Metropolis Nasional Ekonomi Bisnis Politika Hukrim Astra Honda NTB Sportivo Newstainment Pendidikan Video Dunia Teknologi Kesehatan Gaya Hidup Kuliner Lapsus Lifestyle Opini Aneka

Iqbal-Dinda Siap Jalani Retret, Iqbal-Dinda tanpa “100 Hari Kerja”

nur cahaya • Kamis, 20 Februari 2025 | 19:45 WIB

 

SIAP MENGIKUTI PELANTIKAN DAN RETRET: Gubernur dan Wakil Gubernur NTB terpilih Iqbal-Dinda mengikuti geladi kotor baris berbaris jelang pelantikannya di Jakarta, Selasa (18/2)
SIAP MENGIKUTI PELANTIKAN DAN RETRET: Gubernur dan Wakil Gubernur NTB terpilih Iqbal-Dinda mengikuti geladi kotor baris berbaris jelang pelantikannya di Jakarta, Selasa (18/2)
 

LombokPost – Ketua tim transisi Iqbal-Dinda Adhar Hakim menuturkan Gubernur dan Wakil Gubernur NTB definitif akan melaksanakan seluruh program sesuai visi dan misinya pasca dlantik 20 Februari 2025 mendatang. Semua program tersebut mengacu pada visi dan misi NTB Makmur Mendunia.

“Jadi tidak ada istilah program 100 hari kerja. Melainkan seluruhnya adalah program yang sesuai dengan visi dan misi Iqbal-Dinda akan dijalankan mulai tahun ini,” kata Adhar pada Lombok Post, Selasa (18/2).

Diketahui, Iqbal-Dinda memiliki tujuh misi dengan 10 program unggulan dalam membangun NTB. Tujuh misi itu terdiri dari pertama membangun manusia yang berkarakter unggul, produktif dan kompetitif.

Kedua memperkuat ekonomi daerah melalui peningkatan produktivitas, daya saing dan pendapatan perkapita masyarakat sebagai pondasi mewujudkan pertumbuhan dan pemerataan ekonomi yang berkeadilan.

Ketiga, membangun ekosistem industri komoditas unggulan sektor pertanian, peternakan, dan perikanan menuju terwujudnya industri agro maritim yang berkelanjutan. Keempat membangun sektor pariwisata berkuatas, industri kreatif serta membangun seni budaya daerah dan prestasi olahraga.

Kelima, memperkuat sistem mitigasi bencana, pengelolaan sumber daya alam yang ramah lingkungan dan investasi berkelanjutan. Keenam, memantapkan pembangunan infrastruktur dan konektivitas antara wilayah serta memastikan penegakan tata ruang yang berkelanjutan.

Ketujuh, mempercepat transformasi birokrasi menuju tata kelola pemerintahan yang bersih dan inovatif, serta kepemimpinan yang kolaboratif dari pusat, provinsi dan kabupaten/kota sebagai pondasi percepatan pembangunan daerah.

Adapun dari tujuh misi tersebut, terdapat 10 program unggulan Iqbal-Dinda. Hal itu terdiri dari NTB sehat dan cerdas, desa berdaya, reformasi birokrasi dan pelayanan publik, membangun ekosistem industri, dan wisata MICE+S dan wisata halal.

Selanjutnya ada program E-mania (Ekraf makmur mendunia), NTB terampil dan tangkas, NTB lestari berkelanjutan, NTB inklusif, dan terakhir program infrastruktur mantap. (tih/r2)

Editor : Jelo Sangaji
#visi misi #Gubernur #pemerataan #pertumbuhan #Infrastruktur #sumber daya alam #program #Pengelolaan