LombokPost – Teka teki terkait waktu pelaksanaan Musyawarah Wilayah (Muswil) PPP NTB mulai menemui titik terang.
Ketua DPW PPP NTB H Muzihir mengatakan sudah berkoordinasi dengan DPP PPP. Hasilnya, dipastikan muswil akan segara diagendakan.
"Tinggal menjadwalkan saja. Karena jadwal ini dari pusat. Kalau kami di DPW PPP NTB sudah siap," kata Muzihir, Jumat (31/10).
Disampaikan, pihaknya telah mengusulkan agar PPP NTB mendapatkan jadwal muswil pertama oleh DPP. Karena segala sesuatu sudah disiapkan.
Muzihir memastikan kepastian waktu muswil akan digelar dalam waktu dekat ini. Ia memprediksi pelaksanaanya digelar sekitar pekan pertama November.
"Memang saya minta NTB yang pertama. Kebetulan kami jadi salah satu DPW yang sudah siap semuanya. Ada kemungkinan pekan pertama November," ungkap Muzihir.
Dia optimistis pelaksanaan Muswil DPW PPP NTB akan berjalan kondusif. Karena dinamika setelah muktamar sudah selesai.
Saat ini kondisi internal Partai Kakbah di NTB sudah sangat kondusif. Sehingga diharapkan tidak akan ada dinamika yang cukup serius dalam pelaksanaan muswil nanti.
"Tidak ada lagi istilah muswil atau muscab yang ribut-ribut. Semua partai hari ini ingin aman. Kita ingin seperti partai-partai lain," imbuhnya.
Ia mencontohkan proses pergantian pengurus di Partai Golkar atau PKS yang selesai dengan musyawarah mufakat. Termasuk PDIP yang baru saja menggelar Konferensi Daerah (Konferda).
Dengan musyawarah mufakat tidak ada benih konflik atau perpecahan di tubuh partai.
"Ya cukup lah dengan musyawarah mufakat. Tapi kalau tidak selesai dengan musyawarah mufakat ya sudah turunkan SK dari DPP. Selesai," ujarnya.
Dengan demikian, sambung dia, pihak yang ingin menjadi ketua partai cukup melakukan lobi-lobi di tingkat DPP. Tidak dengan melakukan pendekatan ke bawah atau DPC.
Sebab jika melakukan komunikasi politik di DPC akan rawan terjadi dinamika yang berujung konflik di internal.
"Kalau mau jadi ketua silakan lobi di pusat saja. Jangan lobi di bawah," tambahnya.
Begitu juga nanti ketika pemilihan ketua DPC nanti. Ketua DPW tinggal menentukan siapa sosok yang layak memimpin DPC PPP di semua kabupaten/kota.
Hal itu dilakukan dengan mempertimbangkan kapasitas kepemimpinan, integritas serta kondusivitas kader.
Muzihir mengaku sangat ingin agar muswil bisa dilakukan secepatnya. Dengan begitu konsolidasi partai bisa berjalan dengan cepat.
Karena saat ini hampir semua partai politik di NTB sudah memiliki struktur pengurus baru.
Mulai dari Golkar, PAN, NasDem, PKS, PBB, Hanura serta PDIP. Penyegaran susunan pengurus penting untuk menghadapi Pemilu 2029.
Nah, setelah Muswil tuntas, akan dilanjutkan dengan muscab tingkat DPC. Diharapkan semua proses itu tuntas hingga Desember. Atau bahkan bisa lebih cepat lagi.
"Mengapa ini penting. Karena kita akan menghadapi banyak agenda 2026. Termasuk menyiapkan verifikasi faktual oleh KPU. Ini harus karena PPP tidak lolos Senayan di Pileg 2024," pungkas Wakil Ketua DPRD NTB itu.
Editor : Siti Aeny Maryam