LombokPost – DPP PKB sudah tuntas menggelar Uji Kelayakan dan Kepatutan (UKK) para calon ketua Dewan Pengurus Wilayah (DPW) PKB se-Indonesia. Termasuk DPW PKB NTB.
Hasilnya, partai pimpinan Muhaimin Iskandar itu menetapkan Lalu Hadrian Irfani sebagai Ketua DPW PKB NTB periode 2026-2031.
Lalu Hadrian Irfani menyampaikan terima kasih kepada Ketua Umum PKB Abdul Muhaimin Iskandar yang memilihnya kembali sebagai ketua DPW untuk periode kedua.
Disampaikan, komposisi kepengurusan DPW PKB NTB periode 2026-2031 dirancang untuk memperkuat kerja-kerja politik partai sekaligus memastikan kehadiran PKB secara nyata di tengah masyarakat.
"Fokus utama ke depan adalah menjalankan kerja politik yang membumi dan konsisten membantu masyarakat, serta menempatkan kader PKB NTB di garis depan dalam pelayanan sosial dan pengabdian untuk masyarakat," kata Hadrian.
Posisi Lalu Hadrian sebagai ketua Dewan Tanfidziyah akan didampingi oleh Agus Jasmani sebagai sekretaris dan Lalu Sarjana sebagai bendahara DPW.
Adapun ketua Dewan Syuro DPW PKB NTB dipimpin oleh TGH Hamdi dan Saleh Hambali sebagai sekretaris.
Disampaikan, seluruh ketua DPW PKB se-Indonesia akan dilantik terlebih dahulu oleh DPP pada 2 Februari nanti di Jakarta.
"Setelah itu akan ada pengukuhan seluruh pengurus DPW PKB NTB yang akan digelar pada 14 Februari 2026 di Mataram," jelas Hadrian.
Legislator Senayan yang kini menjabat Wakil Ketua Komisi X DPR RI itu mulai mematok target elektoral dalam periode kepengurusan 2026-2031.
Ditegaskan, PKB NTB ditargetkan masuk menjadi tiga besar partai dengan perolehan suara pada pemilu legislatif (Pileg) 2029. Baik untuk DPRD kabupaten/kota, DPRD provinsi, maupun DPR RI.
"PKB NTB juga menargetkan penguatan basis-basis partai dengan menyiapkan kader terbaik untuk maju sebagai kepala daerah di wilayah-wilayah potensial," paparnya.
Upaya tersebut akan dibarengi dengan konsolidasi, penataan, dan penguatan struktur organisasi hingga tingkat paling bawah.
"Dengan kepengurusan baru dan target yang jelas, DPW PKB NTB optimistis dapat meningkatkan peran politik sekaligus memperluas kontribusi nyata bagi masyarakat NTB," pungkas politisi asal Lombok Tengah itu.
Sebelumnya, lima politisi PKB mengikuti uji kelayakan dan kepatutan sebagai calon ketua DPW. Mereka adalah Lalu Hadrian Irfani, Mahdalena, M.Jamhur, Akhdiansyah, dan Lalu Sarjana.
Kelima nama itu masuk dalam rekomendasi tim koordinator pembentukan pengurus DPW PKB masa bakti 2026-2031 DPP PKB untuk menjadi calon ketua DPW.
Sementara itu, Ketua DPP PKB Bidang Penguatan Organisasi, Legislatif dan Eksekutif Abdul Halim Iskandar menyampaikan komposisi dan personalia DPW PKB sesuai dengan keputusan Ketua Umum Muhaimin Iskandar serta kajian oleh tim koordinator pembentukan pengurus DPW PKB.
Disampaikan, sosialisasi Surat Keputusan (SK) DPP tersebut mulai dilakukan kemarin hingga Minggu (25/1).
Dan ditujukan kepada seluruh DPW dan DPC PKB di setiap provinsi. Sosialiasi menjadi penting karena DPW dan DPC merupakan peserta Musyawarah Wilayah (Muswil) yang telah melalui proses panjang sejak awal.
"Sosialisasi ini penting agar seluruh struktur mengetahui secara utuh hasil dari tahapan Muswil yang telah dilaksanakan di seluruh DPW se-Indonesia," kata Gus Halim, sapaan karib Abdul Halim Iskandar.
Ditegaskan, PKB tidak hanya berorientasi pada kemenangan elektoral, tetapi juga siap mengelola pemerintahan dengan baik dan bertanggung jawab.
"Kalau hanya sekadar menang itu bukan pekerjaan berat. Tantangan terberat adalah setelah menang, apakah kita mampu mengelola pemerintahan dengan baik. Kalau tidak, kemenangan itu tidak ada gunanya," tegas Gus Halim.
Editor : Kimda Farida