliau bagaimanapun harus terus silaturahim ke tokoh dan semua parpol,” sambungnya.  (tih/r2)

Editor : Redaksi Lombok Post
#Pilgub NTB #Lalu Muhammad Iqbal #H Muzihir #Mohan Roliskana