LombokPost--TGB Dr Muhammad Zainul Majdi kerap menunjukkan kedekatannya dengan Cagub Zulkieflimansyah. Seperti kebersamaan saat main pimpong dan bersepeda bareng.
Terbaru, beredar foto keduanya duduk berdampingan ketika menonton MotoGP di Sirkuit Mandalika.
Kedekatan itu dianggap sebagai bentuk dukungan TGB kepada Zul-Uhel.
Hal ini seperti yang pernah disampaikan Hafizullah Mashuri dari tim pemenangan Zul-Uhel.
Kata dia, arah dukungan TGB di Pilgub NTB 2024 tidak perlu dipertanyakan kembali.
“Ya, dalam sebuah video, saat ditanya arah dukungannya, TGB menjawab ‘masa gak paham’. Tentu kita tidak perlu membahas berulang kali soal itu,” kata Hafiz.
Tetapi dari kubu Rohmi-Firin berpendapat, tidak bisa diartikan kedekatan TGB dengan Zul sebagai bentuk dukungan politik.
Menurutnya, momen kebersamaan TGB dengan Zul di beberapa kesempatan hanya sebatas hubungan persahabatan.
Juru bicara Rohmi-Firin Muhammad Samsul Qomar mengatakan, TGB sudah lama bersahabat dengan Zul.
Sementara Rohmi adalah saudara kandung TGB.
Di samping hubungan kekeluargaan itu, TGB maupun Rohmi selalu berada dalam satu perjuangan.
Keduanya dalam satu organisasi dan sama-sama di kepengurusan Partai Perindo.
"Kanggo besahabat, tetep pileq semeton (boleh saja bersahabat tapi tetap pilih saudara, Red)," ujarnya.
Qomar menerangkan, masyarakat sudah paham, bahwa TGB mendukung Rohmi-Firin.
Sehingga tidak perlu ada pernyataan sikap soal dukungan dari Gubernur NTB periode 2008-2018 itu.
"Tidak harus ada pernyataan secara resmi, seolah-olah tidak saling percaya. Inikan hubungannya baik-baik saja (antara TGB dan Rohmi)," imbuh Qomar lagi.
Menurutnya kubu sebelah yang justru terlalu 'lebay' menanggapi dinamika politik saat ini.
Qomar menerangkan, dari kebersamaan TGB dengan Zul, menyiratkan bahwa TGB tidak terlalu enjoy dengan Pilgub NTB dan berpolitik secara santai.
"Orang sedang nonton MotoGP jangan dipolitisasi. Ngapain kampanye di situ. Sepedaan, pimpong dipolitisasi," katanya.
Tidak alasan untuk menganggap bahwa TGB akan mendukung paslon lain di Pilgub NTB.
Rohmi merupakan cucu tertua Maulana Syekh TGKH Abdul Majid.
"Masak ndak paham kalau beliau saudara," ujar Qomar.
Beda ceritanya kalau Rohmi tidak mencalonkan diri di Pilgub.
Jika demikian, ada kemungkinan keduanya tidak sama pilihan.
Akan tetapi selama ada Zuriyat Maulana Syekh mencalonkan, pasti akan saling mendukung antar anggota keluarga yang lain.
"Zuriyat Maulana Syekh itu sama-sama saling kasih sayang," katanya.
Saat ditanya alasan TGB tidak menyatakan secara terang-terangan sikap politiknya hingga saat ini, Qomar enggan menjawab.
Sebab, TGB pasti punya alasan tersendiri.
"Hanya beliau yang tahu, karena ilmunya di atas kita. Tidak bisa saya komentari," tutupnya.
Muhammad Saleh, salah satu pengamat politik di NTB menilai, TGB sepertinya masih sangat hati-hati, apakah akan mendukung Zulkieflimansyah yang merupakan sahabatnya atau kakak kandungnya, Hj Sitti Rohmi Djalilah.
"Bisa jadi (menentukan sikap) sedang menunggu momen tepat," terangnya.
Dosen Universitas Gunung Rinjani ini berpendapat, ada kemungkinan TGB tidak akan mengeluarkan statement secara terbuka.
Artinya, akan tetap menunjukkan kedekatan dengan Rohmi maupun Zul.
"Karena untuk menjaga hubungan dan perasaan Zul dan Rohmi," kata Saleh. (bib/r2)
Editor : Kimda Farida