Metropolis Nasional Ekonomi Bisnis Politika Hukrim Astra Honda NTB Sportivo Newstainment Pendidikan Video Dunia Teknologi Kesehatan Gaya Hidup Kuliner Lapsus Lifestyle Opini Aneka

Bawaslu NTB Apresiasi Peran Media Sukseskan Pilkada 2024

Fatih Kudus Jaelani • Kamis, 6 Februari 2025 | 10:10 WIB

Diskusi peran media dalam kegiatan rapat evaluasi dan penguatan pengelolaan media sosial pada tahapan Pilkada serentak 2024 yang digelar Bawaslu NTB di Hotel Lombok Plaza, kemarin (5/2/25).
Diskusi peran media dalam kegiatan rapat evaluasi dan penguatan pengelolaan media sosial pada tahapan Pilkada serentak 2024 yang digelar Bawaslu NTB di Hotel Lombok Plaza, kemarin (5/2/25).
LombokPost--Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) mengevaluasi peran media massa dalam melakukan pengawasan partisipatif selama Pilkada serentak 2024. Komisioner Bawaslu NTB Hasan Basri menuturkan dari sudut pandang jajaran pengawas, selama ini awak media sudah bekerja profesional.

 

“Kinerja media dalam rangka berkolaborasi dengan Bawaslu sudah on the track. Kami melihat insan pers melakukan tugasnya dengan sangat profesional,” kata Hasan pada rapat evaluasi dan penguatan media sosial dalam Pilkada serentak 2024, di Hotel Lombok Plaza, kemarin (5/2).

 

Dalam pantauannya, kolaborasi Bawaslu dengan awak media tidak hanya terjalin baik di tingkat Provinsi, namun juga sampai di Kabupaten/Kota. Kata Hasan, semangat itulah yang diharapkan melalui evaluasi tersebut tidak lantas pudar apalagi hilang.

 

“Jangan sampai berhenti pada saat tahapan saja. Pascatahapan, kolaborasi ini bagi kami juga harus tetap dibangun. Bawaslu dan awak media harus tetap berdampingan untuk terus menyuarakan narasi tentang demokrasi yang berkualitas,” jelasnya.  

 

Dijelaskan, dalam meningkatkan pengawasan pemilu di Pilkada serentak 2024, Bawaslu NTB telah menjalin 34 perjanjian kerja sama dengan berbagai pihak. MoU tersebut terdiri dari 10 kampus, 14 Organisasi Perangkat Daerah (OPD), organisasi masyarakat (Ormas), serta komunitas disabilitas. Salah satu organisasi yang diajak bekerjasama adalah Persatuan Wartawan Indonesia (PWI).

Sementara itu, dalam diskusi evaluasi, Jurnalis NTB Fahrul Mustafa selaku pemateri menilai jika langkah Bawaslu NTB dalam mendorong peran aktif insan pers melakukan pengawasan partisipatif sudah sangat baik. Hal itu sudah dilakukan sejak Pileg dan Pemilu 2024, sampai dengan Pilkada serentak 2024.

Menurutnya, Bawaslu NTB telah pro aktif dalam memaksimalkan peran media. Salah satunya dengan menggelar kegiatan sosialisasi khusus dalam upaya memastikan profesionalitas awak media saat bekerja meliput Pilkada NTB serentak 2024.

“Dari sana kita tahu banyak hal mengenai larangan-larangan tertentu bagi media. Misalnya menekankan keberimbangan, juga larangan memasang iklan kampanye di luar waktu yang telah ditetapkan. Bawaslu selama ini aktif mengingatkan,” jelas Fahrul.

Senada dengan Hasan Basri, ia berharap jalinan kerjasama Bawaslu dan media tidak hanya pada tahapan saja. Tapi juga bisa berlanjut pascatahapan pemilihan berlangsung.  (tih/r2)

Editor : Redaksi Lombok Post
#Bawaslu #media massa #NTB #Pilkada serentak