Hal ini setelah DPP Partai Nasdem secara resmi menerbitkan rekomendasi dukungan untuk mengusung Ketua DPD Golkar NTB itu kembali maju di Pilwali Mataram.
Surat rekomendasi diserahkan kepada H Mohan oleh Ketua DPP Nasdem Fauzi H Amro didampingi Wasekjen DPP Nasdem Jakfar Sidik, Selasa (2/7) sore di Kantor DPP Nasdem, Jakarta.
“Alhmdulillah sore ini DPP Nasdem telah menerbitkan rekomendasi untuk bapak Haji Mohan Roliskana untuk Pilwali Mataram,” kata Ketua DPD Nasdem Kota Mataram L Fatahillah Prawira yang turut hadir dalam penyerahan tersebut.
Nasdem sendiri merupakan bagian dari koalisi partai pengusung Mohan bersama Golkar di Pilwali lalu. Karena itulah Fatahillah berharap kerjasama antara Nasdem dan Golkar terus terjaga baik di Pilkada maupun di luar pilkada untuk kemajuan daerah.
“Semoga kerjasama dan hubungan baik (Dengan Partai Golkar) terus terjalin,” sambung Fatah.
Seperti diketahui di Pilwali Mataram kali ini Golkar sebagai pemenang Pemilu Legislatif (Pileg) 2024 mempunyai tujuh kursi di DPRD Kota Mataram.
Jumlah ini belum cukup sebagai syarat minimal delapan kursi untuk mengusung pasangan calon. Dengan tambahan empat kursi Nasdem, H Mohan kini mempunyai 11 kursi. Jumlah ini melampaui syarat minimal.
“Tentu kami bersyukur dan berterimakasih atas kepercayaan dari Partai Nasdem yang telah menerbitkan rekomendasi dukungan untuk Haji Mohan. Dengan dukungan ini syarat untuk mengusung pasangan calon telah terlampaui,” ujar Sekretaris DPD Golkar NTB H Firadz Pariska.
Meski demikian Firadz tak menutup diri terhadap masuknya tambahan dukungan dari parpol-parpol lain yang juga ingin kembali mengusung H Mohan. Menurutnya saat ini komunikasi Golkar dengan parpol-parpol lain di NTB telah terjalin dengan baik.
“Insya Allah dukungan akan bertambah karena komunikasi kami dengan parpol-parpol lain masih berlangsung. Kami membuka diri untuk membangun koalisi yang lebih besar di Pilwali mendatang,” tambahnya.
Pilwali Mataram sendiri akan berlangsung serentak dengan Pilkada lainnya di seluruh Indonesia. KPU Kota Mataram akan membuka masa pendaftaran pasangan calon Wali Kota pada 27-29 Agustus. Dilanjutkan masa kampanye pada 25 September hingga 23 November. Sementara pencoblosan akan digelar pada Rabu 27 November 2024.(*)
Editor : Redaksi Lombok Post