Metropolis Nasional Ekonomi Bisnis Politika Hukrim Astra Honda NTB Sportivo Newstainment Pendidikan Video Dunia Teknologi Kesehatan Gaya Hidup Kuliner Lapsus Lifestyle Opini Aneka

Hasil Pemilu 2024, Jumlah Wakil Perempuan di DPRD NTB Meningkat

Redaksi Lombok Post • Minggu, 24 Maret 2024 | 16:40 WIB

MEMBAHAS BERSAMA: Suasana rapat di DPRD NTB saat membahas produk hukum yang akan dihasilkan nanti, apakah itu prakarsa Pemprov NTB atau DPRD NTB sendiri, dengan mendengarkan usulan dari para pihak.
MEMBAHAS BERSAMA: Suasana rapat di DPRD NTB saat membahas produk hukum yang akan dihasilkan nanti, apakah itu prakarsa Pemprov NTB atau DPRD NTB sendiri, dengan mendengarkan usulan dari para pihak.
LombokPost--Hasil Pemilu Legislatif (Pileg) 2024 membawa warna baru dalam komposisi anggota DPRD NTB. Dibanding pileg 2019, Pileg kali ini berhasil meloloskan sejumlah figur perempuan ke parlemen.

 

 

Di Dapil 2 Lombok Barat-KLU, muncul dua wajah srikandi baru yang akan duduk di Udayana. Mereka adalah Hj Nanik Suryatiningsih dari Partai Gerindra yang memeroleh suara sebanyak 21.529 dengan total 66.141 suara partai.

 

Kemudian dari dapil yang sama ada  Hj Rohani dari partai Perindo yang memeroleh 12.395 suara dengan total 39.920 suara partai. Selanjutnya di Dapil 3 ada caleg petahana Baiq Isvie Rupaeda dengan suara 35.871 dan Hj Lale Yaqutunnafis dari partai Gerindra dengan 25.590 suara.

 

Di Dapil 6 (Kota Bima, Kabupaten Bima, dan Dompu) ada Nadirah dari Partai Bulan Bintang (PBB) dengan suara sebanyak 14.224           dan total 29.255 suara partai.

 

Terakhir di Dapil 8 Lombok Tengah ada Megawati Lestari dari partai Golkar dan Sitti Ari dari PPP.

 

 Dua politisi perempuan Lombok Tengah ini menduduki kursi pertama dan kedua. Megawati meraih 27.532 suara dengan total 54.139 suara partai, sedang Sitti Ari memeroleh 19.669 suara dengan total 48.877 suara partai.

 

Pengamat politik NTB Darwan Samurdja menerangkan bertambahnya srikandi yang duduk di Udayana membuktikan keberterimaan perempuan sebagai legislator cukup baik di masyarakat NTB.

 

 “Disamping bagaimana keseriusan para Caleg Perempuan ini berjuang,” kata Darwan.

 

Selain itu, Darwan menilai kesadaran berpolitik perempuan sudah terbangun baik di NTB. Selain di tingkatan Provinsi, di tingkatan DPRD Kabupaten/Kota juga memperlihatkan sejumlah tokoh perempuan yang aktif.

 

“Misalanya seperti Nyanyu Ernawati di Kota Mataram. Di DPD RI sekarang ada ibu Evi dan Mirah. Di DPR RI juga tidak hanya Ibu Sari, tapi ada Lale Syifaunnufus,” terangnya. 

 

Investasi politik sosial caleg-caleg perempuan di NTB dinilai sudah cukup besar. Hal itu kemudian ditopang oleh modal kapital. Selain itu, mereka juga didukung oleh ide dan gagasan yang juga cukup berterima di tengah masyarakat.

 

“Bagi teman-teman caleg perempuan yang baru menang dan duduk di Parlemen, tentu ini menjadi tantangan yang cukup menarik bagi mereka. Pengabdian mereka harus mampu dibuktikan. Jika berhasil, saya pikir nanti di Pemilu 2029 akan lebih banyak lagi yang terpilih,” jelasnya.

 

 

Megawati Akan Fokus Pada Pembangunan Perempuan

 

 

Sementara itu  Megawati Lestari  akan menjadi legislator perempuan termuda di DPRD NTB.

Perempuan kelahiran Praya, 10 April 1994 berhasil mengumpulkan  27.532 suara.

 

“Alhamdulillah. Kami bersyukur, kemenangan ini adalah kemenangan bersama. Bukan hanya kerja pribadi saya, tapi banyak pihak,” kata Megawati pada awak media, kemarin (21/3).

 

Megawati menjelaskan di Udayana nanti ia akan lebih banyak berfokus untuk berbicara tentang pembangunan yang berpihak pada perempuan. Wabilkhusus perempuan di Lombok Tengah. Menurutnya perempuan mesti diberikan kesempatan dan akses yang sama untuk mengaktualisasikan dirinya.

 

“Saya tentu akan berdiskusi dengan banyak pihak. Tentu salah satu yang akan menjadi perhatian saya adalah bicara kepentingan perempuan. Perempuan mesti berdaya, bisa berdiri di atas kakinya sendiri,” terangnya.  (tih/r2)

 

 

 

 

Editor : Redaksi Lombok Post
#Baiq Isvie Rupaeda #DPRD NTB #pileg