Metropolis Nasional Ekonomi Bisnis Politika Hukrim Astra Honda NTB Sportivo Newstainment Pendidikan Video Dunia Teknologi Kesehatan Gaya Hidup Kuliner Lapsus Lifestyle Opini Aneka

Ketua DPC Gerindra: Retret Penting untuk Memahami Tugas Pokok dan Program Asta Cita

Lalu Mohammad Zaenudin • Senin, 24 Februari 2025 | 10:35 WIB
Fadli Zon dan Abd Rachman
Fadli Zon dan Abd Rachman

LombokPost--Ketua DPC Partai Gerindra Kota Mataram Abd Rahman memahami benar pentingnya retret bagi kepala daerah sebagai langkah strategis meningkatkan pemahaman mereka terhadap tugas pokok dan visi pembangunan nasional di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto. Menurutnya, kegiatan ini tidak hanya bertujuan membentuk kepemimpinan yang lebih solid, tetapi juga menyelaraskan kebijakan daerah dengan program nasional Kabinet Merah Putih.

 

“Para kepala daerah memiliki latar belakang yang berbeda-beda, retret ini menjadi penting agar mereka memahami tugas pokoknya masing-masing dalam menjalankan roda pemerintahan di daerah,” kata Rahman, Minggu (23/2).

 

Menyelaraskan Visi Daerah dengan Program Asta Cita

 

Selain memahami tugas pokok sebagai kepala daerah, Rahman menyebut bahwa retret bertujuan untuk memperkenalkan dan memperdalam pemahaman tentang program Asta Cita Presiden Prabowo Subianto. Program ini mencakup delapan prioritas pembangunan nasional yang harus menjadi pedoman bagi seluruh kepala daerah merancang dan menjalankan kebijakan di wilayahnya.

“Dengan memahami program Asta Cita, para kepala daerah bisa menyambungkan gagasan besar Presiden dan para menterinya dengan visi dan misi daerah masing-masing,” tekannya.

Hal ini akan menjadi upaya penting agar pembangunan yang dilakukan di tingkat daerah selaras dengan arah kebijakan nasional. “Ini adalah upaya strategis dalam mempercepat akselerasi pembangunan daerah,” tekannya.

 

Mengawal Anggaran Rp 1.300 Triliun untuk Pembangunan Daerah

 

Abd Rahman juga menyoroti besarnya anggaran yang akan dikelola oleh pemerintah daerah. Ia menyebut totalnya mencapai  Rp 1.300 triliun anggaran negara akan beredar di daerah.

Sehingga Kota Mataram sebagai salah satu daerah yang akan menerima manfaat anggaran ‘raksasa’ itu memiliki pemahaman yang kuat dalam mengelola dan mengawal dana tersebut agar digunakan secara efektif dan tepat sasaran. “Anggaran sebesar Rp 1.300 triliun yang beredar di daerah termasuk di Kota Mataram ini harus benar-benar diawasi dan dikelola dengan baik,” tekannya.

Maka retret ini menjadi pembekalan para kepala daerah dengan strategi yang tepat dalam mengalokasikan dan memanfaatkan anggaran. “Untuk kesejahteraan rakyat,” tegasnya.

 

Membangun Kerja Sama dan Emotional Bonding antar Kepala Daerah

 

Selain aspek teknis pemerintahan dan pengelolaan anggaran, Rahman juga menyoroti pentingnya membangun hubungan emosional dan kerja sama antar kepala daerah. Menurutnya, retret bisa menjadi wadah yang efektif untuk menciptakan emotional bonding, kolaborasi, serta sinergi antara para pemimpin daerah yang tidak mungkin diperoleh melalui komunikasi virtual atau pertemuan formal biasa.

“Tujuan keempat dari retret ini adalah membangun emotional bonding. Presiden Prabowo menginginkan ada kerja sama, kolaborasi, sinergi, dan saling mengenal antar kepala daerah,” ucapnya.

Gerindra sebagai partai pemerintah di mana Presiden Prabowo juga merupakan Ketua Umum Partai Gerindra mendukung penuh program tersebut. Rahman mengatakan, konsep retret ini juga sudah sejak lama dijalankan di internal Gerindra dan terbukti berhasil membentuk kader-kader nasionalis yang siap berkorban jiwa raga bagi bangsa.

“Ini sesuatu yang tidak mungkin didapatkan hanya melalui komunikasi online,” tekannya.

 

Retret Sebagai Upaya Mewujudkan Pemerintahan yang Efektif

 

Dengan berbagai manfaat yang ditawarkan, Rahman menilai bahwa retret merupakan langkah yang perlu dilakukan secara berkala agar kepala daerah memiliki pemahaman yang lebih baik dalam menjalankan tugasnya. Selain itu, kegiatan ini menjadi kesempatan berdiskusi, berbagi pengalaman, dan merumuskan solusi atas berbagai tantangan yang dihadapi dalam pemerintahan daerah.

Dengan adanya retret ini, diharapkan para kepala daerah dapat lebih siap dalam menghadapi tantangan pemerintahan serta mampu menjalankan program pembangunan yang selaras dengan visi Presiden Prabowo Subianto, menciptakan Indonesia yang lebih maju dan sejahtera. “Retret ini bukan sekadar pertemuan biasa, tetapi menjadi momentum penting bagi kepala daerah untuk memperkuat pemahaman, meningkatkan kapasitas kepemimpinan, serta membangun sinergi yang lebih erat demi terwujudnya pembangunan daerah yang lebih efektif dan selaras dengan program nasional,” jelasnya.

 

Bukti Manfaat dari Pengalaman Mengikuti Retret

 

Sebagai Kader Gerindra, Abd Rachman telah membuktikan sendiri manfaat dari mengikuti kegiatan serupa dengan retret yang diikuti jajaran kabinet dan kepala daerah ini. Ia menyebut di Tahun 2015 pernah mengikuti kegiatan tersebut.

"Seluruh Anggota Fraksi Partai Gerindra dari seluruh Indonesia wajib ikut. Kegiatan itu diselenggarakan di awal masa jabatan setelah pelantikan Anggota DPR dan DPRD," papar Ketua DPC Partai Gerindra Kota Mataram itu.

 Rachman mengaku merasakan benar manfaat besar yang dirasakannya setelah mengikuti dengan serius program tersebut. Pemahaman tentang misi besar organisasi dan tujuan perjuangan untuk mewujudkan kemaslahatan bagi rakyat, tertanam dengan baik dalam ingatannya.

Termasuk ikatan yang kuat antar sesama kader partai dari berbagai daerah, terbentuk dan terpelihara panjang hingga saat ini. “Kami jadi paham benar misi besar yang diembankan pada kami. Tujuannya tentu untuk kemaslahatan masyarakat banyak," kata Rachman.

Di samping itu, terbangun hubungan emosional yang kuat antar kader. “Meskipun berasal dari daerah yang berbeda terbentuk dan bisa terpelihara dengan baik sampai sekarang,” pungkasnya. (zad)

Editor : Hidayatul Wathoni
#Kota Mataram #Retret #Gerindra