LombokPost – DPP PKS secara resmi mengumumkan susunan pengurus Dewan Pimpinan Tingkat Daerah (DPTD) PKS se-Indonesia.
Termasuk di antaranya kabupaten/kota se-NTB.
Daftar pengurus baru itu diumumkan secara nasional melalui siaran langsung PKS TV, Kamis (14/8).
Struktur yang diumumkan meliputi Majelis Pertimbangan Daerah (MPD), Dewan Pengurus Daerah (DPD), Bidang Kaderisasi Anggota Partai (BKAP) serta Dewan Etik Daerah (DED).
Presiden PKS Al Muzzammil Yusuf dalam sambutannya menegaskan bahwa pengangkatan kepengurusan baru DPTD sebagai bagian dari regenerasi dan konsolidasi partai.
Terlebih untuk menghadapi tantangan politik kedepan.
"Kepemimpinan dalam setiap jenjang ini diharapkan bisa membawa energi baru untuk menjadikan PKS lebih dinamis dan relevan, khususnya bagi generasi muda," kata Muzzammil.
Ketua DPW PKS NTB Uhibbussa'adi menyampaikan pengumuman DPTD PKS Kabupaten/Kota se-Indonesia adalah bagian dari proses demokrasi di internal PKS.
Mulai dari penetapan anggota majelis syuro, penetapan DPTP, DPTW hingga DPTD. Termasuk DPTD 10 kabupaten/kota di NTB.
"Inilah pendidikan politik bagi kader. Bagi PKS, jabatan bukan kemuliaan, tetapi ini adalah amanah yang kelak akan dimintai pertanggungjawaban," papar Uhibbussa'adi.
Setelah ini, DPTD se-NTB diminta untuk segera bekerja dan menyelesaikan beberapa pekerjaan ke depan.
Baca Juga: PKS NTB Hormati Proses Hukum Terkait Pemanggilan Yek Agil oleh Kejati
Mulai dari menyusun struktur kepengurusan lengkap DPTD, menyiapkan pelaksanaan Musyawarah Daerah (Musda) dan menyiapkan kepengurusan di tingkat kecamatan (DPC) hingga pengurus di tingkat desa/kelurahan.
"Segera lakukan konsolidasi kader untuk memperkuat struktur partai sampai ke tingkat bawah," jelas Wakil Ketua DPRD Lombok Tengah itu.
Dari 10 kabupaten/kota se-NTB nyaris semuanya mengalami pergantian pengurus.
DPD PKS Kota Mataram, contohnya. Ketua DPD PKS Mataram periode 2025-2030 kini dijabat Hj Istiningsih yang juga menjabat Wakil Ketua DPRD Kota Mataram.
Hj Istiningsih didampingi Irawan Aprianto sebagai sekretaris dan Sumarlan sebagai bendahara.
Adapun Ismul Hidayat yang menjabat ketua DPD PKS Mataram sebelumnya kini sebagai Ketua MPD PKS Kota Mataram.
Sementara itu, di Kabupaten Lombok Barat (Lobar), Ketua DPD PKS Lobar tetap dipegang oleh Hj Nurul Adha.
Politisi perempuan yang juga menjabat Wakil Bupati Lobar itu ditetapkan sebagai ketua DPD untuk kedua kalinya.
Dia didampingi Junaidi Abdilah sebagai sekretaris dan Nurhidayati sebagai bendahara.
DPD PKS Lombok Tengah kini dijabat Lalu Akmalul Hakim yang periode sebelumnya sebagai sekretaris. Dia didampingi Bukran sebagai sekretaris dan bendahara Ade Sumantri.
Sedangkan DPD PKS Lombok Timur dipimpin TGH Muliadi sebagai ketua. Sekertaris DPD dijabat Abdul Halid dan Safarwadi sebagai bendahara.
Di Kabupaten Lombok Utara (KLU), Ketua DPD dijabat Munawir Haris, serta Arif Aziz sebagai sekretaris dan Zulhadi menjadi bendahara.
Perubahan struktur juga terjadi di Pulau Sumbawa. Di Kabupaten Sumbawa, contohnya. Ketua DPD periode 2025-2030 dijabat Nanang Nasiruddin yang tak lain adalah Ketua DPRD Kabupaten Sumbawa.
Dia didampingi Muhammad Fauzi sebagai sekretaris dan Adizul Syahabuddin sebagai bendahara.
Di Kabupaten Sumbawa Barat (KSB), Ketua DPD dijabat Ardiansyah, sekretaris Muhammad Rizal dan bendahara Deni Harianto.
Kabupaten Dompu, ketua DPD dijabat Noval Palandi, sekretaris Budiman Syahputra dan Yuliana Setia Rahayu sebagai bendahara.
Kabupaten Bima, ketua DPD dijabat Irfan, Sekretaris Isman Gaffar dan Khairuddin sebagai bendahara
Kota Bima, ketua DPD PKS adalah Amir Syarifudin, sekretaris Edi Haryanto dan bendahara Muhlis.
"Pesan kami ke seluruh DPD se-NTB memaksimalkan pelayanan kepada masyarakat. Kader harus responsif terhadap aspirasi masyarakat di daerahnya masing-masing," pungkas Uhibbussa'adi. (mar/r2)
Editor : Kimda Farida