Hasilnya H Mohan Roliskana kembali terpilih sebagai Ketua DPD Golkar NTB untuk periode kedua yakni 2025-2030. Wali Kota Mataram dua periode ini dipilih secara aklamasi mengingat seluruh pemilik suara mendukungnya untuk melanjutkan kepemimpinan.
Terpilihnya Mohan untuk periode kedua ini telah terdeteksi jauh-jauh hari. Hal ini menyusul tidak adanya kandidat serius yang mendaftarkan diri.
Hingga pendaftaran bakal calon ketua Golkar NTB Sabtu (21/6) sore seluruh dukungan resmi mengarah ke dirinya.
“Alhamdulillah, seluruh pemilik suara mempercayai saya untuk kembali memimpin. Karena itu kami akan berusaha sebaik-baiknya untuk membangun kejayaan Partai Golkar di masa yang akan datang,” ujar Mohan.
Musda ini sendiri dibuka langsung oleh Sekjen DPP Golkar Muhammad Sarmuji. Selain Sekjen sejumlah petinggi DPP Golkar juga hadir mendampingi seperti
Bendum DPP Partai Golkar Hj Sari Yuliati, Waketum Wilayah Timur Melkiades Laka Lana. Kemudian para Ketua Bidang Zulfikar Ass Sadikin, Hetifah Sjaifudin dan Bapak Gde Sumarjaya Linggih dan lainnya.
Baca Juga: Pupuk Semangat Kepedulian Kader Golkar NTB Melalui Kurban
Harapan Sekjen Golkar
Sementara itu Sekretaris Jenderal (Sekjen) DPP Partai Golkar Muhamad Sarmuji menekankan beberapa harapan DPP pada DPD I Golkar NTB. Selain memastikan pengurus DPD dapat mempertahankan prestasi yang diraih pada pemilu 2024, Sarmuji meminta agar DPD dapat membenahi kursi yang belum sempurna di DPR RI.
Hal itu disampaikan Sarmuji saat memberi perayaan dan membuka Musda XI DPD Partai Golkar NTB.
Sarmuji mengaku, kepemimpinan Mohan Roliskana dalam satu periode pertamanya patut diapresiasi. Sejumlah torehan prestasi yang diraih Partai Golkar. Sehingga dalam pemilihan ketua di Musda XI, ia berharap lahir pemimpin yang baik.
“Kita berharap lahirnya kepemimpinan yang baik, tersusun program kerja yang baik, ada evaluasi terhadap apa yang sudah kita kerjakan. Kalau baik itu kita teruskan, kalau kurang baik kita perbaiki. Kalau Pak Mohan ini sudah baik, kita pertahankan yang baik,” kata Sarmuji.
Baca Juga: Pengamat, Nilai Mohan Roliskana Tanpa Penantang Musda Golkar NTB
Menurut Sarmuji, Musda tidak boleh menjadi ajang perseteruan antar kader Partai Golkar. Ia berharap, jika terjadi dinamika, diharapkan dapat selesai dengan musyawarah.
“Semua dimusyawarahkan, kalaupun banyak tercapai kesepakatan, itu adalah hasil dari musyawarah dan mufakat yang terbaik bagi NTB, bagi Golkar NTB,” jelasnya.
Partai Golkar berkomitmen untuk menghadirkan wajah kepemimpinan yang dapat berkontribusi. Bukan hanya bagi partai, tetapi juga bagi masyarakat NTB.
“Kami akan mendukung kader terbaik, bukan hanya untuk Partai Golkar tetapi juga untuk masyarakat NTB,” ujarnya.
Dalam kesempatan yang sama, ia menekankan pekerjaan rumah pengurus baru periode 2025-2030. Sarmuji tekanan tentang kursi DPR RI dapil NTB 1 pulau Sumbawa yang masih kosong.
Memang persaingan di sana cukup ketat, namun tidak berarti sebagai partai besar, Golkar tidak mampu meraihnya.
"Ini menjadi pekerjaan rumah pengurus baru ke depan. Dan kami yakin, apa yang menjadi tujuan partai Golkar sebagai partai besar akan tercapai. Apalagi di bawah kepemimpinan Ketua Umum kita. Di bawah kepemimpinan Bahlil, tidak ada yang mustahil," tegasnya.
Sementara itu, Ketua DPD I partai Golkar NTB periode 2025-2030 yang terpilih NTB H Mohan Roliskana memastikan akan menargetkan torehan kursi penuh DPR RI, baik dapil I dan II.
Baca Juga: Bahlil Akan Hadiri Musda Golkar NTB, Mohan Roliskana Berpeluang Jadi Calon Tunggal
“Dari pengalaman kami kemarin, kami optimis bisa menghadirkan satu kursi DPR RI di Dapil NTB pulau Sumbawa. Insyaallah,” kata Mohan.
Editor : Redaksi Lombok Post