LombokPost-Ketua Komisi II DPRD Kota Mataram Herman mengingatkan agar masyarakat peka terhadap perkembangan situasi pasca pileg dan pilpres belum lama ini. ”Karena apapun perkembangan yang terjadi di tingkat pusat dipastikan akan memberi dampak hingga ke tingkat daerah. Termasuk di Kota Mataram, sebagai Ibu Kota Provinsi NTB,” kata Herman, kemarin.
Diketahui, kepemimpinan di tingkat pusat tak lama lagi akan bergeser dari Presiden ke-7 Joko Widodo kepada Presiden ke-8 terpilih Prabowo Subianto. Jajaran kabinet pun tentu akan mengalami banyak perubahan personil.
Herman menilai sangat wajar jika nanti banyak kementerian dan badan pemerintahan yang diisi oleh orang-orang pilihan presiden dan wakil presiden terpilih.
”Saya rasa akan sangat wajar kabinet nantinya diisi oleh orang-orang pilihan Pak Prabowo dan Mas Gibran. Tentu berasal dari kader Partai Gerindra,” jelasnya.
Merujuk dari hal itu, Herman menekankan agar masyarakat harus mampu menyesuaikan diri jika menginginkan Mataram mengalami perkembangan yang optimal. Karena, menurutnya, tidak bisa dipungkiri bahwa pembangunan hanya bisa terjadi dengan sangat baik bila pemerintah daerah mendapat dukungan yang baik pula dari pemerintah pusat.
”Anggaran untuk daerah itu jumlahnya sangat terbatas. Sementara pembangunan yang baik untuk kota ini membutuhkan anggaran yang jauh lebih besar dari alokasi yang memang disediakan. Salah satu solusi utamanya adalah bantuan anggaran dari pusat,” terang Herman.
Menurut dia, komunikasi yang baik dengan pemerintah pusat ini menjadi syarat mutlak. Terutama ketika pemerintah di Mataram memiliki hubungan baik dengan pusat. ”Salah satu jalur membangun hubungan baik adalah jika pemerintah kita berasal dari satu partai dengan penguasa di pusat,” tegas dia.
Dewan tiga periode itu menilai masyarakat Kota Mataram sebaiknya memahami keberpihakan pemerintah pusat terhadap daerah. Hal ini akan sangat berpengaruh besar pada pembangunan daerah dan peningkatan kualitas hidup masyarakat secara umum.
”Jika pemerintah pusat banyak memberi perhatian kepada daerah kita, maka banyak pembangunan yang bisa kita lakukan, baik fisik atau non fisik. Tentu akan berpengaruh sangat positif pada kualitas hidup masyarakat juga nantinya,” jelas dia.
Dia mencontohkan, di Mataram dibangun sekolah taruna dan kampus-kampus kelas nasional atau sekolah tinggi pertahanan. ”Selain anak-anak kita bisa lebih punya akses untuk pendidikan yang lebih baik, tentu juga akan mengundang banyak orang luar datang ke sini,” harapnya. ”Tentu akan sangat berpengaruh juga pada ekonomi masyarakat kita," sambungnya.
Pengembangan potensi daerah seperti ini, kata Herman, bisa dilakukan dengan maksimal jika hubungan pemerintah daerah dan pusat terjalin erat. Karena itu, dia mengajak masyarakat Kota Mataram ikut aktif dan rasional dalam menentukan siapa yang paling tepat dipilih untuk menjadi wajah Kota Mataram ke depan.
”Akan sangat baik untuk tujuan memaksimalkan pembangunan Mataram, jika Mataram memiliki wajah yang selaras dengan pemerintah pusat. Pemimpin yang satu marwah dengan Presiden ke-8 Prabowo Subianto yang kebetulan juga ketua umum partai Gerindra," tandas Herman. (jlo/r8)
Editor : Jelo Sangaji