“Jadi untuk surat suara di Pilkada NTB ini, kita mencetaknya di dua tempat, satu di Gresik, dan satunya lagi di Cikarang. Yang datang hari ini dua kontainer dari percetakan Gresik,” kata Sekretaris KPU NTB Mars Ansori Wijaya pada wartawan.
7.134.530 surat suara tersebut tiba di Gelogor Lobar pada sekitar pukul 16.00 Wita. Kata Ansori, surat suara dikirim dari Gresik pada 18 Oktober 2024 lalu dengan estimasi tiba pasa sekitar pukul 17.00 Wita. Namun ia bersyukur logistik Pilkada NTB 2024 bisa tiba lebih cepat dari estimasi waktu pengiriman.
Lebih jauh dijelaskan, 3.577 kotak surat suara itu terdiri dari surat suara calon Gubernur dan Wakil Gubernur NTB untuk 10 Kabupaten/Kota dan surat suara calon Bupati dan Wakil Bupati, Wali Kota dan Wakil Wali Kota 9 Kabupaten/Kota.
“Minus Lotim karena yang KPU Lotim mencetak surat suara cabupnya di Cikarang,” terang Ansori.
Adapun teknis distribusi ke 10 Kabupaten/kota dilakukan dengan meminta masing-masing KPU Kabupaten/kota melakukan penjemputan. Kata Ansori, untuk KPU yang wilayahnya berdekatan dengan lokasi pengiriman di Gelogor Lobar seperti Kota Mataram akan melakukan penjemputan langsung menggunakan kendaraan yang sudah disiapkan.
Sementara untuk KPU daerah lainnya seperti Lombok Tengah dan Lombok Timur, juga 5 KPU di pulau Sumbawa akan mengambilnya di beberapa lokasi pengiriman lain seperti di KPU Loteng dan Lotim.
“Sejauh ini pengiriman sudah sesuai jadwal. Sehingga kita masih punya cukup banyak waktu untuk melakukan tahapan selanjutnya berupa penyortiran,” terang Ansori.
Penerimaan surat suara dipantau langsung oleh Ketua KPU NTB M Khuawailid dan anggota KPU NTB Agus Hilman. Nampak juga sejumlah komisioner Bawaslu Kota Mataram dan jajaran pengawas dari Bawaslu NTB.
Sementara itu Karo Ops Polda NTB Kombes Pol Abu Bakar menerangkan pihaknya melakukan pengawalan pengiriman surat suara dengan 6 personil yang terdiri dari 2 Intelkam dan Sat Brimob.
“Untuk surat suara Pilgub NTB dikawal Polda NTB, sedangkan untuk distribusi KPU Kabupaten/kota dikawal dari Polres masing-masing,” kata Abu Bakar. (tih/r2)
Editor : Redaksi Lombok Post