perayaan secara nasional dipusatkan di Istora Senayan, Jakarta. Acara itu dihadiri langsung Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka.
Di NTB, ratusan kader Partai Beringin berkumpul mengikuti rangkaian doa bersama di kantor DPD I Parta Golkar NTB di Jalan Sriwijaya, Kota Mataram.
Momen itu dihadiri langsung Ketua DPD I Golkar NTB Mohan Roliskana didampingi istri Hj Kikin Roliskana. Hadir juga Sekretaris DPD Golkar NTB Firadz Pariska, serta sejumlah ketua DPD II Golkar kabupaten/kota.
Para kader ikut menyaksikan puncak perayaan HUT Golkar yang diselenggarakan DPP Golkar melalui layar lebar via zoom.
Dalam pidato puncak perayaan, Ketua Umum Partai Golkar Bahlil Lahadalia menegaskan bahwa peringatan HUT kali ini sengaja dikemas lebih sederhana.
Ia mengatakan situasi bangsa yang tengah dirundung bencana menjadi alasan utama perayaan HUT kali ini tidak digelar mewah seperti sebelumnya.
"Biasanya puncak HUT Golkar digelar di gedung mewah dengan berbagai pertunjukan. Tapi malam ini bangsa kita sedang membutuhkan perhatian. Saudara-saudara kita di sejumlah wilayah sedang dilanda bencana, khususnya di Aceh, Sumatera Barat dan Sumatera Utara," kata Bahlil.
Disampaikan, DPP Golkar telah menurunkan bantuan untuk wilayah terdampak. Ia juga menegaskan telah memerintahkan seluruh DPD tingkat I dan II se-Indonesia untuk mendirikan posko bencana sebagai bentuk aksi cepat partai.
"Partai Golkar sudah mengerahkan bantuan ke daerah-daerah bencana. Bahkan saya perintahkan agar kantor DPD I dan DPD II dijadikan sebagai posko kebencanaan," tegas Menteri ESDM itu.
Sementara itu, para kader Golkar di NTB mengikuti rangkaian acara nasional tersebut secara khidmat.
Ketua DPD I Golkar NTB Mohan Roliskana mengatakan kehadiran para kader dalam puncak HUT sebagai wujud kepedulian terhadap berbagai bencana yang terjadi di sejumlah daerah di Indonesia.
"Kita mengucapkan belasungkawa yang sebesar-besarnya atas bencana yang melanda saudara-saudara kita di Aceh, Sumbar dan Sumut," papar Mohan.
Disampaikan, banjir bandang serta tanah longsor yang melanda Sumatera dan Aceh telah menelan ratusan korban jiwa. Situasi itu membuat peringatan HUT Golkar tahun ini diwarnai solidaritas.
Mohan menyampaikan bahwa doa bersama tersebut merupakan bentuk kepedulian sekaligus ikhtiar spiritual agar Indonesia kembali teduh dari bencana.
"Dengan doa yang telah kita panjatkan bersama ini semoga Indonesia tetap aman. Kita memohon agar tidak ada lagi bencana alam. Termasuk di NTB ini," imbuh Mohan.
Ia juga menekankan pentingnya solidaritas antar kader. Di mana seluruh elemen harus bergandengan tangan memberikan dukungan moral dan spiritual.
Dengan demikian partai harus hadir di tengah masyarakat. Bukan hanya dalam konteks politik, tetapi juga sebagai bagian dari kekuatan sosial yang mengemban tanggung jawab moral dan empati di tengah bencana.
"Bencana alam ini menjadi pengingat bahwa tugas kita tidak hanya membangun organisasi politik, tetapi juga membangun kepekaan dan kepedulian sosial," pungkas Wali Kota Mataram dua periode itu.
Editor : Siti Aeny Maryam