Metropolis Nasional Ekonomi Bisnis Politika Hukrim Astra Honda NTB Sportivo Newstainment Pendidikan Video Dunia Teknologi Kesehatan Gaya Hidup Kuliner Lapsus Lifestyle Opini Aneka

Terpilih Pimpin DPD Golkar Mataram, Rino Rinaldi Pastikan No One Left Behind

Umar Wirahadi • Minggu, 19 Oktober 2025 | 22:45 WIB

Ketua DPD I Golkar NTB Mohan Roliskana  didampingi Sekretaris DPD I Firadz Pariska menyerahkan pataka bendera Partai Golkar ke Ketua DPD II Golkar Kota Mataram terpilih Rino Rinaldi, kemarin (19/10).
Ketua DPD I Golkar NTB Mohan Roliskana didampingi Sekretaris DPD I Firadz Pariska menyerahkan pataka bendera Partai Golkar ke Ketua DPD II Golkar Kota Mataram terpilih Rino Rinaldi, kemarin (19/10).
LombokPost --Musda DPD II Golkar Kota Mataram berlangsung sesuai prediksi, kemarin (19/10). Rino Rinaldi terpilih secara aklamasi untuk memimpin Golkar Kota Mataram periode 2025-2030. Sementara H Edy Sopyan yang juga mendaftar sebagai calon ketua memilih tidak hadir.        Rino mendapat dukungan bulat dari seluruh pemilik suara yang kompak mendukungnya.

Terdiri dari enam pengurus kecamatan (PK), DPD II Golkar Mataram, dewan penasihat dan dewan pertimbangan, DPD I Golkar NTB, organisasi sayap serta organisasi pendidikan dan didirikan.

"Terima kasih atas kepercayaan para kader kepada saya. No one left behind. Tidak ada yang akan ditinggal," tegas Rino dalam pidatonya. Hal ini ditegaskan Rino untuk menegaskan dirinya akan merangkul semua pihak untuk memajukan Partai Golkar.

        Sebagai ketua tim formatur, Rino mengisyaratkan untuk merombak susunan pengurus. Dia akan memasukkan banyak kader muda dalam struktur pengurus Golkar Kota Mataram periode 2025-2030. Hal itu bagian dari regenarasi di tubuh Partai Golkar Mataram. Memasukkan darah segar ke dalam pengurus merupakan strateginya untuk meraih suara anak muda di pemilu mendatang.

"Target 60 persen pengurus dari anak muda. Tapi kader senior juga tetap kami akomodir," ujar Rino.

        Disinggung posisi ketua DPD II menjadi tiket menuju kursi pencalonan Wali Kota Mataram, Rino mengaku tidak memikirkan hal itu. Dirinya mengatakan memilih akan fokus untuk membesarkan partai.

"Saya fokus untuk membesarkan partai. Merekatkan yang sudah rekat. Mensolidkan yang sudah solid. Ini untuk kemajuan kita bersama," tegas Ketua Fraksi Golkar DPRD Kota Mataram itu.

         Ketua DPD I Golkar NTB Mohan Roliskana berpesan ke Rino Rinaldi untuk langsung tancap gas melakukan langkah-langkah pemenangan Partai Golkar. Kerja-kerja politik harus segara dilakukan. Sehingga salah satu indikasi kemajuan adalah mampu mengembalikan jumlah kursi legislatif di DPRD Kota Mataram.

"Target itu harus. Ketua  terpilih ini harus mengembalikan jumlah kursi parlemen," kata Mohan.

       Diketahui, meski perolehan kursi legislatif Golkar di DPRD Kota Mataram adalah yang tertinggi, tapi jumlahnya berkurang. Dari 9 kursi menjadi 7 kursi di Pileg 2024 lalu. Penurunan jumlah kursi itu menjadi bahan evaluasi serius dari DPD I Golkar NTB maupun DPP Golkar.

"Golkar Kota Mataram harus tetap menjadi  barometer penentu arah kebijakan politik di Mataram," papar Wali Kota Mataram dua periode itu.

        Mohan pun mengapresiasi jalannya pelaksanaan Musda yang berlangsung aklamasi. Disampaikan, musda untuk menentukan ketua baru tidak harus melalui pertarungan yang keras. Tapi bisa juga diselesaikan lewat kompromi dan musyawarah mufakat. "Inilah Golkar. Musda bisa selesai melalui proses kompromi dan bisa diterima oleh semua pihak," ujar Mohan.

        Terkait ketidakhadiran Edy Sopyan dalam musda, ia menilai hal itu biasa saja. Dan bukan sebagai ekspresi kekecewaan. Justru Mohan menilai absennya Edy adalah sikap yang legowo dan gentelment.         

 Mohan juga menepis adanya dugaan intervensi dalam Musda Golkar Mataram. Mengingat sebelumnya Edy Sopyan mengklaim telah didukung enam PK dan DPD II sebagai pemilik suara. Menurutnya proses musda berjalan sesuai dengan aturan dan tata tertib partai.

"Tidak ada intervensi apapun. Proses berjalan dengan baik. Bahwa ada dinamika di awal tahapan itu biasa. Tapi ruang kekuasaan kan juga terbatas," pungkas suami Kinnastri Roliskana itu.

        Sekretaris DPD I Golkar NTB Firadz Pariska mengatakan aklamasi dari seluruh pemilik suara menandakan kematangan politik kader Partai Golkar. Bahwa para kader, ujar dia, mengutamakan persatuan dan kekompakan demi kebesaran partai. "Ini adalah tradisi Partai Golkar. Ini semata-mata bentuk  kebenaran hati dari seluruh pemilik suara ingin bersatu untuk berama sama kompak dalam membesarkan partai," ujar Firadz.

        Terkait Edy Sopyan yang juga mendaftar sebagai calon ketua, Firadz menjelaskan semua itu tergantung hasil verifikasi oleh panitia. Setiap pendaftar, papar dia, dilakukan verifikasi untuk mengetahui bukti dukungan minimal 30 persen pemilik suara. Hasil verifikasi menunjukkan 100 pemilik suara mendukung Rino Rinaldi yang dibuktikan dengan surat dutkungan yang ditanda tangani ketua dan sekretaris masing-masing.(*)

Editor : Redaksi Lombok Post
#Rino Rinaldi #Golkar Mataram #Firadz Pariska #Mohan Roliskana