Ia mengajak kader untuk melakukan evaluasi capaian Pemilu 2024. Sekaligus meminta bekerja keras untuk menyambut Pemilu 2029.
"Jalan menuju kemenangan 2029 dengan membela rakyat. Itulah perjuangan sejati PDI Perjuangan," kata Ganjar yang disambut pekik "Merdeka!" oleh para kader.
Selain Ganjar, hadir juga Ketua DPP PDIP Andreas Hugo Pareira dan Sadarestuwati, serta Wakil Sekjen Sri Rahayu.
Ganjar menyampaikan perjuangan politik tidak boleh berhenti pada urusan elektoral saja. Tapi bagaimana agar kader tetap fokus pada pengabdian kepada masyarakat.
Terutama pada isu-isu yang menyangkut kepentingan orang banyak. Seperti persoalan pendidikan, kesehatan, maupun kemiskinan.
Ganjar menyampaikan keberpihakan terhadap kepentingan rakyat kecil harus diutamakan.
"Dalam keseharian kita harus berpijak pada semangat perjuangan rakyat. Jangan bosan-bosan untuk terus bersama rakyat," imbuhnya.
Ia pun meminta kader PDIP untuk terus menjaga integritas. Khususnya mereka duduk di pemerintahan. Baik sebagai eksekutif maupun anggota legislatif. Sebab menjaga integritas, imbuh dia, sejalan dengan nafas perjuangan PDIP.
"Jangan khianati kepercayaan rakyat. Kita bantu masyarakat sambil terus menjaga integritas kader," papar mantan Gubernur Jawa Tengah (Jateng) itu.
Ganjar pun mengajak kader untuk melakukan introspeksi diri atas hasil Pemilu 2024 lalu.
Meski meraih suara terbanyak pemilu, tapi PDIP gagal memenangkan pertarungan pilpres.
Ia juga meminta struktur partai untuk rutin melakukan konsolidasi melalui rapat tiga pilar.
Seperti kader yang duduk di legislatif, eksekutif, dan struktur partai. Rapat tersebut, jelas dia, harus lebih banyak menyangkut persoalan di tengah masyarakat.
"Sehingga rapat-rapat ini bisa menghasilkan solusi untuk persoalan publik," jelas Ganjar.
Nah, diharapkan melalui Konferda sekaligus Konferensi Cabang (Konfercab) itu seluruh kader PDIP bisa melakukan konsolidasi dengan cepat.
Kerja-kerja kepartaian dengan turun ke masyarakat harus segara dilakukan.
"Setelah Konferda dan Konfercab ini ada tugas berat kepartaian. Maka ada yang berkerja di eksekutif dan legislatif, ini harus dibagi," pungkas calon presiden yang berpasangan dengan Mahfud MD itu.
Editor : Jelo Sangaji