Metropolis Nasional Ekonomi Bisnis Politika Hukrim Astra Honda NTB Sportivo Newstainment Pendidikan Video Dunia Teknologi Kesehatan Gaya Hidup Kuliner Lapsus Lifestyle Opini Aneka

PUPR Pastikan Jalan Provinsi Praya-Keruak Diaspal Seminggu Lagi

Umar Wirahadi • Kamis, 20 November 2025 | 20:08 WIB

Pekerja menggunakan alat berat meratakan hamparan material LPA di atas bongkaran aspal yang rusak berat di Desa Batunyala, Kecamatan Praya Tengah, Rabu (19/11).
Pekerja menggunakan alat berat meratakan hamparan material LPA di atas bongkaran aspal yang rusak berat di Desa Batunyala, Kecamatan Praya Tengah, Rabu (19/11).
LombokPost – Perbaikan ruas jalan provinsi di ruas Praya, Lombok Tengah (Loteng) menuju Keruak, Lombok Timur (Lotim) terus dikebut.

Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) NTB melalui Balai Pemeliharaan Jalan Pulau Lombok sudah menuntaskan pembongkaran aspal rusak dan bergelombang di sepanjang 8,55 kilometer Rabu (19/11).

Persisnya di STA 3+850 sampai dengan STA 12+400 atau dari Batunyala-Sengkerang, Lombok Tengah. 

"Pembongkaran aspal yang rusak sudah selesai hari ini (kemarin, Red)," kata Kepala Balai Pemeliharaan Jalan Pulau Lombok Kusnadi. 

Disampaikan, perbaikan rekonstruksi dilakukan di lokasi tertentu. Yaitu pada titik-titik yang terjadi penurunan badan jalan. 

Total ada 21 titik penggalian badan jalan. Aspal digali hingga 30 sentimeter. Di atasnya dihamparkan material lapisan pondasi atas (LPA) kelas A.

Material lalu dipadatkan dengan alat berat hingga rata. Nah, di atasnya nanti diberikan hotmix dengan ketebalan 5 sentimeter. "Kami target aspal pekan ke depan," jelas Kusnadi.

Usai melakukan galian, petugas stand by melakukan pembersihan sisa bekas galian yang masih berada di bahu jalan.

Juga dilakukan perapian LPA Kelas A pada titik-titik rekonstruksi di lanjutkan pemadatan dengan alat berat hingga pada tahap pengaspalan nanti.

Perbaikan termasuk di lokasi yang selama ini mengalami rusak berat di Desa Batunyala, Kecamatan Praya Tengah.

Permukaan jalan yang berlubang dan bergelombang dibongkar dengan alat berat berupa jack hammer dengan galian sedalam 30 sentimeter.

Warga pun merasa bersyukur dengan dibongkarnya aspal yang bergelombang itu. Sebab di sana termasuk black spot dengan titik rawan kecelakaan lalu-lintas, khususnya pada malam hari.

Kepala Balai Pemeliharaan Jalan Pulau Lombok Kusnadi memastikan pengaspalan ruas Praya-Keruak akan dilakukan pekan depan.
Kepala Balai Pemeliharaan Jalan Pulau Lombok Kusnadi memastikan pengaspalan ruas Praya-Keruak akan dilakukan pekan depan.

"Sambil menunggu aspal, kami rutin lakukan penyiraman kalau cuaca panas. Ini agar tidak berdebu," pungkas mantan Sekretaris Dinas PUPR Pemkot Mataram itu. 

Anggota Komisi IV DPRD NTB Suharto mengingatkan Dinas PUPR untuk bekerja maksimal memperbaiki infrastruktur jalan provinsi. Apalagi saat ini sudah memasuki musim hujan.

Air hujan yang menggenang membuat timbunan material bekas galian menjadi becek. "Ini harus diantisipasi. Karena rawan kecelakaan lalu lintas," ujar Suharto. 

Di sisi lain, timbunan bekas galian membuat badan jalan menjadi lebih sempit. Ia meminta petugas untuk stand by untuk memastikan keamanan para pengguna jalan. Apalagi saat turun hujan. 

"Dalam kondisi begini serba repot. Kalau cuaca panas jadi berdebu. Tapi kalau hujan jalan jadi becek. Maka kami minta PUPR untuk mempercepat pengaspalan," imbuh politisi NasDem itu. 

Seperti diketahui, Balai Pemeliharaan Jalan Pulau Lombok kembali melanjutkan perbaikan jalan provinsi ruas Praya-Keruak. 

Pekerjaan saat ini berasal dari alokasi dana Perubahan APBD (P-APBD) 2025. Total anggarannya Rp 320 juta yang bersumber dari alokasi Dana Bagi Hasil Cukai Hasil Tembakau (DBHCHT). 

Sebelumnya, ruas Praya-Keruak sudah dikerjakan hingga awal Oktober lalu.

Total anggarannya Rp 1,95 miliar yang dikerjakan dari STA 12+400 sampai dengan 24+110. Persisnya dari Keruak ke arah Sengkerang.

Artinya seluruh wilayah Lombok Timur sudah tertangani. Tapi sebagian masih menyisakan kerusakan di wilayah Lombok Tengah. 

 

Editor : Siti Aeny Maryam
#DPRD NTB #Jalan Provinsi #Dinas PUPR NTB #DBH CHT